Batal Naik Pelamin Karena Malaysia Tak Beri Ampunan



Yudhi Tekong Boat :
Batal Naik Pelamin Karena Malaysia Tak Beri Ampunan

Brandan : News Metrolangkatbinjai.com

Sampai saat ini 23 nelayan asal Kabupaten Langkat masih ditahan dipenjara Polisi Diraja Malaysai ( PDM). Upaya keluarga melakukan negosiasi dengan pihak kepolisian disana tak membuahkan hasil.

Oleh sebab itu, dipastikan seluruh nelayan tadi akan berlebaran disana. Selain itu pesta pernikahan M Yudhi (26) warga Brandan Timur, Lingkungan Bahari, Kel Brandan Timur, salah seorang tekong yang ditahan,terpaksa menunda  pesta pernikahanya hingga akhir lebaran.
Kapal motor GT 6 yang ditangkap Polisi Malaysia berikut 6 Abunya sala Brandan. ( Akira)


Padahal kartu undangan pernikahan,kibot,daging,pelaminan,teratak dll telah dipesan. Penundaan pernikahan tersebut dikatakan keluarga Yudi, Evi Sahara, Irmayani, Siti Ipang, Mahyani Nuraida,Ratna Ekin yang menjadi TKI di Malaysia kepada News Metrolangkatbinjai. com Sabtu (2/7) melalui seluler.

Menurut kerabat Yudi  sampai saat ini keluarga di sana ( Malaysia-red) terus berusaha membebaskan ke 6 nelayan tersebut. Namun pihak otoritas setempat menolak.

Menurut mereka saat ini  keadaan 6 nelayan yg baru di tahan dimalaysia dalam keadaan sehat, termasuk 16 yg lebih dulu di tahan. Jumlah nelayan asal Langkat yang masih ditahan di Malaysia sebanyak 23 orang.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari keluarga nelayan yang disini, mereka mendapatkan santunan dari toke selama dibutuhkan.” ujar keluarga.

Sekedar mengingatkan,Polisi diraja malaysia (PDM) menangkap nelayan asal Kabupaten Langkat- Sumatera Utara, Selasa (21/6) seorang tekong dan lima anak buah kapal (ABK).

Tekong yang ditangkap tersebut M Yudhi (25) warga Brandan Timur, Lingkungan Bahari,- Brandan. Sedangkan kelima ABk tersebut, Ramadhan (24) warga Lingkungan Bahari, Kel Brandan Timur, Iqbal (21) Sei Bilah, Babat (22) Sei Bilah, Aidil (22) Sei Bilah dan Rahul (23) Lingkungan Bahari.(yg)


Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments