Mogok Terbang, Pilot Lion Air Digarap Bareskrim

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Mogok Terbang, Pilot Lion Air Digarap Bareskrim

yongganas ganas
Friday, June 17, 2016
Lion Air.
JAKARTA :MLM

Aksi mogok terbang pilot Lion Air beberapa waktu lalu yang berbuntut pelaporan ke Bareskrim, kini memasuki babak baru.

Bareskrim segera memeriksa para pilot yang sengaja mogok sehingga membuat penumpukan penumpang di Bandara Soekarno Hatta.

Hal ini mengacu pada adanya laporan LP/501/V/2016/Bareskrim tanggal 13 Mei 2016, dengan pelapor Harris Arthur Hedar selaku kuasa hukum Lion Air, dalam ‎pelaporan ini yang menjadi terlapor ialah Yosi Kurniawan, dkk.

Dalam laporan itu, Yosi diduga telah melakukan pencemaran nama baik dan fitnah sesuai dengan Pasal 310 KUHP dan 311 KUHP. 

"Di Bareskrim, kasusnya sudah penyidikan, mungkin dalam pekan ini terlapor akan diperiksa penyidik," beber Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul, Senin (6/6/2016) di Mabes Polri.

‎Kasus bermula pada‎ 10 Mei 2016  terjadi aksi mogok terbang oleh pilot pada beberapa rute penerbangan diantaranya Bandara Soetta-Cengkareng, I Gusti Ngurah Rai-Denpasar, Sultan Hasannudin Ujung Pandang, Kualanamu-Medan.

Akhirnya terjadi penumpukan penumpang di samping itu, terlapor juga telah menyebarluaskan berita bohong alasan mogok karena pihak managemen Lion Air belum membayar uang transport pilot ke beberapa media online.(int/rud)