yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Terkait Kisruh Di Perusahaan PDAM Tirta Wampu : Direktur Dan Badan Pengawas Harus Copot Kabag Teknik
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Aksi demo karyawan PDAM Tirta Wampu yang diduga didalangi Kabag Teknik Langkat-Metrolangkatbinjai.com Direktur PDAM Tirta Wampu ...
Aksi demo karyawan PDAM Tirta Wampu yang diduga didalangi Kabag Teknik


Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Direktur PDAM Tirta Wampu dan Badan Pengawas diminta berani mengambil sikap tegas terhadap aksi demo yang dilakukan para karyawan perusahaan plat merah tersebut kemarin. Pasalnya, dengan aksi yang mereka lakukan, masyarakat penguna (pelangan) menjadi resah.

Apalagi yang melakukan aksi demo tersebut dikabarkan merupakan karyawan yang bermasalah hingga mendapat peringatan untuk memperbaiki kinerjanya diunit masing-masing. “ Harusnya mereka yang mendapat teguran dari pimpinan atau perusahaan menerima dengan lapang dada dan  merubah sikap dengan meningkatkan kinerjanya,bukan sebaliknya melakukan aksi demo.

Kalau seperti itu, sama artinya dengan melawan kebijakan perusahaan. Nah, kalau sudah berani menentang kebijakan perusahaan untuk peningkatan pelayanan perusahaan, ada baiknya yang bersangkutan dipecat saja. “ Ujar warga Stabat menyikapi aksi demo yang dilakukan puluhan karyawan PDAM Tirta Wampu kemarin.

Selain para karyawan itu, Kabag Teknik yang seharusnya menjaga kestabilan perusahaan dengan menjamin pelayanan tetap lebih baik, malah ikut-ikutan memprovokasi, bukanya menenangkan karyawan lainya, ini sudah keterlaluan.” Ketus warga lagi.

Kisruh yang terjadi di kubuh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Langkat,. tentunya, mengganggu kinerja perusahaan daerah ini untuk berbenah dan hanya berkutik disitu saja. 

Tidak hanya itu, aksi juga akan membuat situasi di Kabupaten Langkat, dinilai tidak kondusif. Padahal, dibawah kepemimpinan Direktur Puncana Sitepu, segala permasalahan di PDAM Tirta Wampu, perlahan membaik. Bahkan, beberapa pencapaian telah diraih. 


"Saya juga tidak tahu kenapa karyawan saya terus menggelar aksi demo, padahal saya sudah bekerja maksimal dan terus berbuat terbaik untuk PDAM Tirta Wampu," kata Puncana Sitepu, selaku Dirut dengan nada rendah saat dihubungi via selular, Kamis (5/4/2018).


Dipaparkanya, tahun 2016 sebelum dirinya duduk menjadi Direktur, perusahaan PDAM sempat merugi hingga mencapai 1 Miliyar. "Saya menjadi Dirut, tahun 2016 akhir, disitu saya lihat hasil audit, perusahaan merugi mencapai 1 Miliyar," paparnya. 


Disini, jelasnya, meski mengalami keterpurukan, dirinya terus berusaha untuk memperbaiki perusahaan untuk kepentingan bersama. Hasilnya, memasuki tahun 2017 perusahaan terus membaik. Bahkan, hasil audit pihak perusahaan bisa mencapai laba atau keuntungan mencapai Rp. 500,6 juta. 


"Tidak hanya itu, dari hasil saya memimpin setahun belakangan, PDAM Tirta Wampu mencapai juara 1, perusahaan yang menyelesaikan hutang di Menteri Keuangan (Menkeu) dari 156 perusahaan," ungkap dia, sembari mengakui kalau saat itu hutang di Mekeu mencapai 46 Miliyar. 


Tak ayal, dirinya menduga, kalau memang selama ini ada yang menunggangi aksi demo, untuk menjatuhkan dirinya sebagai pucuk pimpinan. Sebab, selama ini keputusan yang diambil hanya untuk membuat perusahaan air minum milik daerah ini menjadi yang terbaik.


"Saya hanya berpasrah diri, semoga allah dan pemimpin tahu mana yang benar. Dan semua pencapaian yang kami dapat, tak terlepas dari kerjasama dengan PDAM dan DPRD serta Pemkab Langkat, juga anggota saya," tegasnya, sembari mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang membuat PDAM terus berbenah. 


Data yang dirangkum menyebutkan, aksi demo yang dilakukan para karyawan ini diduga diotaki oleh Kabag Teknik Hafiz. Kabar beredar Kabag tersebut, berambisi mengantikan posisi Direktur Puncana Sitepu. 

Oleh sebab itulah, manuver seolah-olah kondisi PDAM Tirta Wampu sejak dijabat Puncana, mengalami kerugian dan membuat kebijakan sewenang-wenang. Padahal, sejak dipimpin Puncana, perusahaan itu mengalami keuntungan dan hutang diperusahaan PDAM Miliyaran Rupiah, dihapus oleh pemerintah pusat.

Aksi demo tersebut terlihat dari ambisinya sang kabag memimpin demo. Dengan menggunakan topi warna coklat, baju kemeja putih dan celana hitam terus berkoordinasi dengan para karyawan. 


Terpisah Kabag Tehnik Hafiz, yang coba dikonfirmasi wartawan soal keterlibatannya memimpin aksi tidak dapat ditemui. Bahkan, nomor telp yang biasa digunakan dinomor 085361528055 yang aktif tak kunjung diangkat saat akan dikonfirmasi seputar dugaan dirinyalah aktor dbalik demo karyawan PDAM tersebut. (yg)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top