yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Binjai Langkat Modifix Xtrim Peduli Amanda Bocah 3 Tahun Yang Kejang-Kejang
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Amanda bocah malang yang setiap saat kejang-kejang sejak tiga tahun lalu. Langkat- Metrobinjailangkat.com Meski dikenal sebagai komuni...
Amanda bocah malang yang setiap saat kejang-kejang sejak tiga tahun lalu.


Langkat- Metrobinjailangkat.com

Meski dikenal sebagai komunitas motor dijalur Xtrim,tapi tak membuat kumpulan orang yang bergabung dikomunitas ini langsung berpikiran Xtrim. Buktinya, setiap kali mendengar ada warga yang kesusahan ataupun perlu segera dibantu, Komunitas yang memiliki jargon “ Jalur Kami Memang Beda” inipun tak segan-segan menghulurkan tangan meringankan langkah membantu masyarakat tersebut.

Seperti yang dilakukan ahir pekan kemarin. Utusan dari Komunitas yang bermarkas di Komplek Perumahan Tasri (TASRI) Blok C-15, Kel Perdamean, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat tersebut menyambangi kediaman Amanda Sinta (3) tahun di Dusun 4 Padang Reba, Desa Batu Melengang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat.

Kedatangan para pecinta olah raga sepeda motor Trail Xtrim ini tak lain ingin menjenguk sekaligus membantu Amanda Sinta anak dari pasangan suami istri Rudi dan Santi yang katanya mengidap penyakit aneh sejak tiga tahun terahir. Ya,.! bocah malang tersebut dikabarkan terbaring tak berdaya setelah ianya terjatuh dari tangga kandang ayam dekat rumahnya.

Pada awalnya Amanda terlahir sempurna layaknya anak seusianya. Amanda balita bermain kesana kemari dengan riangnya hingga naas itupun merengut masa indahnya hingga membuatnya terbaring tak berdaya seperti sekarang ini.

“ Kita dapat kabar adanya seorang anak tak berdaya tersebut, setelah seorang warga bernama Neneng Wulan Sari mengungah sepintas kisah bocah malang itu dilaman facebooknya. Dari situlah kita menelusurinya, “ Ujar Try Darma Yoga Hsb kepada wartawan Minggu (12/2) di Stabat.

“ Begitu kita mengecek kerumah anak tersebut, kondisi keluarganya memang sangat memprihatinkan dimana kediaman bocah tersebut tanpa penerangan PLN, ayah dari bocah malang tadi bekerja sebagai kuli angkut pasir, sedangkan ibunya mencari lidi pelepah sawit. Benar-benar memprihatinkan. “ Ketus Yoga.

Karena kondisi tersebut, ahirnya kita anggota BMX sepakat patung-patungan menyisihkan sebagian rejeki yang ada untuk membantu anak tadi. Rencananya uang yang terkumpul akan digunakan untuk membawa Amanda  berobat kerumah sakit. Sebelum kita boyong ke Medis, anak tersebut juga kita bawa berobat secara tradisional dengan mengusuknya keseorang ahli di Stabat.” Ujar Yoga didampingi Fahrudin alias Ulong yang membawa anak tersebut.

Menurut keterangan orang tua Amanda, bocah tersebut lahir pada 02 September 2012. Pasca kelahiranya kondisi Amanda baik-baik saja,. Bahkan, Rudi dan istrinya merasa sangat bahagia atas kehadiran anak pertamanya tersebut.

Namun kebahagian itu tak bertahan lama. Saat Amanda sedang bermain, iapun terjatuh dari tangga kandang ayam. Sejak kejjadian tersebut Amanda jadi tidak bisa berdiri, bahkan tubuhnya menjadi kaku dan kejang-kejang-kejang seperti orang kena strum.

Oleh Rudi anaknya tadi dibawa berobat ke Puskesmas dan orang pintar. Tapi penyakit Amanda tak juga sembuh. Menurut orang tua Amanda mereka hanya mampu membawa anak tersebut berobat ke Puskesmas dan orang pintar, sedangkan dokter specialis belum pernah karena ketiadaan biaya.

Terpisah Ketua Umum Binjai Langkat Modifix Xtrim (BMX) Indonesia, Darwis Sinulingga ketika ditemui mengaku BMX akan terus berupaya semampunya membantu Amanda. Kita telah membuka donasi artinya dompet peduli untuk Amanda, mudah-mudahan dengan begitu banyak yang membantu. Dan semua uang yang terkumpul akan kita serahkan langsung kepada keluarga Amanda guna keperluan perobatanya.

Tak lupa juga kita mendoakan untuk kesembuhan Amanda, semoga Amanda bisa kembali sehat seperti sediakala, bermain seperti anak-anak seusianya serta menjalani kehidupan normal. Kita (BMX) akan terus berbagi dengan keterbatasan kita, insya allah dengan apa yang kita beri dapat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. “ Ujar Darwis seraya mengucapkan “ Salam Jalur Kita Memang Beda”.(red) 
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top