yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Orok Bayi 8 Bulan Ditemukan Penambang Pasir Mengapung
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Orok bayi laki-laki berusia sekitar 8 bulan yang ditemukan penambang pasir saat diamankan Polisi.(ian) Kecamatan Binjai- Metrolangkatbin...
Orok bayi laki-laki berusia sekitar 8 bulan yang ditemukan penambang pasir saat diamankan Polisi.(ian)


Kecamatan Binjai- Metrolangkatbinjai.com

Entah siapa orang yang tega membuang orok bayi yang diperkirakan berusia sekitar 8 bulan ini. Yang pasti, siapapun pelaku yang tega tersebut, perbuatanya jelas sangatlah biadab dan bertentangan dengan hukum pidana maupun agama.

Warga berkerumun dilokasi penemuan orok.(Ian)
Untuk itu, diminta kepada aparat penyidik hukum kepolisian untuk mengungkap kasus tersebut sekaligus menyeret pelakunya kebalik jeruji guna mempertangung jawabkan perbuatanya.

Kasus pembuangan orok bayi dimaksud terjadi Rabu (13/12) sekitar pukul 12.15 Wib. Adalah Ferry (27) warga Dusun VIII, Desa Perdamean, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat dan Mhd Syahri (40) serta Fadly (27) keduanya warga yang sama dengan Ferry yang pertama kali menemukan seonggok orok bayi yang telah menjadi mayat tersebut.

Menurut keterangan yang dirangkum wartawan anda, penemuan tersebut berawal dari kepergian ketiga warga ini kelokasi penambangan pasir dikawasan Dusun itu Rabu pagi. Ketiga warga ini diketahui bekerja dipenyedotan pasir milik Meri warga Kwala Air Hitam. Karena mesin penyedot pasir belum menyala, sekitar pukul 10.00 Wib, Fery datang memperbaiki mesin yang tak menyala.

Ditengah aliran sungai, Fery coba memperbaiki mesin sambil mengotak-atiknya. Menjelang pukul 11.30 Wib,mesinpun menyala. Nah, saat itulah Ferry melihat ada benda mengapung diarus sunggai. Benda seperti boneka itu membuat Ferry penasaran dan mengambilnya mengunakan kayu. Ternyata benda yang dikira boneka tersebut adalah orok bayi berjenis kelamin laki-laki.

Kaget bukan main dengan apa yang ditemukan, Fery kemudian memangil kedua temannya. Secara bersama-sama mereka kemudian menaikkan orok bayi tersebut kedaratan mengunakan plastik hitam dan dibungkus daun pisang. Selanjutnya temuan itupun dilaporkan kekepala dusun setempat yakni Iwan.
 
Oleh kepala dusun apa yang ditemukan warga tadi langsung dilaporkan kepihak petugas Polsek Binjai. Tak berselang lama, Pawan Polsek Binjai Aiptu Mhd Safii dan Unit Reskrim serta unit Intel dan Bhabinkamtibmas Mendatangi tempat kejadian perkara di aliran sungai Bingai Dusun 8 Desa Perdamaian Kec. Binjai Kab. Langkat.

Setelah mengambil keterangan dari saksi-saksi, Petugas lalu memasang Police line dilokasi sebelum ahirnya orok bayi tersebut diboyong ke RSUD Dr Djoelham Binjai.(yong)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top