yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Tak Terima Dituduh Mencuri Ditanah Sendiri : Duo Ginting Berontak Disidangkan PN Stabat
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Dahsyat Tarigan SH PH kedua terdakwa yang ogah disidangkan saat berikan keterangan kepada wartawan. Langkat-Metrolangkat.com Pengunjung...
Dahsyat Tarigan SH PH kedua terdakwa yang ogah disidangkan saat berikan keterangan kepada wartawan.

Langkat-Metrolangkat.com

Pengunjung sidang di Pengadilan Negeri (PN) Stabat,Kamis (16/11) siang dihebohkan dengan ulah kedua terdakwa Tulis Ginting (65) penduduk Desa Singa Kecamatan Tigapanah Kabupaten Karo dan Arifin Edi Ginting (45) penduduk Jalan Ikan Paus Lingkungan.I Kelurahan Tanah Tinggi Kecamatan Binjai Timur.

Kedua warga ini “ diseret”  ke PN Stabat karena dituduh mencuri buah sawit pada tanggal 30 Agustus 2017 lalu di areal Perkebunan PT.Serdang Hulu. Merasa perbuatan mereka tidak seperti yang dituduhkan, keduanyapun menolak untuk disidangkan.

Alasan mereka tidak bersalah karena memanen buah sawit tadi diladangnya sendiri di Desa Tanjung Gunung Kecamatan Sei Bingai bukan sawit milik PT Serdang Hulu seperti yang dituduhkan.

Sidang yang dipimpin ketua majelis hakim R.Aji Suryo.SH.MH yang juga ketua PN Stabat dibantu dua anggota majelis perintahkan jaksa penuntut umum untuk membawa kedua terdakwa duduk di kursi persidangan,namun kedua terdakwa tetap bersikeras tidak mau disidangkan.

Karena aku terdakwa merasa tidak bersalah,bahkan jauh hari sebelum pokok perkara dilimpahkan ke Pengadilan ini Hakim Peraperadilan (Prapid) Rifai.SH mengabulkan Permohonan Prapid kedua terdakwa yang pada saat itu  dikuasakan oleh penasehat hukumnya Dahsat Tarigan.SH dan Immanuel Colia.SH.

Akhirnya ketua majelis hakim menskors sidang dan meninggalkan ruang sidang Garuda. Namun berselang satu jam kedua terdakwa kembali disidangkan,tapi tidak mau duduk dikursi persidangan,malah rompi tahanan yang dipakainya dibuka dihadapan hakim dan keduanya duduk dilantai dan tetap bersekiras tidak mau disidangkan.

Menurut Tulis Ginting dihadapan hakim saya sudah diputus oleh hakim Prapid dikabulkan,pada amar putusan berbunyi menghukum termohon.I dan II untuk membebaskan kami kedua terdakwa dari tahanan Rutan Tanjung Pura. Seharusnya hormati putusan hakim prapid di PN Stabat ini,ucap Tulis dihadapan hakim.

Dahsat Tarigan.SH didampingi Immanuel Colia.SH selaku kuasa hukum kedua terdakwa pada sidang Parpid ketika diwawancarai sejumlah media cetak maupun eletronik,Kamis (16/11) di PN Stabat mengatakan bahwa kliennya Tulis Ginting dan Arifin Edi Ginting bekerja diladangnya yang berbatasan dengan kebun PT Serdang Hulu.

Lalu keduanya dituduh mencuri dan ditangkap oleh karyawan PT Serdang Hulu,setelah ditangkap diserahkan ke Polres Binjai. Padahal tempat memanen sawit itu adalah ladangnya sendiri,memang berbatasan dengan PT Serdang Hulu,Jadi tegasnya klien saya ini tidak ada mengambil sawit PT Serdang Hulu.” Ujar Dahsyat.

Bahkan Pada sidang Prapid sudah dimenangkan klien saya dalam amar putusan hakim Prapid pada saat itu tepatnya hari Senin 30 September 2017 berbunyi berikut: Menyatakan permohonan para pemohon prapid dikabulkan sebagian.

Menyatakan perbuatan termohon prapid.II yaitu Polres Binjai yang melakukan penangkapan dan penahanan terhadap pemohon prapid.I dan II adalah tidak sah.

Menyatakan tidak sah surat perintah penangkapan Kepolisian Resor Binjai nomor:SP.Kap/292/VIII/2017/Reskrim tanggtal 30 Agustus 2017 dan surat perintah penahanan nomor:SP.Han/147/VIII/2017/Reskrim tanggal 31 Agustus 2017 atas nama Tulis Ginting dan surat perintah penangkapan nomor:SP.Kap/293/VIII/2017/Reskrim tanggal 30 Agustus 2017 serta surat perintah penahanan nomor:SP.Han/148/VIII/2017/Reskrim tanggal 31 Agustus 2017 atas nama Arifin Edi Ginting.Hakim Prapid  Menghukum termohon prapid II segera mengeluarkan kedua klien saya tahanan,” tegas Dahsat.

Ketika ditanya wartawan apa langkah selanjutnya,karena klien saya ini masih didalam tahanan kita pasti akan menuntut dan kita sudah surati ke Kejaksaan Agung dan tembusannya ke instansi terkait lainnya,pungkas Dahsat sembari berjalan meninggalkan wartawan.(yong)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top