yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Merampok Pakai Pistol Mancis, Digumul Penjaga Toko Perampok Ini Lemas
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Dedi perampok yang ketangkap massa usai digumul korbannya. Tandem, Metrolangkat.com Seorang pria diamuk massa di Jalan Binjai-Stabat, De...
Dedi perampok yang ketangkap massa usai digumul korbannya.


Tandem, Metrolangkat.com

Seorang pria diamuk massa di Jalan Binjai-Stabat, Desa Tandam Hulu II, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, usai ditangkap warga akibat merampok sebuah toko ponsel di Pasar III Tugu Rambutan, Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Jumat (10/11) petang.

Beruntung pelaku selamat dari maut, setelah cepat diamankan polisi dari kerumunan warga. Dari situ, dia lantas dibawa menuju Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Binjai Utara, guna menjalani proses pemeriksaan.

Kapolres Binjai, AKBP Moamad Rendra Salipu, saat diwawancara wartawan melalui Kasubbag Humas, AKP Lengkap Tarigan, Minggu (12/11) siang, mengatakan, pelaku perampokan itu, DS alias Dedi (35), warga Gang Ranting, Lingkungan X, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

Dia diamankan berikut barang bukti uang tunai Rp 259 ribu, lima telepon genggam, alat pengisi daya (power bank), korek api berbentuk pistol, dan sepeda motor Honda Vario BK 6484 AGN.

"Saat ini, tersangka DS masih ditahan di RTP (Ruang Tahanan Polisi) Polsek Binjai Utara. Sebaliknya, polisi pun masih menyelidiki, apakah pria tersebut pernah melakukan aksi kejahatan serupa di tempat lain," terang Lengkap.

Menurutnya, aksi amuk massa itu bermula ketika pelaku mendatangi Toko Gina Ponsel, di Jalan Tengku Amir Hamzah, Pasar III Tugu Rambutan, dengan mengendarai Honda Vario BK 6484 AGN.

Setibanya di tempat itu, DS disambut hangat oleh penjaga toko, Erlinawati (29) warga Jalan Tengku Amir Hamzah, Lingkungan V, Kelurahan Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara, karena menganggap pria bersangkutan hendak membeli pulsa.

Namum beberapa saat berada di tempat itu, pelaku justru mengeluarkan korek api berbentuk pistol. Seketika itu, DS mengancam si penjaga toko dengan mengaku sebagai seorang polisi, lalu memaksa wania itu menyerahkan uang dan beberapa telepon genggam yang terpajang di etalase.

"Awalnya si penjaga toko sempat panik dan ketakutan, setelah ditodongkan korek api yang dikiranya pistol. Akibatnya, korban pun menyerahkan uang dan telepon genggam yang diminta pelaku," terang Lengkap.

Menariknya, setelah pelaku mendapatkan hasil rampokannya dan hendak melarikan diri menuju Jalan Binjai-Stabat, Desa Tandam Hulu II, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, si penjaga toko justru melawan, sembari menendang pelaku dan merebut kunci kontak sepeda motornya.

Menyadari upaya pelariannya dihalang-halangi korban, pelaku berbalik panik. Spontan saja dia mencekik dan mendorong wanita itu, hingga terjadi aksi pergumulan antara keduanya.

"Beruntung keributan itu didengar warga sekitar. Seketika itu, warga bergegas menolong korban dan menangkap pelaku, lalu menjadikan DS sebagai sasaran pelampiasan kemarahan mereka," ujar Lengkap.

Sebaliknya, tidak lama setelah aksi amuk massa itu terjadi, anggota Opsnal Unit Reskrim Polsek Binjai yang sedang melaksanakan patroli rutin, justru melintasi kawasan itu. Dari situ, mereka pun segera mengamankan pelaku.

Hanya saja karena lokasi perampokan tersebut terjadi di wilayah hukum Polsek Binjai Utara, oleh polisi tersangka DS berikut seluruh barang bukti, selanjutnya diserahkan ke Polsek Binjai Utara.

"Atas keterlibatannya dalam kasus itu, DS dipersangkakan melanggar Pasal 365 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal selama sembilan tahun penjara," seru Lengkap.(Ism)

Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top