yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Polsek Stabat Tangkap Maling Sepeda Motor
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Stabat-Metrolangkat.com Pihak Polsek Stabat berhasil menangkap seorang maling sepada motor Honda Scoopy BK 4003 PAN Tahun 2013, w...


Stabat-Metrolangkat.com

Pihak Polsek Stabat berhasil menangkap seorang maling sepada motor Honda Scoopy BK 4003 PAN Tahun 2013, warna hitam, Sabtu (21/10. Tersangka bernama Muhammad Suhaimi, 37 tahun, warga Dusun VI Kampung Melayu Desa Karang Anyer Kecamatan Secanggang Kabupaen Langkat.

Peristiwa itu berawal dari adanya laporan  korban pencurian Erdayani melapor ke Polsek Stabat pada 12 Oktober 2017 lalu. Korban mengaku bahwa sepeda motor Honda Scoopy miliknya baru saja hilang dicuri orang. Kejadiannya berada di di jalan umum sekitar Gdung Serba Gna  Kelurahan Kwala Bingai Kecamatan Stabat, 11 Oktober 20017, sekira pukul 20.00 WIB.  



Berdasarkan Laporan Polisi tersebut maka petugas segera melakukan pemeriksaan terhadap saksi korban dan saksi - saksi lainnya dan diperoleh bukti permulaan yang cukup bahwa pelaku tindak pidana Pencurian atau penggelapan sepmor milik saksi korban adalah laki - laki yang bernama Muhammad Suhaimi.  

Berikutnya pada hari Sabtu tanggal 21 Oktober 2017 sekitar pukul 20.00 Wib dilakukan penyelidikan ketempat tinggal tersangka. Dan sekitar pukul 21.50 Wib tersangka berhasil ditangkap dirumahnya dan barang bukti 1 (Satu) unit sepeda motor Honda Scoopy  BK 4003 PAN, tahun 2013, warna merah hitam, Nomor Rangka : MH1JFG110DK064160, nomor Mesin : K00147134 juga berhasil disita, selanjutnya guna kepentingan penyidikan tersangka dan barang bukti dibawa ke Polsek Stabat

 Tersangka mengakui dengan sebenarnya bahwa dirinya adalah orang yang telah melakukan pencurian atau penggelapan sepeda motor tersebut yaitu bermula pada hari Rabu tanggal 11 Oktober 2017 tersangka menghubungi saksi korban dan mengajak bertemu. Kemudian saksi korban menemui tersangka dengan mengendarai sepeda motor, sekitar pukul 20.00 Wib tersangka dan saksi korban bertemu.

Setelah bertemu, tersangka dan saksi korban berboncengan dan tersangka yang bertindak sebagai pengemudi sedangkan saksi korban berada diboncengan. Dan sewaktu mereka berada dijalan sekitar Gedung Serba Guna Stabat tersangka menghentikan sepeda motor dan menyuruh saksi korban turun dengan alasan agar saksi korban tidak duduk menyamping diboncengan tetapi duduk mengangkang.

Saat korban turun untuk mengikuti suruhan tersangka, tersangka langsung mengemudikan sepeda motor pergi meninggalkan saksi korban di TKP. (red)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top