yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Oalah,,.,...! Dua Tahun Dipenjara Kasus Asusila, Baru Bebas Kembali Lakukan Kasus Sama
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
P. Brandan -Metrolangkat.com Eman Grandong yang lakukan sodomi itu.Bud) M Alman alias Eman Grandong (28) warga Gang Aman Link III Dahl...

P. Brandan-Metrolangkat.com

Eman Grandong yang lakukan sodomi itu.Bud)
M Alman alias Eman Grandong (28) warga Gang Aman Link III Dahlia Kel Sei Bilah Barat Kec Sei Lepan Kab, Minggu (1/10) malam ditangkap warga, karena diduga telah melakukan tindak asusila (sodomi) terhadap anak dibawah umur MH (6)

Informasi yang diterima Metrolangkat.com, pelaku ditangkap warga pada Minggu (1/10) malam sekitar jam 23.00 WIB, saat sedang berada di disalah satu boat /perahu yang bersandar di gudang (tempat jual beli ikan) di Jalan Babalan Link Bahari Kel Brandan Timur Kec Babalan

Pelaku ditangkap setelah ada laporan dari beberapa kerabat keluarga Yun (29) yang tak lain merupakan ibu korban (MH), dimana mereka curiga kedekatan korban dengan tersangka Eman Grandong

Saat Yun menanyakan hal ini kepada korban (MH), korban tidak langsung menjawab, namun setelah di rayu dan dipujuk, korban mengaku kalau tersangka telah beberapa kali melakukan hal tidak senonoh kepada dirinya, dan pengakuan ini sontak membuat Yun dan keluarga lainnya merasa sangat terkejut

"Beberapa hari yang lalu, anak saya sering mengeluhkan di bagian duburnya saat buang air besar, saya pikir itu hanya sakit biasa, ternyata anak saya digituin olehnya", ucap Yunita kepada Metrolangkat.com, Senin (2/10) saat ditemui di rumahnya di Jalan Babalan Gang Tenggiri Link Bahari Kel Brandan Timur Kec Babalan Kab Langkat

Saat ditangkap warga, tersangka sempat mengelak melakukan perbuatan sodomi terhadap korban, dan sempat akan menuntut warga jika tidak terbukti karena belum dilakukan visum, namun warga yang sudah geram dan terpancing emosi kembali menangkap tersangka, guna menghindari amukan masa yang sudah marah, tersangka langsung di serahkan ke Pos Polair Polres Langkat yang berada di Pajak Ikan Lama Kec Babalan Kab Langkat

Disini, dihadapan warga dan petugas Polair, tersangka mengaku telah melakukan perbuatan sodomi terhadap tersangka, dan paginya Senin (2/10) pagi tersangka dibawa ke Polsek Pangkalan Brandan dan seterusnya diserahkan ke unit PPA Polres Langkat

Menurut informasi yang diterima Metro Langkat, tersangka sudah sering terlibat kasus asusila terhadap anak di bawah umur, dan diketahui tersangka sekitar 6 bulan lalu, baru saja keluar dari tahanan setelah lebih kurang 2 tahun menjalani hukuman penjara dengan kasus yang sama

Muslim Yusuf (41) kerabat korban mengatakan, banyak laporan warga lainnya tentang kelakukan si Man Grandong ini, baik warga Perlis, Babalan dan Sei Bilah, makanya waktu kita dengar dari korban nama Man Grandong langsung kita cari, karena perbuatannya sangat tercela dan ini dilakukannya kepada anak di bawah umur, ucap Muslim Yusuf

Sementara itu, Martin Dodon (59) Kepala Lingkungan III Dahlia Kel Sei Bilah Barat, tempat M Alman alias Eman Grandong tinggal saat ditemui wartawan mengatakan, tersangka berstatus lajang, dan baru bebas beberapa bulan yang lalu, terkait kasus yang sama. "Iya,,,  dirinya (Eman Grandong) baru bebas beberapa bulan yang lalu, dirinya dihukum sekitar dua tahun terkait kasus yang sama", ucap Martin Dodon

Saat ini kasusnya sudah di serahkan ke Unit PPA Polres Langkat, guna proses hukum selanjutnya, namun warga berharap tersangka dapat dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku, dan warga meyakini masih banyak korban lainnya, yang menjadi korban perbuatan sodomi yang dilakukan oleh M Alman alias Eman Grandong

"Kita yakin, masih banyak korban lainnya, untuk itu kita selaku orang tua berharap, pihak Polres Langkat mendalami kasus ini agar dugaan masyarakat ini dapat terungkap, karena kita sangat prihatin dengan keadaan ini, dimana korban perbuatan sodominya merupakan anak-anak dibawah umur", tambah Muslim Yusuf

Sementara itu Yunita (29) orang tua MH (6) meminta tersangka dapat dihukum seberat-beratnya sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. "Anak saya korban perbuatannya, saya minta hukum dapat berlaku adil terhadap anak saya, bukan hanya itu fisikologis dan mental anak saya juga terganggu, saya sebagai seorang ibu sangat terpukul dengan keadaan ini, saya harap hukum dapat berlaku adil", ucap Yunita sambil menangis. (Bud)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top