yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: KELUARGA NELAYAN KETANGKAP DI MALAYSIA , BELUM DAPAT BANTUAN
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Keluarga nelayan P. Brandan-Metrolangkat.com Duka mendalam terus dirasakan oleh para keluaraga nelayan, yang mana sejak bulan Juli 2017 ...
Keluarga nelayan


P. Brandan-Metrolangkat.com

Duka mendalam terus dirasakan oleh para keluaraga nelayan, yang mana sejak bulan Juli 2017 lalu empat orang nelayan asal Kel Sei Bilah Kec Sei Lepan Kab Langkat, ditangkap pihak diraja Malaysia pada saat sedang melaut di perairan Selat Malaka, hingga kini pihak keluarga belum mengetahui keadaan dan nasib mereka, bahkan sejak saat itu juga keluarga nelayan ini belum mendapatkan bantuan dari Pemkab Langkat dan Dinas terkait lainnya, Selasa (3/10)

Susilawati (38) istri dari Lukman Hakim Saragih (32) salah satu ABK Boat PB 645 yang ditangkap pihak Diraja Malaysia, kepada Metro Langkat mengatakan. Hingga saat ini dirinya tidak mengetahui keadaan suaminya, padahal mereka sudah sekitar 3 bulan di tangkap pihak Malaysia di tengah laut, bahkan hingga saat ini juga pihak keluarga belum mendapatkan bantuan dari Pemkab Langkat guna memenuhi kebutuhan sehari-hari

"Kita sudah berusaha menghubungi berbagai pihak pasca suami kami tertangkap, namun hingga sekarang belum ada satupun pejabat yang datang melihat kondisi kami disini, kalaupun ada hanya hubungan percakapan melalui telephone

Saat ini untuk keperluan sehari-hari kami hanya mengutang kekedai dan menjual barang apa yang bisa dijual, namun sampai kapan kami akan terus berhutang, sementara kami belum tau nasib suami kami kapan pulang, jangankan untuk mengurus biaya mereka untuk biaya makan saja kami ngutang, kedepannya kami tak tau lagi harus bagaimana, sementara belum ada bantuan bahan pokok ataupun yang lainnya yang kami terima", ucap Susilawati menitiskan air mata sambil menggendong anaknya


Hal senada juga dikatakan Siti Harun (42) istri Herman (46) yang taklain merupakan tekong/nakhoda boat yang ditangkap.'' Kemarin masih ada uang sisa untuk berbelanja, namun sudah tiga hari ini untuk biaya makan kami diberi oleh keluarga, karena sudah tidak ada lagi benda beharga yang mau dijual guna memenuhi kebutuhan sehari - hari



Sampai kapan kami terus begini, selama ini semua kebutuhan hidup didapat dari hasil melaut ayahnya, itupun kadang ada kadang tidak ada, kepada siapa lagi kami harus mengadu, hingga saat ini kami juga tidak mengetahui keadaan suami kami, apa sehat atau sakit tak ada tempat kami untuk bertanya dan mengadu, untuk kesana kemari perlu biaya ,sementara untuk biaya makan saja kami sudah kesusahan", ucap Siti Harun sambil tertunduk sedih

Diketahui empat Nelayan asal Kel Sei Bilah ini ditangkap oleh Polisi Diraja Malaysia, pada saat sedang melaut mencari ikan diperairan Selat Malaka, pada Selasa tanggal 4-7-2017 lalu, dimana boat (kapal) ini dinakhodai oleh Herman (46) beserta ketiga Anak Buah Kapal (ABK)lainnya bernama, Lukman Hakim Saragih (32), Reza Syahputra (24) ketiganya warga Sei Bilah Kec Sei Lepan, dan Irwan Sofyan (21) warga Desa Teluk Meku Kec Babalan Kab Langkat

Namun sampai saat ini istri dan keluarga dari ke-4 nelayan asal Sei Bilah P Brandan yang di tangkap oleh Polisi Diraja Malaysia saat sedang melaut ini, masih belum mendapatkan bantuan dalam bentuk materi serta bahan pokok dan biaya hidup sehari-hari, selain dukungan moril, fisikologis anak-anak nelayan ini juga harus menjadi perhatian pemerintah, sampai menunggu proses antar kedua Negara Indonesia  dan Malaysia, agar ke-4 nelayan asal P Brandan ini dapat dibebaskan dan di pulangkan ke Indonesia. (Bud)





Nb:foto istri para nelayan terlihat sedih mananti kabar suami mereka Siti Harun (kiri) dan Susilawati (kanan)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top