yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Kadis Pendidikan Langkat Salam Syahputra & 10 Kasek SMP Terjaring Tim Saber Pungli
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Kepala Dinas pendidikan Langkat yang diamankan Tim saber Pungli Poldasu saat digiring ke Mapoldasu Langkat– Metrolangkat.com Kepala Di...

Kepala Dinas pendidikan Langkat yang diamankan Tim saber Pungli Poldasu saat digiring ke Mapoldasu
Langkat– Metrolangkat.com

Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Kadis Dikjar) Langkat, Salam Syahputra, S.Pd, M.Pd, terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Tim Sapu Bersih (Saber) Pungli Subdit III/Tipikor Dreskrimsus Polda Sumut, Selasa (17/10) siang

Saat pelaksanaan OTT, Salam Syahputra tidak sendirian, tapi ikut juga Bendahara Dinas dan 9 Kepala Sekolah (Kasek) SMP.
 Sehingga, Tim Saber Pungli Subdit III/Tipikor Dreskrimsus Poldasu dengan waktu bersamaan berhasil mengamankan 11 orang PNS di jajaran Dinas Dikjar Langkat.

Informasi yang diperoleh Metro Langkat, Salam diamankan saat usai memimpin rapat di SMPN 3 Sei Lepan yang diikuti seluruh kepala sekolah SMP se-Kabupaten Langkat.

Penangkapan ini diduga terkait penyelewengan pungutan liar (pungli) dana bantuan operasional sekolah (BOS) dan setoran bersumber proyek swakelola bersumber Dana Alokasi Khusus (DAK).
 “Iya, benar. Ada 11 orang yang kita amankan dari Dinas Pendidikan Langkat,” kata Kasubdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut, AKBP Putu Yudha.
Petugas Tipikor yang melakukan OTT terhadap Kadis Pendidikan

Rapat Kasek yang digrebek Tim Saber Pungli

 Disebutkan Putu, dugaan sementara kasus tersebut penyelewengan dana BOS. Pasalnya, dana BOS yang seharusnya didistribusikan kepada siswa dipotong oleh tersangka.

“Iya, benar. Ada 11 orang yang kita amankan dari Dinas Pendidikan Langkat,” kata Kasubdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut, AKBP Putu Yudha.

Disebutkan Putu, dugaan sementara kasus tersebut penyelewengan dana BOS. Pasalnya, dana BOS yang seharusnya didistribusikan kepada siswa dipotong oleh tersangka.

"Kadis Pendidikan ikut, bendaharanya juga ikut. Ada 8 kepala sekolah SMP juga," ujar Putu, Selasa (17/10).

Semetara itu, sumber Metro Langkat lainnya di Mapodasu menyebutkan, ke sebelas orang yang terjaring OTT ini diduga melakukan pemotongan Dana Bantuan Operasional Siswa sebesar Rp10 Ribu per siswa yang disetorkan kepada Kadis Pendidikan Kabupaten Langkat, Syalam Syahputera.

"Kadisnya memotong dana BOS Rp10 ribu per siswa. Masih kami dalami berapa banyak totalnya, besok akan kita sampaikan totalnya," ujar sumber.

Ke sebelas orang ini tertangkap di SMPN 3 Sei Lepan Kabupaten Langkat saat para kepala sekolah menyetorkan potongan Dana BOS dan fee Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat.

Dalam OTT ini, polisi mengamankan barang bukti berupa amplop besar berisi uang.

"Jumlah uang dalam amplop masih kita hitung, besok lah baru bisa dipastikan," ujar sumber melalui ponselnya, Selasa (17/10).

Informasi lain yang diperoleh dari sumber terpercaya Metro Langkat lainnya menyebutkan, nilai uang yang berhasil diamankan Tim Saber Pungli  Subdit III/Tipikor Poldasu seniai lebih dari seratus juta rupiah juta.

Sementara itu, dari perkembangan kasus yang membelit orang nomor 1 di Dinas Dikjar Langkat tersebut, juga tersiar kabar jika penangkapan OTT oleh Tim Saber Pungli Poldasu berkaitan dengan biaya “pelicin” untuk memuluskan ambil posisi jabatan sebagai Kepala Unit Pelaksana Tekhnis (KUPT) Dinas Dikjar.

Artinya, Salam diduga telah menerima uang dari beberapa calon pejabat KUPT Dikjar Kecamatan yang telah diwacanakan akan dikerucutkan dari 23 KUPT menjadi 4 KUPT dan mulai diberlakukan Januari 2018.

Sehingga, beberapa orang KUPT yang memiliki banyak dana dan menginginkan posisi sebagai KUPT membawahi beberapa kecamatan, harus menyetor Rp150 juta.

Sementara posisi KUPT Dikjar yang saat ini masih mengisi di 23 kecamatan, hanya berfungsi sebagai Koordinator Kasek di wilayah kerjanya dan tunduk kepada KUPT Dikjar yang membawahinya.

Inilah nama-nama tersangka dan Kasek yang saat ini masih dijadikan saksi dan diboyong ke Mapoldasu usai terkena OTT oleh Tim Saber Pungli  Subdit III/Tipikor Poldasu.

Tersangka :
- SALAM SYAHPUTRA, SPd, MPd, 45 tahun, jalan Mawar Blok K1 (PNS /Kadis Pendidikan Kab. Langkat)

Saksi –Saksi :
- SUKARJO (PNS / Kepala Sekolah SMPN 3 Tg. Pura / Koordinator MK2SN / Korwil Langkat Hilir)
- PATINI (PNS / Kepala Sekolah SMPN 3 Stabat/ Bendarahara MK2SN)
- RESTU BALIAN (PNS/Kepala Sekolah SMPN 2 Gebang / Korwil Langkat Teluk Haru)
- JUANDA SIPAYUNG (PNS / Kepala Sekolah SMPN 4 Kuala satu atap / Kordinator Langkat Hulu)
- TIAN KABAN (PNS / Kepala Sekolah SMPN 1 Salapian)
- SARWOKO (PNS / Kepala Sekolah SMPN 1 Sicanggang)
- HASANUDDIN (PNS / Kepala Sekolah SMPN 1 Tg. Pura)
- BOIMAN (PNS / Kepala Sekolah SMPN 5 Bahorok)
- EDI TURINO HADI (PNS / Kepala Sekolah SMPN 3 Padang Tualang)
- JAHASRI INDO JAYA (PNS / Kepala Sekolah SMPN 1 Sawit Sebrang)

Barang Bukti : - Jumlah Barang bukti uang belum bisa dihitung pasti mengingat situasi di TKP (Jumlah barang bukti menyusul)- Daftar hadir peserta rapat - Kartu nama peserta  - 11 (sebelas) unit Handphone.(Tim Red)







Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top