yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Ditanya Baik-Naik Soal Rehab Sekolah, Kasek Ini Ancam Tuntut Wartawan
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Bahan yang digunakan untuk rehab gedung sekolah yang mencurigakan kwalitasnya.(Budi) Besitang-Metrolangkat.com Terkait rehab tiga ruang ...
Bahan yang digunakan untuk rehab gedung sekolah yang mencurigakan kwalitasnya.(Budi)



Besitang-Metrolangkat.com

Terkait rehab tiga ruang belajar SD N 056037 Perkebunan Gapok Desa Bukit Mas Kec Besitang Kab Langkat, yang tidak memasang plank proyek, Rina S.Pd selaku Kepala Sekolah saat dikonfirmasi via telepon, Minggu (30/10) merasa sangat marah, dan dengan nada kasar mengancam akan menuntut balik secara hukum

Saat ditanya mengenai plank proyek, dirinya (Rina S.Pd) dengan nada kasar menjawab sudah dipasang, namun karena sering diganggu anak-anak, jadi planknya diletak didalam, " Ada kita pasang plank, tapi ditaruh didalam karena sering diganggu anak- anak yang sedang bermain", ucapnya kasar

Sebelumnya, Kamis (26/10) menindak lanjuti laporan warga, kru Metro Langkat bersama Ramlan AZ salah seorang warga Besitang, mencoba melakukan investigasi dan konfirmasi ke Sekolah yang dimaksud, dan tidak menemukan adanya Plank proyek yang dipasang disekitar lokasi pembangunan, tentunya ini menjadi tanda tanya warga perihal pembangunan yang sedang dikerjakan pihak sekolah

"Kita tidak tau ini proyek apa, karena tidak dipasangi plank proyek, yang pasti ada temuan kita yang membuat kita curiga dengan proyek rehap sekolah ini, keterbukaan informasi terhadap publik sebagai kepatuhan terhadap Undang-Undang, seharusnya pihak sekolah memasang papan nama proyek yang sedang dilaksanakan

Dan ini sesuai dengan  UU No 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik Pasal 15 Huruf (d), serta  Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 dan Perpres Nomor 70 Tahun 2012, sehingga masyarakat dapat mengerti dan mengetahui, pembangunan yang sedang dilaksanakan", ucap Ramlan

Saat itu Rina, S.Pd ketika akan dikonfirmasi, sedang tidak berada di Sekolah, dan dari hasil temuan dilapangan terlihat sebagian besar kayu (broti) yang digunakan memakai kayu bekas, dan beberapa kusen yang belum sempat di cat terlihat seperti kayu sembarang, karena tampak serbuk dan lubang ulat kayu

"Semua sudah sesuai RAP, dana yang digunakan Rp 192 juta dengan upah tukang Rp 40 juta, dan kayu bekas yang kita pakai 60 %, semua sesuai RAP dan orang dinas juga sudah meninjau kemari, anda bisa saya tuntut balik", ucap Rina S.Pd dengan nada kasar dibalik ujung selularnya

Disinggung tentang kayu kusen yang dimakan ulat, dirinya juga menjawab, semua sudah sesuai dan disetujui, karena orang dinas sudah meninjau kemari, dan saja masih Kepala Sekolah sementara disini", tambahnya saat dikonfirmasi via seluler, Minggu (30/10)


Sungguh menjadi pertanyaan besar di masyarakat, keterbukaan informasi publik membuat masyarakat lebih jeli dalam melakukan pengawasan disetiap proyek yang dilaksanakan, dan masyarakat dapat berperan aktif dalam memberantas dan mencegah, penyimpangan-penyimpangan dalam penggunaan anggaran yang tentunya dapat merugikan keuangan negara

Namun, kenapa Rina S.Pd selaku Kepala Sekolah sementara di SD N SD N 056037 Perkebunan Gapok Desa Bukit Mas Kec Besitang Kab Langkat, merasa sangat tersinggung dan mengancam wartawan saat dikonfirmasi, tentunya ini bukan sikap terpuji yang ditunjukan oleh seorang guru, apalagi untuk seorang Kepala Sekolah. (Bud)




Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top