yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Asyik Ber Handphone Saat Hujan, Warga Besitang Tewas Disambar Petir
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Besitang-Metrolangkat.com Nasib malang menimpa keluarga Paidi (45) warga Dusun Karya Bhakti Desa Sekoci Kec Besitang Kab Langkat, dim...



Besitang-Metrolangkat.com

Nasib malang menimpa keluarga Paidi (45) warga Dusun Karya Bhakti Desa Sekoci Kec Besitang Kab Langkat, dimana dirinya dan anak Yudha Susanto (20), tersambar petir saat berteduh dibawah pohon


Akibat kejadian ini, Yudha Susanto  tewas ditempat, sementara Paidi harus dirawat intensif di Rumah Sakit Pertamina Pangkalan Brandan (RSPPB), dengan  luka bakar serius di punggung dan bagian paha


Informasi yang diterima Metro Langkat, peristiwa ini terjadi pada Rabu (4/10) sore sekitar jam 17.00 WIB, dimana pada saat kejadian, hujan sedang turun disertai angin dan petir, korban yang sedang bekerja, diareal perkebunan kelapa sawit milik Mimpin Sembiring warga Dusun C III Desa Pir Adb Kec Besitang Kab Langkat, langsung berteduh di bawah pohon


Disaat inilah peristiwa naas itu terjadi, dimana korban (Yudha Susanto) berteduh sambil bermain Hp, seketika petir menyambar kedua korban, yang mengakibatkan Yudha tewas ditempat dengan luka bakar serius dibagian tubuh, sementara Paidi selamat dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit


Ilham Bakti Kepala Desa Pir Adb Besitang saat di konfirmasi membenarkan kejadian ini, Kedua korban warga Desa Sekoci Kec Besitang yang bekerja di kebun sawit milik Mimpin Sembiring, saat kejadian korban sedang bermain Hp di bawah pohon dan langsung tersambar petir, akibat kejadian ini, satu orang meninggal dunia dan satu lagi selamat, setelah di larikan ke rumah sakit, ucap Kepala Desa Pir Adb Besitang Ilham Bakti


Kapolsek Besitang AKP Azhari saat dikonfirmasi wartawan membenarkan peristiwa ini, kedua koran tersambar petir saat berada dibawah pohon, akibat kejadian ini satu orang meninggal dunia, dan satu orang lagi dirawat dirumah sakit pertamina Pangkalan Brandan, ucap Kapolsek


Sementara itu, korban Paidi belum bisa di temui di Rumah Sakit Pertamina Pangkalan Brandan, karena masih menjalani perawatan, namun atas peristiwa ini, pihak keluarga sepakat membuat pernyataan tertulis, agar korban tidak di autopsi, dan secepatnya korban akan disemayamkan di rumah duka. (Bud)




Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top