yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Tangan Diikat, Mulut Disumbat ,Tukang Mesin Listrik Perkosa Gadis Penjual Balon
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Pemerkosaan(ilustrasi) Tanjung Pura – Metrolangkat.com Pemerkosaan anak dibawah umur kembali terjadi .  Kejadian yang menyayat perasaan ...
Pemerkosaan(ilustrasi)


Tanjung Pura – Metrolangkat.com

Pemerkosaan anak dibawah umur kembali terjadi .  Kejadian yang menyayat perasaan ini, kali ini terjadi di Desa Peematang Tengah Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Korbannya, sebut saja Bunga, 16 tahun, hingga kini masih terus dilanda kecemasan trauma akibat musibah yang dialaminya.

Menurut Rusmayanti selaku Divisi Hukum P2TP2A Kabupaten Langkat kepada Metro Langkat, Rabu (27/09), tragedi ini berawal September 2017 yang lalu. Terduga pelaku dan korban  ketemu saat ada acara pesta di Air Hitam Gebang. Korban Bunga, warga Pematang Tengah Tanjung Pura yang sedang menjalankan usaha Balon milik orang lain di lokasi pesta itu kemudian diajak makan bakso oleh terduga pelaku berinisial W (25 tahun) warga Air Hitam Gebang.

Tukang mesin listrik kibot.itu menyapanya, “Dek udah makan?”, tanya  terduga pelaku  kepada korban. “Belum bang,”  kata si korban. Makan bakso yuk, ajak terduga W. Gak ada yang jagain jualan balonku bang kalau kita pergi, ucap korban. “Alah ada yang jaga kok kata W kepada korban. Dengan bujuk rayu pelaku yang mengiming-imingi Bakso, akhirnya korban ini mau ikut dan disuruhnya orang jagain jualan balonnya oleh salah satu pedagang dilokasi itu juga. .

Tak lama, mereka berdua berada di jalan disekitar kebun Sawit. Karena merasa terlalu jauh berjalan dan jauh dari keramaian, korban mulai curiaga dan bertanya, “Bang kok jauh kali”. “Udah diam aja,” ucap W. Kok nggak ada rumah, tanya korban lagi makin curiga. Udah kau tenang aja, jawab W lagi.  

Karena terlalu banyak bertanya, terduga pelaku membawa korban ke semak-semak dan terus dipaksa. W yang diam-diam sudah membawa tali lalu mengik\at korban  dan memaksa membuka baju korban yang selanjutnya disumbatkan ke mulut korban agar tidak menjerit. Setelah diperkosa disemak-semak, akhirnya korban dan terduga pulang ke lokasi pesta itu lagi.

Karena masih dalam kondisi trauma, korban tak berani membuka musibah yang menimpanya. Apalagi terduga pelaku mengancam melalui SMS, korban makin ketakutan hingga nggak berani ngomong sama keluarganya. Namun karena tak kuat menahan rasa marah, akhirnya korban ini ceritalah sama majikannya.

Sepekan kemudian kasus itu pun dilaporkan kepada Kapala Desa Pematang Tengah. Kades pun marah bukan kepalang mendengar warganya menjadi korban perkosaan. “Namun, Kadus dan Kades Air Hitam sepertinya ada upaya melindungi terduga pelaku karena wargannya”, terang Mayan. .

Pada kesempatan yang sama, Ernis Syafrin selaku Koordinator P2TP2A Langkat juga ikut menjelaskan kasus yang memilukan ini. “Kadus dan Kades Air Hitam seakan melindungi si terduga pelaku ini, sebenarnya sebagai Kades, tidak baik begitu”, ujar Ernis Syafrin selaku Koordinator P2TP2A melanjutkan krnologis yang dihimpun Metro Langkat

Sementara itu terduga pelaku mau berupaya untuk damai,. Tapi pihak P2TP2A Langkat, berkeras menolaknya. Alasannya, untuk korban anak dibawah umur tak ada damai, apalagi terduga pelaku sudah berkeluarga. Mereka minta sama pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku.

 “Saksi R yang disuruh terduga untuk menjaga jualan korban, jika tidak mau memenuhi 3 kali panggilan polisi sebagai saksi, maka akan dipanggil paksa”, ungkapnya lagi.

“Karena saksi R ini mengetahui, apakah ada kongkolikong kita belum tau, kalau ada berarti dia terlibat. Ada indikasi kasus ini terencana karena si terduga pelaku membawa tali dan sudah mengintip korban jauh-jauh hari, tapi ini harus dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkapnya”, lanjutnya menjelaskan.

“Berkas sudah dilimpahkan ke Polres Langkat, Kades Air Hitam jangan coba untuk melindungi agar tidak muncul citra yang buruk kepada dirinya.”, ujar Ernis mengakhiri. (Gus)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top