yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: STT Politeknik Gelar Sidang Yudisium Pamerkan Karya Robotic : David JM Sembiring,M.Kom Berkomitmen Ciptakan SDM Berkualitas
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Hamparan Perak – Metrolangkat.com Kampus STT Poliprofesi yang berlokasi di Tandam Hamparan Perak menggelar Sidang Meja Hijau untuk meng...

Hamparan Perak – Metrolangkat.com

Kampus STT Poliprofesi yang berlokasi di Tandam Hamparan Perak menggelar Sidang Meja Hijau untuk menguji hasil belajar para mahasiswanya dalam menyelesaikan tugas akhir mereka untuk meraih gelar Sarjana Komputer di STT Poliprofesi.
Siswa ST Poliprofesi memperlihatkan robotic karya mereka saat sidang meja hijau dan para penguji photo bersama disela-sela acara.(agus)

Ada 15 orang mahasiswa yang mengikuti sidang meja hijau tersebut diruangan Robotic Kampus STT Poliprofesi Tandam Hamparan Perak, Sabtu (09/09) dimulai dari pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB. Dari 15 orang tersebut terbagi delapan hasil karya Robotic yang diuji saat itu oleh dua orang dosen penguji yaitu Prof.Dr. Timbangen Sembiring,M.Sc dan Dr. Syahril Efendi, S.Si,M.MiT, kedua dosen penguji tersebut berasal dari Universitas Sumatera Utara yang sengaja diundang dan dihadirkan untuk menguji kemampuan para mahasiswa STT Poliprofesi.

Para mahasiswa STT Poliprofesi yang mengikuti sidang meja hijau yaitu Suhardiansyah (1304150), Selly Larasati (1304133), Dedek Setiawan (1304132), Ahmad Kudri (1304104), Rahmat Hidayat (1304185), Satria Bayu (1304169), Yudha Syahputra (1304097), Bima Baruna Suma (1304181), Irwansyah Manik (1304661), Nanda Yuliana Putri (1304138), Didi Darmawan (1304191), Andri Irawan (1304191), Evi Angkat (1304627), Fefi Apriliani (1304718) dan Muhammad Rifai (130444).

“Sampaikan ucapan terima kasih kami kepada kedua orang tua kalian dirumah”, ujar David JM Sembiring,M.Kom selaku ketua STT Poliprofesi kepada para mahasiswa yang berhadir saat sidang Yudisium. “Bantulah adek-adek kalian nanti apabila kalian sudah jadi pemimpin”, himbaunya. “Tunjukkan pada dunia luar semangat dan kinerja kalian bahwa kalian mampu menjadi yang terbaik”, jelasnya lagi.

“150 orang yang sudah disidang, belum ada yang dapat nilai A. Rindu kali bapak kalian dapat nilai A, mudah-mudahan hari ini kalian dapat nilai A”, harapnya saat itu. “Kalau lulus kita sambut dengan tepuk tangan”, ucapnya melanjutkan. 

“Kalau kami yang menguji, ya biasa-biasa saja, tapi kalau profesor jadi luar biasa”, jelasnya lagi. “Tugas yang kamu buat itu sedikit lagi sudah layak jadi  thesis S2, anak USU saja tidak seperti itu, kata profesor yang dari USU tadi”, terangnya kagum. “Tanpa SDM, kita pasti ketinggalan, janganlah berpuas diri”, terangnya. “Sudah dibilang sama emak ayah kalian, aku sudah lulus, profesor tadi yang nguji”, lanjutnya.

Ketika itu, ada empat orang mahasiwa peserta sidang Yudisium yang di shock thrapy oleh David JM Sembiring untuk memperkuat mental para mahasiswanya. Kejadian tersebut terlihat ketika pada saat pengumuman kelulusan. Hal ini dilakukan sebagai shock thrapy bagi para mahasiswanya untuk siap menghadapi tantangan dimasa yang akan datang.

“Selly Larasati, Yudha Syahputra, Nanda Yuliana Putri dan Evi Angkat silahkan kalian maju kedepan”, ucap David JM Sembiring. “Jika kalian tidak lulus maka kalian akan mengulang kembali, karena menurut Profesor tadi bahwa karya kalian itu Plagiat”, ucapnya menskenario. “Nggak usah bayar lagi kalau nanti kalian mengulang”, sambung Sinek Mehuli Br PA, M.Kom selaku Pembina Yayasan Pendidikan Poliprofesi Medan kepada keempat peserta sidang Yudisium yang dipanggil kedepan.

Ternyata, keempat peserta sidang Yudisium itu mendapatkan nilai A. Nilai dengan rata-rata diatas 84 sampai 86. Hal tersebut sempat membuat keempat mahasiswa peserta sidang yudisium terkejut dan pada akhirnya meneteskan air mata bahagia karena akhirnya mereka lulus dengan nilai terbaik.

Dalam kesempatan tersebut, Pembina Yayasan Pendidikan Poliprofesi Medan menyampaikan sambutan dan arahannya. “Selamat dulu saya ucapkan bagi yang telah menyelesaikan sidang meja hijaunya, ini sangat luar biasa”, ujar Sinek Mehuli Br PA, M.Kom selaku Pembina Yayasan Pendidikan Poliprofesi Medan didepan para mahasiswa yang mengikuti sidang Yudisium, Sabtu (09/09).

“Ini merupakan sidang ke IV,  saya mau sampaikan bahwa ini luar biasa”, lanjutnya kagum. “Sidang pertama, kedua dan ketiga belum ada dapat nilai A, baru sidang hari ini yang semuanya mendapatkan nilai A”, ungkapnya terkesan kepada para mahasiswanya. “Diantara 20 mahasiswa,  paling ada 5 orang yang bagus nilainya, hari ini bisa semua”, lanjutnya lagi.

“Yang nguji profersor dari luar, dari USU, nilainya pun tinggi-tinggi”, ungkapnya melanjutkan. “Kalian dibilang sama profesor tadi, karya kalian ini sudah layak untuk S2 padahal kalian baru S1”, terangnya.  “Alat yang kalian buat bagus dan bisa kalian pertanggungjawabkan”, sambungnya.

“Mudah-mudahan kalau ada rejeki, kita sekolahkan kalian untuk melanjutkan S2”, ucapnya kepada para mahasiswa Poliprofesi berhasil meraih gelar S.Kom. “Bawalah saudara-saudara kita untuk kuliah di Poliprofesi ini,

“Kami sebagai pengelola dari kampus ini, sampaikanlah permohonan mohon maaf kami kepada kedua orang tua kalian jika ada terdapat kekurangan”, ucapnya. “Kalau ada nilai kalian yang bagus tadi, sampaikanlah diluar sana biar dunia luar juga tau bahwa kalian mampu berprestasi”, lanjutnya.

“Kalau ilmu itu tak pernah hilang, kalau disalurkan ke orang lain, jangan pernah pelit dengan ilmu”. Pesannya. “Kalaulah kalian tak kuliah lagi, tetaplah belajar, ambil lagi S2 di luar sana, kalau belum ada disini”, terangnya melanjutkan.

“Semua kita di Perguruan Tinggi kekurangan dosen, kalau ada dana ambillah S2”, ungkapnya. “Sampaikanlah salam kami kepada orang tua kalian”, lanjutnya. “Kepada bapak dan ibu tetap dukung anak-anak kita ini bagaimana bisa mereka selesaikan tugasnya”, jelasnya lagi. “Bawalah nama baik almamater kampus kita dengan menunjukkan kinerja dan prestasi kalian diluar sana”, tutupnya.

Selain itu, salah seorang pembimbing mahasiswa STT Poliprofesi menyampaikan pula harapannya. “Selesai kalian dari kuliah, persaudaraan jangan sampai putus, silaturahmi itu yang saya inginkan”, ujar Abdullah, ST,MT kepada para peserta sidang Yudisium yang berhadir.  “Kalau ditanya lelahnya jangan ditanya, senang sekali saya melihat kalian mendapat nilai A”, ucapnya bahagia.  “Kalian sendirilah yang bisa menolong diri kalian nantinya, terus semangat dan tunjukkan prestasi kalian”, harapnya.

David Sembiring,M.Kom menyampaikan kepada Metro Langkat saat Sidang Yudisium selesai digelar. “Bagaimana bisa membangun Langkat jika SDM nya tidak berkualitas dan Poliprofesi telah membuktikannya”, ujarnya. “Ini murni ide mahasiswa, tidak ada diatur”, lanjutnya lagi. “Kita sudah terbiasa berlaga di tingkat nasional, di Sumatera Utara ini masih langka”, ungkapnya melanjutkan.

Kalau tidak ada Jepang yang mengirim suku cadang lima bulan saja, bisa jadi naik kereta lembu kita disini”, jelasnya. “Jadi Sumber Daya Manusia itu merupakan faktor utama dan penentu bagi kemajuan suatu bangsa”

Dan kami tetap berkomitmen untuk terus mencetak SDM yang berkualitas dengan meningkatkan kemampuan para mahasiswa di STT Poliprofesi ini sehingga kedepan yang kita harapkan akan mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara khususnya di Kabupaten Langkat dan sekitarnya”, ujarnya mengakhiri. (Gus)


Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top