yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Muchri Fauzi : Dua Alasan Penting UUS Bank Sumut Harus Menjadi Bank Syariah Penuh.
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Medan : Metrolangkat. com Anggota DPRD Sumatera Utara, Muhri Fauzi Hafiz mengungkapkan, sebagai stake holder dirinya menilai prospek m...


Medan : Metrolangkat. com

Anggota DPRD Sumatera Utara, Muhri Fauzi Hafiz mengungkapkan, sebagai stake holder dirinya menilai prospek mengembangkan Unit Usaha Syariah (UUS) yang dimiliki PT. Bank Sumut menjadi Bank Umum Syariah (BUS) adalah satu upaya strategis yang jitu, di tengah melambannya kondisi perlambatan bisnis Bank Sumut pada saat ini. Menurutnya, tidak ada pekerjaan yang sulit untuk dilakukan, jika dilandasi yang bersumber dari hukum yang tertinggi.

"UUS Bank Sumut kan jaringan kantornya sudah hadir di beberapa kabupaten/kota, tapi itu kan memang belum merata di seluruh wilayah. Jadi dengan berdirinya Bank Sumut Syariah, ke depannya Insya Allah layanan perbankan syariah akan hadir secara merata di seluruh wilayah Sumatera Utara," terang Muchri kepada awak media.

Dipaparkan Muchri, kehadiran perbankan syariah di Indonesia dan provinsi Sumatera Utara sesungguhnya memiliki beberapa latar belakang.

Selain prospek bisnis yang menguntungkan, alasan lainnya adalah, pertama, kondisi objektif yang ada di masyarakat kita tentang keyakinan bahwa bunga bank adalah riba. "Keyakinan ini tidak bisa dibantah lagi, oleh karena itu, pemerintah daerah perlu mengakomodir kebutuhan berbagai lapisan masyarakat dengan mengembangkan sistem perbankan syariah yang tidak memperanakkan bunga dan mendasari kegiatan usahanya berdasarkan prinsip-prinsip syariah" pungkasnya.

Keadaan ini merupakan satu peluang bisnis yang potensial, meskipun PT. Bank Sumut memiliki UUS, namun jika dibandingkan dengan Bank Umum yang ada di Sumatera Utara, kehadiran UUS PT. Bank Sumut ini masih belum mampu menjadi pilihan sebagian besar masyarakat Sumatera Utara yang ada di 24 wilayah kabupaten/kota.

Sebagai perbandingan lainnya, lanjut Muchri Fauzi, banyak bank umum konvensional yang sudah memiliki BUS sendiri yang beroperasi di daerah Sumatera Utara. Misalnya PT. Bank Syariah Mandiri, PT. Bank Syariah BRI, PT. Bank Syariah Bukopin, PT. Bank Syariah CIMB Niaga, dan lainnya.

Jika dicermati, lanjut dia, kelompok bank-bank raksasa ini terus berkompetisi secara berkelanjutan mengejar potensi pasar dengan terus mengembangkan sayapnya dengan membuka titik layanan syariah di kabupaten/kota.

"Karenanya, Bank Sumut sebagai bank daerah yang diharapkan menjadi Regional Champion jangan sampai hanya menjadi penonton saja," tukas Muchri yang dikenal akrab dengan rekan media ini.

Alasan kedua, yaitu pengembangan sistem perbankan syariah, pada dasarnya sejalan dengan upaya peningkatan ketahanan sistem perbankan nasional dan daerah. Fakta pada krisis ekonomi tahun 1997 dan tahun 2008 lalu, diketahui sektor perbankan konvensional kita terpuruk akibat gejolak nilai tukar dan tingkat suku bunga bank yang tinggi, sedangkan bank yang melakukan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah mampu bertahan.

"Ini dikarenakan karakteristik kegiatan usaha bank syariah yang melarang bunga, serta melarang transaksi keuangan yang bersifat spekulatif (al-gharar) tanpa didasarkan kegiatan usaha yang riil," tegasnya lebih lanjut.

Menurut dia, keberadaan dua sistem perbankan (dual banking system) yang berkembang secara bersama-sama dan mempunyai hubungan keuangan yang terbatas satu sama lain, akan menciptakan diversifikasi resiko keuangan secara lebih beragam, yang akhirnya dapat mengurangi problem risiko sistemik pada saat terjadi krisis keuangan.

Berbagai keunggulan sistem perbankan syariah tersebut seharusnya bisa diterima kalangan stake holder Bank Sumut melalui Gubernur selaku pemegang saham pengendali (PSP). "Upaya penguatan sistem perbankan daerah melalui pendirian BUS PT. Bank Sumut menjadi pilihan yang baik bagi pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Gubernur guna pengembangan bisnis BUMD keuangan ini," anjur Muchri.

Untuk itu, tambah politikus Partai Demokrat Sumut ini, OJK terus melakukan sosialiasi dan edukasi ke seluruh masyarakat terkait.(01)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top