yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Melirik Kopak- Kapiknya Proyek Milyaran Di Langkat : Sering Bermasalah, PT MJP Tetap Anak Emas Di Pu Langkat
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Akibat beram jalan yang ditimbun tanah oleh pemborong menyebabkan truck ini terbalik Langkat- Metrolangkat.com Sejumlah rekanan di Lan...
Akibat beram jalan yang ditimbun tanah oleh pemborong menyebabkan truck ini terbalik

Langkat- Metrolangkat.com

Sejumlah rekanan di Langkat merasa aneh dengan sikap panitia tender didinas pekerjaan umum kabupaten Langkat yang terkesan menganak emaskan PT Mitra Jaya Permai tiap kali musim pelelangan proyek.
Padahal, tak jarang kwalitas kerja kontraktor tersebut menuai kritik dari masyarakat Langkat selaku penerima manfaat proyek yang dilaksnakan. Umumnya, pekerjaan jalan yang dikerajakan oleh PT MJP selalu bermasalah.

Anehnya, meski berulang kali warga mengeluhkan tidak baiknya hasil pekerjaan yang dilakukan sang kontraktor tersebut, tetap saja perusahaan yang beralamat di Jl Darat No.26-A Kelurahan Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru itu mendapat jatah kue Proyek yang nilainya milyaran rupiah.

Dari tahun-ketahun jatah paket Proyek untuk  PT MJP entah berapa puluh milyar didinas Pekerjaan Umum (PU) Langkat. Padahal, bila dilihat, kontraktor yang ada di Langkat masih banyak yang mampu melaksanakan sejumlah pekerjaan tadi. Bahkan, boleh dibilang kontraktor lokal jauh lebih bagus kwalitas kerjanya ketimbang rekanan dari luar seperti PT MJP.

Menurut desas-desus yang berhembus dikalangan rekanan, PT MJP selalu memenangkan setiap tender proyek karena memang telah dikondisan oleh oknum-oknum dilingkungan dinas PU. Malah, sebelum tender dimulai,masing-masing pihak teleh mengetahui paket pekerjaan yang akan dikerjakan nantinya.

Data yang didapat Metro Langkat dari lpse.langkatkab.go.id menyebutkan, proyek jalan yang diresahkan masyarakat merupakan Proyek peningkatan Jalan Sp. Pantai Cermin-Desa Bubun,sep 3,585mx3,5m

Adapun rekanan yang melaksanakan pekerjaan tersebut PT Mitra Jaya Permai dengan nilai lelang sebesar Rp. 8.635.000,000,00 sumber dana (DAK). Sedangkan Pimpinan proyek-nya disebut-sebut bernama Rio
Selain memenangkan proyek di Tanjungpurra tadi, PT MJP juga mendapatkan pekerjaan peningkatan jalan jurusan Lau Damak-Batu Katak sepanjang 4,200mx4m di Kecamatan Bahorok dengan harga penawaran 9,265,500,000,00. 

Salah seorang warga penguna jalan di Tanjungpura yang trucknya mengalami kecelaan karena tidak stabilnya beram jalan mengaku sangat kecewa dengan hasil kerja pemborong jalan tersebut. Pasalnya, dimanapun kata warga ini, bila beram jalan selalu ditimbun atau dikerasin dengan batu atau sertu bukan ditimbun tanah kuning.

“ Sudahlah jalanya sempit dan kecil bila berselisihan, kalau turun keberam jalan akibatnya truck kitapun terbalik. Bahkan, tak hanya truck saja yang terbalik, ada juga mobil pribadi yang mengalami nasib serupa, kalau ngak salah saya dalam satu minggu ini sudah ada lima orang yang mengalami kecelakaan truck atau mobilnya yang terbalik,” ujar warga ini seraya mengaku tidak puas dengan hasil pekerjaan kontraktor jalan tersebut.

Pantauan wartawan Metro Langkat dilapangan apa yang dikeluhkan warga tadi memang benar. Beram jalan yang harusnya ditimbun batu malah ditutup dengan tanah kuning sehingga becek ketika musim hujan seperti sekarang ini. Bahkan bila dilalui jalan tersebut lembek.

Kuat dugaan buruknya hasil pekerjaan ini karena kurangnyya pengawasan yang dilakukan Pimpinan Proyek (Pimpro). Seandainya Pimpinan Proyeknya bekerja sudah pasti kejadianya tidak seperti ini. Oleh sebab itu Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu harus memanggil dan memberikan sangsi tegas kepada oknum Pimpro yang terkesan tak menjalankan tupoksinya tersebut.

Terpisah Ketua DPD Askindo Langkat Zuhri Adlin ketika dimintai komentarnya mengatakan kalau dilihat dari hasil pekerjaan tersebut, memang ada yang tidak tepat. Dan menurut kontraktor yang satu ini bila dirasa memang ada kesalahan dalam melakukan pekerjaan tersebut, sudah sepatutnya aparat penyidik hukum turun tangan, karena uang yang digunakan membangun merupakan uang rakyat atau uang negara.” Ketusnya enteng.(yong)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top