yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Spanduk Ucapan HUT RI Diturunkan, Ratusan Kader FKPPI Binjai " Gerduk" Markas Satpol PP
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Warga FKPPI yang mendatangi Satpol-PP Ahirnya sepakat Binjai- Metrolangkatbinjai.com Ratusan kader Forum Komunikasi Putra-Putri Purn...
Warga FKPPI yang mendatangi Satpol-PP
Ahirnya sepakat



Binjai- Metrolangkatbinjai.com

Ratusan kader Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) Cabang 0203/Binjai, menggelar aksi unjukrasa di depan Markas Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah Kota Binjai, Rabu (9/8) pagi.

Aksi tersebut mereka lakukan sebagai bentuk protes, terkait penertiban spanduk ucapan selamat hari jadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ke-72 milik FKPPI, oleh petugas Satpol PP Pemerintah Kota Binjai, Senin (31/7) pekan lalu.

Dalam hal ini, penertiban dilakukan terhadap dua spanduk, yang masing-masing dipasang di dinding Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim Kelurahan Sumber Karya, Kecamatan Binjai Timur, dan di Bundaran Tugu Pahlawan, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur.

"Kami minta pasang kembali spanduk itu. Sebab kami cinta NKRI dan Kota Binjai pun masih bagian dari NKRI. Tidak ada satu pun pihak yang berhak melarang, selain PKI," seru para kader FKPPI, setibanya di tempat itu.

Beruntung situasi tersebut tidak sampai memicu bentrokan fisik, setelah pihak Satpol PP Pemerintah Kota Binjai meminta beberapa perwakilan para pengunjukrasa, untuk melakukan pertemuan.

Pertemuan dihadiri, Sekdako Binjai, M.Mahfullah Pratama Daulay, Kasatpol PP, Sugiono, Kakan Kesbanglimaspol, Nasrullah Effendi, Kasat Intel Polres Binjai, AKP Usrat Aminullah dan Danunit Intel Kodim 0203/Langkat, Defrinal, Ketua PC FKPPI 0203/Binjai, Tengku Syahriel, dan beberapa pengurus lainnya.

Dalam pertemuan yang berlangsung kurang dari 30 menit tersebut, akhirnya disepakati beberapa hal. Pertama, Pemerintah Kota Binjai bersedia memasang kembali spanduk yang telah dicopot sebelumnya pada lokasi khusus, dalam tempo 1x24 jam.

Kedua, Pemerintah Kota Binjai dan FKPPI siap meningkatkan komunikasi dan kerjasama, demi mencegah terjadinya konflik, menjaga stabilitas keamanan, dan menjamin keberhasilan program pembangunan di daerah.

"Sebenarnya ini hanya salah komunikasi saja. Sebab spanduk itu hanya boleh dipasang di tempat khusus. Tidak boleh dipasang sembarang tempat. Sehingga Kota Binjai itu terlihat bersih dan rapih," ungkap Sekdako Binjai, M.Mahfullah Pratama Daulay.

Oleh karena itu, sambungnya. Pemerintah Kota Binjai siap berkoordinasi dengan FKPPI, serta berupaya menjauhkan perseturuan antara pemerintah daerah dengan organisasi kemasyarakatan.

Terpisah, Ketua PC FKPPI 0203/Binjai, Tengku Syahriel, didampingi Bendahara, Sukamto Sutomo dan Dansatgas FKPPI, Bambang, mengaku pihaknya masih menerima hasil pertemuan tersebut, serta siap meningkatkan komunikasi dan kerjasama dengan Pemerintah Kota Binjai.

Hanya saja menurutnya, FKPPI tetap menunggu komitmen Pemerintah Kota Binjai untuk memasang kembali spanduk yang telah dicopot sebelumnya, dalam tempo 1x24 jam.

Sebab jika tidak, Syahriel mengaku siap menyurati Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Menko Polhukam), Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), dan Presiden, untuk menindaklanjuti masalah tersebut.

"Untuk ke depannya, kami meminta Pemerintah Kota Binjai untuk tidak lagi bersikap arogan. Kalaupun kami salah, tolong tegur dan surati. Jangan bertindak semena-mena. Sehingga kejadian seperti ini tidak lagi terulang," serunya. (Ism)

Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top