yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Polteknik Port Dickson Malaysia Gelar Workshop e-Learning Penyerahan Rancang Bangunan Istana Langkat
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
DR Isham  Polteknik Port Dickson Malaysia Serahkan Hasil Penelitian Rancang Bangun Istana Langkat kepada Datuk Sri Prof. Djohar Arifin Hus...

DR Isham  Polteknik Port Dickson Malaysia Serahkan Hasil Penelitian Rancang Bangun Istana Langkat kepada Datuk Sri Prof. Djohar Arifin Husin mewakili YM Tuanku Sultan Langkat Tengku Azwar Aziz

Medan – Metrolangkat.com

Polteknik Port Dickson Negeri Sembilan Malaysia bersama Konsorsium Manusea gelar Workshop e-Learning dan Penyerahan Rancang Bangun Istana Langkat. Acara tersebut digelar di SMK Tritech Indonesia Medan pada Senin (28/08) sekitar pukul 10.00 WIB hingga usai.

Selain melakukan Kegiatan pembelajaran e-learning oleh DR Isham Shah Hassan dari Politeknik Port Dickson Negeri Sembilan Malaysia juga dilakukan penyerahan dokumen hasil penelitian dan penyelidikan rancang bangun istana Kesultanan Negeri Langkat.

Acara serah terima dokumen hasil kajian struktur bangunan Mesjid Azizi  dan Istana Langkat kepada Datuk Sri Prof. Djohar Arifin Husin mewakili YM Tuanku Sultan Langkat  Tengku Azwar Aziz yang diserahkan  langsung oleh DR Isham Shah Hasan dari Politeknik Port Dickson Negeri Sembilan Malaysia.

“Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, akhirnya hasil penelitian dan penyelidikan kita untuk istana Darul Aman, istana Darussalam dan Mesjid Azizi Kesultanan Negeri Langkat yang berada di Kota Tanjung Pura telah selesai kita rekontruksi dan gambar ulang sesuai dengan  temuan kita di lapangan“, ujar DR Isham Shah Hassan selaku ketua tim penelitian dan penyelidikan dari Politeknik Port Dickson Negeri Sembilan Malaysia kepada Metro Langkat, Senin (28/08).

“Saat melakukan penelitian selama 10 hari yang lalu, kami merujuk pada dokumentasi photo-photo lama dan keterangan dari para saksi yang masih hidup serta keluarga kesultanan Negeri Langkat”, terangnya.

 “Penelitian ini hasilnya memang tak 100% akan kita dapatkan, tapi hasilnya hampir serupa dengan bentuk aslinya karena ruangan, motif pada Istana Darul Aman dan Istana Darussalam perlu dilakukan pengkajian yang lebih dalam lagi”, jelasnya lagi.

“Istana Darussalam dan istana Darul Aman hampir menyerupai istana Maimon yang ada di Medan karena dahulu ada persamaan sejarah dan bisa kita lihat jarak antara Langkat dan Medan juga tak jauh dan bisa dikatakan berdekatan”, sambungnya. “Dan orang Melayu kalau mau membangun rumah, pintunya selalu menghadap kiblat agar sirkulasi udara masuk kedalam rumah bagus”, ungkapnya menjelaskan.

“Kedua istana Kesultanan Negeri Langkat sungguhlah kaya akan motif yang penuh dengan makna filosofi kehidupan masyarakat Melayu. Selain itu kedua istana ini sangatlah indah dan megah dan menawan hati jika kita melihatnya karena Kesultanan Negeri Langkat di jaman itu sungguhlah kaya dikarenakan hasil perkebunan dan minyak Bumi”, jelasnya lagi. “Hal ini tentunya disebabkan diantara Kesultanan Melayu Sumatera Timur pendapatan Sultan Langkat yang paling besar pada masa itu dan bisa kita katakan Langkat pada masa itu adalah Brunei saat ini”, terangnya. “Selama penelitian di puing-puing reruntuhan, saya membayangkan betapa megahnya istana kala itu”, lanjutnya lagi.

“Saya sangat takjub dengan istana Langkat dan saya memprediksi istana Langkat adalah istana termegah, lebih luas dan lebih besar di antara kesultanan Melayu Sumatera Timur“, ucapnya takjub. “Saya sangat berharap kepada pihak terkait agar kedua istana Langkat tersebut dapat dibangunkan semula”, ungkapnya mengakhiri. (Gus)


Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top