yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Pak Kapolda Ditembak Sniper di Depan Anak Buahnya
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Penembak jitu (Sniper).(Ilustrasi) PALANGKA RAYA-Metro Langkat Kapolda Kalimantan Tengah Anang Revandoko nyaris terluka. Jenderal be...
Penembak jitu (Sniper).(Ilustrasi)


PALANGKA RAYA-Metro Langkat

Kapolda Kalimantan Tengah Anang Revandoko nyaris terluka. Jenderal berpangkat bintang satu itu ditembak personel penembak jitu Polwan Brimob Polda Kalteng dengan senjata laras panjang.
Peristiwa penembakan itu terjadi di depan Kantor DPRD Kalteng, Senin (10/7) pagi.

Padahal, ratusan personel Polda Kalteng berada di tempat itu. Namun, tidak ada yang berani melakukan penyelamatan.

Mereka hanya menonton saat kapolda ditembak. Tiga peluru pun diarahkan kepada Anang.
Namun, bukan tubuh sang jenderal yang akhirnya kena, melainkan tiga buah balon berwarna.

Balon itu dipasang pada bagian lengan kiri dan kanan serta di bagian kaki. Beruntung sang jenderal selamat.
Pemandangan menegangkan itu terlihat saat 69 penembak jitu menunjukkan keahliannya di puncak acara HUT ke-71 Bhayangkara

Acara itu dihadiri langsung para perwira Polri serta puluhan tamu undangan dan ribuan warga.
Anang mengatakan, penembak jitu sudah dilatih di Mako Brimob Kelapa Dua Jakarta.

“Penembak jitu itu semua asli dari Kalteng. Tadi adalah tembak kepercayaan, artinya kami percaya penembak bisa. Jadi, ada makna terkandung yakni berikan kepercayaan kepada Polri untuk melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat serta bersama-sama menjaga kamtibmas di Bumi tambun Bungai ini,” ujar Anang.

Anang berharap pemuda-pemudi Kalimantan bisa dikelola. Dengan begitu, di masa mendatang bintara-bintara yang direkrut adalah asli Kalteng.

”Ini sudah 70 persen dari Kalteng. Walaupun sejauh ini jumlah personel belum mencukupi namun ke depan saya yakin itu bisa dilakukan,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan Radar Palangka, acara itu tak hanya diisi tembak jitu dan tembak kepercayaan.
Dalam giat itu digelar pula simulasi penindakan dan penanganan bom. Termasuk melakukan pelumpuhan kepada terorisme.

Ada pula ledakan besar dan perang terbukti kala menghadapi sergrombolan pria bersenjata.
Selain itu, dilakukan juga parade mobil dan kendaraan taktis serta perkenalan pasukan khusus, baik dari berbagai satuan TNI maupun Polri. (jpnn)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top