yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: DUHHH...!! WARGA BESITANG PULUHAN TAHUN TANPA SUMBER AIR BERSIH
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Tanpa air.(ilustrasi) Besitang-Metrolangkat.com Sebanyak lebih dari 3.000 KK (Kepala Keluarga) yang berada di Desa Halaban Kec Besitang...
Tanpa air.(ilustrasi)

Besitang-Metrolangkat.com

Sebanyak lebih dari 3.000 KK (Kepala Keluarga) yang berada di Desa Halaban Kec Besitang Kab Langkat, Hingga kini masih menagih janji Pemkab Langkat, guna mengadakan sumber air bersih untuk memenuhi keperluan sehari-hari

Pasalnya hingga hari ini, masyarakat Desa Halaban yang tersebar hingga keperbatasan Provinsi Aceh Dasussalam, masih kesulitan mendapatkan air bersih guna keperluan, sehari-hari seperti,  mandi, mencuci, konsumsi dan lainnya

Diketahui selama ini masyarakat harus membeli air dari kalangan penjual air, yang tentunya dengan harga yang lebih mahal, sehingga masyarakat Desa Halaban harus menguras kocek yang cukup besar guna memenuhi kebutuhan air bersih setiap bulannya

Halimatun Sa'diah (47) warga Dusun I Suka Mulia Desa Halaban Kec Besitang, kepada Metro Langkat mengungkapkan, dirinya harus mengeluarkan biaya sekitar Rp 300.000 sampai Rp 400.000 /bulan hanya untuk membeli air, dari para penjual air guna memenuhi kebutuhan air bersih setiap bulannya

Dimana harga per drumnya mencapai Rp 12.000 dengan isi sekitar 200 liter, dan dirinya memakai air lebih kurang 1 drum/hari, dan jika musim kemarau pemakaian air bisa lebih meningkat

"Dari saya kecil hingga sekarang, keluarga kita selalu membeli air dari orang lain, kalaupun ada sumur gali atau sumur bor, airnya tidak bisa digunakan, jangankan untuk konsumsi untuk mencuci saja gak bisa, karena airnya terasa payau dan berbau

Jika musim penghujan, warga disini biasa menampung air hujan untuk konsumsi, dan ini mengurangi pengeluaran uang untuk membeli air, tapi jika musim kemarau, karena tidak adanya sumber air dan fasilitas air maupun PAM dari Pemerintah, terpaksa kita harus membeli dengan harga Rp 12.000/drum, dan jika kebutuhan air keluarganya besar maka harus mengeluarkan uang Rp 600.000 hanya untuk air bersih ", ucap Halimatun

Hal senada juga di ungkapan oleh Dhani  Sitepu (50) warga Dusun V Desa Halaban, tidak adanya sumber air dan fasilitas air bersih dari Pemerintah, membuat masyarakat semakin terdesak dengan biaya super exstra demi pengadaan sumber air bersih

"Air merupakan kebutuhan pokok bagi kita, namun hingga sekarang kita masih harus mengeluarkan uang yang cukup besar demi memenuhi kebutuhan air sehari - hari, kita berharap Pemkab Langkat segera menepati janjinya guna membangun fasilitas dan sumber air bersih

Karena sudah puluhan tahun masyarakat kita terus dibebani dengan biaya yang besar untuk membeli air, sudah beberapa kali pergantian Presiden dan Bupati, namun hingga sekarang masyarakat Desa Halaban ini nasibnya tidak juga berubah, dan terus terbebani dengan biaya hidup yang semakin mahal

Untuk itu, kita masyarakat Desa Halaban berharap kepada Pemkab Langkat dan Provinsi untuk membangun fasilitas air bersih, guna memenuhi kebutuhan air masyarakat kita, sampai kapan kami terus begini",  ucap Dhani berharap pemerintah memikirkan nasib warga Halaban

Diketahui para penjual air mendatangkan air dari Desa lain dan ada juga didatangkan dari Sungai Saumadam Kabupaten Aceh Tamiang, dengan kondisi geografis tanah perbukitan dan rawa-rawa air asin, membuat masyarakat Desa Halaban sulit untuk mendapatkan sumber air bersih, walau sudah di lakukan pengeboran guna membuat sumur bor

Untuk itu warga berharap Pemerintah secepatnya membangun sarana dan prasarana fasilitas penyedia air bersih, sehingga masyarakat tidak merasa terbebani dengan biaya yang cukup besar hanya untuk kebutuhan air bersih

Sementara itu masyarakat yang tinggal di perbatasan Langkat Tamiang yang masuk dalam wilayah Aceh Tamiang, sudah menikmati air PAM milik Pemkab Aceh Tamiang, yang sumbar airnya didatangkan dari Sungai Saumadam

Tentunya ada kecemburuan sosial bagi masyarakat Desa Halaban yang tinggalnya di dekat perbatasan Aceh Tamiang, dimana pembangunan fasilitas pengadaan air bersih bagi warganya sudah terpenuhi dengan baik

"Jika pembangunan fasilitas PAM dirasa sangat sulit dilakukan pemerintah, kita berharap ada solusi yang diberikan Pemkab Langkat guna menyiasati permasalahan ini, seperti pengadaan truck tangki penyuplay air bersih bagi masyarakat

Namun nampaknya, Pemerintah kita tidak memikirkan itu semua, sehingga kita masyarakat harus terus hidup dalam kesusahan", ucap Halimatun Sa'diah diamini warga lainnya. (Bud)

Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top