yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: KONSUMEN MERADANG, PETUGAS SPBU UTAMAKAN SI BBM KEDALAM JERIGEN
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Petugas SPBU yang lebih utamakan pembawa jerigen.  Gebang-Metro Langkat Untuk kesekian kalinya, pelayanan SPBU (Stasiun Pengisian Ba...

Petugas SPBU yang lebih utamakan pembawa jerigen. 

Gebang-Metro Langkat

Untuk kesekian kalinya, pelayanan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) menjadi sorotan masyarakat, dimana pelayanan yang diberikan petugas SPBU tidak memuaskan, apalagi disaat para pengendara sedang antri mengunggu pengisian, petugas SPBU dengan sengaja mengisi BBM kedalam jerigen, tanpa melihat kondisi dan situasi pengendara sedang rame-ramenya berjejer diantrian


Seperti yang terlihat di SPBU 14208191 yang berada di Jalinsum Medan Banda Aceh, Desa Paluh Manis Kec Gebang Kab Langkat, beberapa pengendara mengeluhkan pelayanan petugas yang lebih mengutamakan pengisian jerigen ketimbang melayani pengendara kendaraan bermotor yang antri, Sabtu (24/6)



Salah seorang pengendara Tarmin Nababan (39) mengaku harus antri lama di SPBU 14208191 Paluh Manis Kec Gebang, karena petugas lebih mengutamakan melayani pengisian BBM melalui jerigen dalam jumlah besar


“Abang lihat sendiri kondisi saat ini, petugas SPBU dengan sengaja mengisi BBM kedalam  jerigen, yang jumlahnya mencapai puluhan, sementara kita harus antri hingga kebelang, kenapa mereka yang diutamakan, sementara kita harus menunggu antrian hingga lama, ini sudah tidak benar lagi, seharusnya para pengendara dulu yang dilayani baru kejerigen", ucap Tarmin Nababan dengan nada kesal diamini pengendara lainnya


Sementara itu, ketika kru Metro Langkat mencoba mengkonfirmasi kepada petugas SPBU yang namanya tak mau disebutkan, ketika melakukan aksi pengisian BBM kedalam kejerigen, secara spontan petugas itu menjawab " Pertamina aja mengijinkan", jawabnya sambil terus melakukan aksinya


Beredar kabar, kalau petugas SPBU mendapat uang isi jerigen sekitar Rp 2.000 hingga Rp 5.000/satu jerigen yang diisi, tentunya petugas ini lebih memilih mengisi BBM kedalam jerigen dengan adanya komisi uang isi, ketimbang mengisi BBM kendaraan konsumen, yang sudah antri lama menunggu giliran


Hal ini dibenarkan oleh seorang warga, yang namanya tak ingin dusebutkan, saat sedang membeli BBM dalam jumlah besar menggunakan jerigen, Sabtu (24/6) sore sekitar jam 17.00 WIB,  kepada Metro Langkat dirinya mengatakan, setiap satu jerigen berisi 35 liter, dirinya dikenakan biaya Rp 3.000, sementara kalau jerigennya lebih besar dirinya dikenakan biaya jerigen (isi) lebih besar lagi


"Kita minta ketegasan pengawas SPBU serta pihak Pertamina untuk memberikan teguran kepada para pengelola dan petugas SPBU nakal yang merugikan kami pengendara, disaat kondisi lagi rame, petugas SPBU dengan sengaja mendahulukan pengisian kedalam jerigen


Kita menduga adanya permainan nakal para petugas SPBU, bahkan disini BBM sering habis, yang mana pembelian menggunakan jerigen dalam jumlah besar hingga berton-ton, tentunya ini harus menjadi perhatian bagi pihak Pertamina dan pengawas SPBU, karena yang dirugikan adalah kita, para pengguna kendaraan", ucap beberapa pengendara


Sementara itu, ketika Kru Metro Langkat mencoba mencari tau pemilik SPBU untuk dikonfirmasi, para petugas yang ditemui memilih diam dan enggan berbicara sambil menghindar, namun menurut kabar yang beredar, pemilik SPBU 14208191 Paluh Manis Kec Gebang, milik seorang pengusaha asal kota Medan, yang hingga kini belum bisa ditemui ataupun dihubungi untuk di confirmasi. (Bud)







Nb:Foto antrian panjang kendaraan di SPBU 14208191 Paluh Manis Gebang, akibat petugas lebih mengutamakan pengisian BBM kedalam jerigen
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top