yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Konsep Smart City, Kota Binjai Utus 3 GM Ikuti TOT C- Gen 2017 di Bandung
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
BANDUNG - Metrolangkat.com Peserta TOT (Training Of Trainer) C- Gen 2017 diabadikan bersama.(by) Pemko Binjai mengutus tiga generasi...


BANDUNG - Metrolangkat.com

Peserta TOT (Training Of Trainer) C- Gen 2017 diabadikan bersama.(by)
Pemko Binjai mengutus tiga generasi muda dari berbagai profesi, diantaranya Bayu Dian Aditama (Jurnalis), Latifah Hanim Lubis (Psikolog), Cut Mutia Fahira (Komunitas Turun Tangan Binjai) untuk hadir mengikuti pelatihan TOT (Training Of Trainer) C- Gen 2017 berlangsung mulai tanggal 8 sampai 11 Juni 2017 di Villa Pleasant Hill, Lembang-Bandung, Kamis (8/6/2017) sore.

Panitia pelaksana, Tika Rustika, dalam kata sambutannya mengatakan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini demi menyamakan persepsi bersama guna membangun gerakan C-Gen serentak di seluruh tanah air. Kedepan, diharapkan Tika seluruh peserta yang telah mengikuti TOT dapat saling bersinergis membuat projek yang berhubungan dengan smart city.

" C Gen merupakan suatu wadah dari seluruh anak muda kreatif yang diharapkan mampu melahirkan talenta muda kreatif untuk menjadikan kota yang smart city, khususnya smart people, " ujarnya.

Sementara itu, Pembina C-Gen, Prof. Suhono Harso Supangkat mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, khususnya Kota Binjai yang sudah bersedia hadir dan berpartisipasi mengikuti kegiatan TOT.

" Saya sangat bahagia sekali atas kehadirannya dan saya makin optimis kita bersama sama dapat membangun era baru, tantangan jaman yang makin moderen. Semoga setelah mengikuti acara ini kita tidak.lagi hanya menjadi bagian penonton namun juga harus sebagai inisiator.

Supaya dapat menghadapi berbagai persoalan ditengah masyarakat seperti kesenjangan sosial dan lain sebagainya, " ucapnya.

Lebih lanjut, kata Prof. Suhono, TOT ini digelar dalam rangka menjadikan peserta sebagai pionir guna menjalankan pengembangan kretifitas generasi muda.

" Kota cerdas tidak cukup hanya dengan aplikasi ataupun comand center, namun juga harus mempersiapkan SDM yang smart dan berkualitas sesuai tuntutan jaman, sehingga membangun kesejahteraan tidak harus tergantung dari aplikasi, " ujarnya.

Untuk itu, sebagai generasi smart, sudah harus mulai merencanakan membangun smart people berdasarkan kemampuan. Lalu, secara bersama-sama antar kota saling berkolaburasi menciptakan kecerdasan masyarakat sesuai kreatifitas sehingga dapat saling bersinergi.

" Jadi kalau anda dapat mengelola 3 orang, maka kedepan akan dapat  mengelola 30 orang dan tidak mustahil kedepan akan mampu mengelola 300 orang, begitu seterusnya, " timpalnya.(By)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top