yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Resmi Jadikan PDI-P Perahu Politik Maju Cabup Langkat : l Abdul Karim Kembalikan Formulir Ke PDI-P Kenakan Seragam ASN
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Balon Bupati Langkat Abdul Karim saat mengembalikan Formulir pendaftaran kekantor DPC PDI Perjuangan diterima Ketua DPC-PDIP Langkat Ralin...
Balon Bupati Langkat Abdul Karim saat mengembalikan Formulir pendaftaran kekantor DPC PDI Perjuangan diterima Ketua DPC-PDIP Langkat Ralin Sinulingga.(gus)

Stabat –News Metrolangkat.com

Asisten I Bidang Adminstrasi Tata Pemerintahan, Drs Abd.Karim MAP, resmi menjadikan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) sebagai salah satu perahu untuk maju sebagai bakal calon Bupati/Wakil Bupati Langkat, priode 2018-2013.

 Dari pengamatan METRO LANGKAT, Abdul Karim datang ke Kantor DPC PDI-P sekitar pukul 13.45 Wib dan langsung diterima Ketua DPC PDI-P Ralin Sinunlingga, untuk mengembalikan formulir pendaftaran. Dengan mengembalikan formulir terserbut, artinya Abd.Karim MAP, resmi menjadikan partai berlambang  kepala banteng bermoncong putih itu sebagai kendaraan politiknya untuk maju menjadi peserta pada Pilkada Bupati/Wakil Bupati Langkat.

 Dilihat sepintas, kehadiran Asisten I Bidang Administrasi Tata Pemerintahan ke kantor PDI-P itu tidak ada yang aneh dan wajar. Sebab, untuk priode Pilkada Bupati/Wakil Bupati Langkat yang tidak lama lagi akan berlangsung, banyak tokoh masyarakat, pengusaha dan beberapa Pegawai Negeri Sipil, sudah berani ‘unjuk gigi’ untuk menjadi orang nomor 1 atau no 2 di Kabupaten Langkat. 

Apalagi, Bupati Langkat ‘kharismatik’, H.Ngogesa Sitepu SH yang sudah memimpin Bumi Bertuah ini selama 2 priode, dalam hitungan bulan akan mengakhiri masa jabatannya. Namun, jika diamati lebih seksama, kehadiran Abd.Karim ke Kantor PDI-P untuk mengembalikan formulir pendaftaran sebagai balon pemimpin daerah Kab.Langkat, sedikit mencolok. Sebab, selain masih jam dinas, pria berkumis itu juga masih menggunakan seragam resmi kebesaran PNS beserta atribut. 

 Tak diarak atau didampingi pendukung, Abd Karim hanya datang berdua dengan orang kepercayaan mengunakan mobil Panther. Sementara itu, Ketua DPC PDI-P Kabupaten Langkat, Ralin Sinulingga, saat dikonfirmasi masalah seragam/atribut PNS yang digunakan Adb.Karim saat mengembalikan formulir untuk diusung menjadi pemimpin daerah Langkat, mengatakan bukan kewenangannya untuk menulai azas kepatutan balon yang diusung partainya itu.

 “Yah, namanya tamu. Kita sebagai tuan rumah hanya menyambut tamu dengan baik dan ramah. Masalah penggunaan seragam PNS/atribut atau menggunakan fasilitas negara saat dia (Abd.Karim-Red) datang, kita tidak bisa melarang. Mungkin yang bisa menjelaskannya tentang azas kepatutan penggunaan seragam/atribut dan fasilirtas negara itu ya, Bupati Langkat,” ujar Ralin ramah, kepada Metro Langkat, melalui ponselnya, Selasa (23/5).

 Terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Langkat, dr.H.Indra Salahuddin, M.Kes.MM, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat ke ponselnya mengenai pengenaan seragam/atribut PNS dan fasilitas yang diduga digunakan Drs.Absul Karim MAP, saat mengembalikan formulir pencalonannya ke Kantor PDI-P, Selasa (23/5), hingga berita ini dicetak tidak kunjung menjawab.

 Padahal, jawaban seorang Sekda sangat dibutuhkan agar masyarakat lebih mengerti dan memahami  mengenai boleh/tidaknya penggunaan seragam/atribut atau fasilitas negara lainnya ke Kantor Partai Politik saat maju dicalonkan menjadi pemimpin daerah.

Demikian juga dengan Drs.Abd.Karim MAP, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat yang dikirimkan media ini ke ponselnya, tidak kunjung membalas. 

 Dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia ,Nomor 53 Tahun 2010, Tentang Disiplin Pegawan Negeri Sipil dalam BAB II mengenai Kewajiban dan Larangan Pasal IV, butir ke 5, menyebutkan bahwa PNS dilarang memiliki, menjual, membeli, menggadaikan, menyewakan, atau meminjamkan barang-barang baik bergerak atau tidak bergerak, dokumen atau surat berharga milik negara secara tidak sah.

 Sedangkan dalam butir ke 6 Pasal IV tersebut menyebutkan, Seorang PNS dilarang melakukan kegiatan bersama dengan atasan, teman sejawat, bawahan, atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya dengan tujuan untuk keuntungan pribadi, golongan, atau pihak lain, yang secara langsung atau tidak langsung merugikan negara.

 Nah, apakah Drs.Abd.Karim saat datang mengembalikan formulir pengajuan pencalonan ke Kantor PDI-P untuk maju penjadi pemimpin di Kab.Langkat dengan mengenakan seragam/atribut PNS pada saat jam kerja tidak melanggar aturan? Semuanya masyarakat yang menilainya.(Red)

 Keterangan photo : Abd Karim saat mengembalikan formulir pendaftaran dengan seragam lengkap diterima Ketua DPC PDI Kab Langkat Ralin Sinulingga

Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top