yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Lanjutan Bhakti Sosial TNI- RSU Putri Bidadari : PULUHAN MASYARAKAT LANGKAT KEMBALI MELIHAT
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
                                                 Warga yang akan menjalni operasi katarak Stabat – News Metrolangkat.com RSU Putri B...

                                                 Warga yang akan menjalni operasi katarak

Stabat – News Metrolangkat.com

RSU Putri Bidadari bekerjasama dengan TNI menindak lanjuti kegiatan Bakti Sosial yang digelar pada Kamis (04/05) yang lalu melanjutkan dengan Operasi Katarak yang digelar Minggu (07/05) dimulai pukul 08.00 WIB hingga usai.

Pada saat kegiatan Bakti Sosial yang lalu di Lapangan Tribun Stabat saat Upacara Penutupan TMMD Ke-98 digelar, ada sekitar 98 orang pasien yang merupakan pasien non operasi dan 74 orang pasien yang akan di operasi Katarak di RSU Putri Bidadari Langkat yang totalnya sebanyak 172 orang pasien.



Dan pada hari Minggu (07/05), RSU Putri Bidadari Langkat bersama TNI melaksanakan operasi Katarak dimaksud. H.Firmansyah, SE MARS selaku Direktur Utama PT Bidadari Medikal Nusantara menyampaikan merasa senang dapat membantu puluhan masyarakat Langkat dan sekitarnya dapat melihat kembali indahnya dunia.



Pada saat itu pula hadir Mayor S.H Tanjung dimana dalam kegiatan ini, yang memiliki ide adalah TNI dan RSU Putri Bidadari Langkat sebagai pelaksana. Pada saat operasi berjalan puluhan masyarakat Langkat datang langsung ke RSU Putri Bidadari untuk melakukan operasi katarak pada matanya.



Disela-sela pelaksanaan Operasi, H.Firmansyah, SE MARS bersama Mayor S.H Tanjung melakukan bincang-bincang dengan beberapa pasien yang baru selesai melakukan operasi katarak.  Seorang Ibu yang menetap di Hinai setelah operasi mengaku bahwa informasi didapat dari pak Camat Hinai dan salah seorang bapak yang tinggal di desa Teluk Kecamatan Secanggang juga mendapat dari kepala desa nya untuk berobat memeriksakan matanya di RSU Putri Bidadari untuk dilakukan operasi katarak.

Dalam kegiatan operasi mata tersebut, ada hal yang menarik, ketika ada seorang anak perempuan yang tidak dapat melihat sejak lahir, anak perempuan itu bernama Sarmila Astina, selama 15 tahun lamanya dalam keadaan tidak bisa melihat secara jelas.

Sarmila (15) merupakan salah satu pasien yang mengikuti operasi katarak di RSU Putri Bidadari Langkat. Dia tinggal di jalan Mesjid Sidomulyo Stabat yang merupakan anak kedua dari tiga bersaudara dan masih duduk di bangku SMP kelas dua di MTS Al Hidayah Stabat. Sarmila merupakan anak dari pasangan Aswin dan Kartini Siregar yang bekerja berjualan es kelapa di lapangan Tribun Stabat.

Ketika diwawancarai Metro langkat di kediaman mereka di desa Sidomulyo, Orang tua dari Sarmila Astina merasa senang, “Saya senang, bahagia sekali, In Shaa Allah sembuh”, harap ayahnya dengan terharu. “Anak kami sempat dibawa ke puskesmas, tapi tidak mengalami kesembuhan, malah berair matanya”, ucap sang ibu mengenang.

Informasi bahwa RSU Putri Bidadari yang bekerjasama dengan TNI melakukan pengobatan dan operasi katarak pada saat acara penutupan TMMD digelar pada Kamis yang lalu, “Ketika kami sedang berjualan di lapangan Tribun Stabat, pas jualan, kami dapat informasi dari tentara bahwa ada pengobatan mata gratis pada acara TMMD. Kamipun mendatangi Posko RSU Putri Bidadari Langkat dan mendaftar sore kali sekitar pukul 16.00 WIB lah”, jelas sang ayah kepada Metro Langkat.

Kedua orang tua memuji bahwa “RSU Putri Bidadari Langkat bagus pelayanannya, sambutannya puas, mereka betul-betul hormat dan ramah kepada pasien, ditambah lagi kebersihannya Oke, ruang tunggunya nyaman, ”, ucapnya. “Gak mungkin doctor sembarangan karena ada TNI disitukan”, pikirnya ketika itu.



“Baru kali ini kami dapat penyambutan yang bagus dan nyaman” ujarnya. Saat itu pula orang tua Sarmila mengucapkan rasa terima kasih kepada H.Firmansyah, SE MARS selaku Direktur Utama PT Bidadari Medikal Nusantara melalui via seluler yang disambungkan Metro Langkat. (Gus)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top