yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Rapat Bersama Menkeu : Rudi Hartono Bangun : Kepemilikan Asing Dalam Perusahaan Asuransi Harus Dibatasi
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
H Rudi Hartono Bangun SE bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani.(ist) Jakarta- News Metrolangkat.com Pemerintah dan Komisi XI DPR kembali...
H Rudi Hartono Bangun SE bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani.(ist)


Jakarta- News Metrolangkat.com

Pemerintah dan Komisi XI DPR kembali membahas masalah kepemilikan asing dalam perusahaan asuransi. Sebabnya, berdasarkan aturan awal perusahaan asuransi hanya boleh memberi porsi kepemilikan asing maksimal 80 persen.


H. Rudi Hartono Bangun SE, MAF Anggota DPR RI Komisi XI Politisi Demokrat  asal  Sumatera Utara dalam rapat dengar pendapat dengan Menteri Keuangan  Sri Mulyani Indrawati  Senin (17/4)  mengatakan, Industri atau perusahaan asuransi lokal di Indonesia  harus dikuatkan dan didorong agar kuat.


Untuk itu butuh sentuhan modal seperti yang dilakukan Presiden dengan memberikan penyertaan modal kepada BUMN untuk membangun jalan Tol. Sehingga jalan tol tersebut milik Negara.” Ujar Rudi.


Coba Bu Sri pikirkan, bisnis Asuransi adalah bisnis yang menguntungkan dimana seluruh nasabah pasti membayar cas untuk membeli polis asuransi. Kemudian uang rakyat yang membeli  polis asuransi tersebut adalah uang rakyat Indonesia yang membeli polis di perusahaan asuransi lokal.


Tentunya uang tersebut mengendap diperusahan asuransi tersebut.  Coba bayangkan lagi jika nasabah rakyat Indonesia membeli polis di asuransi asing. Tentunya uang tersebut akan masuk ke Negara mereka, jadi akhirnya dana bersumber dari uang rakyat Indonesia banyak lari ke Luar Negeri. Dan uang tersebut diputar untuk kepentingan Negara mereka.


Saya meminta bu menteri agar merubah  pola pikir dalan pembahasan perpu untuk kepemilikan asing diperusahaan asuransi yang sudah 80 % dimiliki Negara asing.  Fundamental perusahaan asuransi lokal harus kita perkuat agar tidak terjadi pelarian uang rakyat Indonesia ke luar negeri.


Karena sekarang porsi kepemilikan asing di perusahaan asuransi sudah  melebihi 80 %. Lanjut Rudi, seraya mengingatkan   Agar PP Nomor 63 dalam pasal 10 A harus dirubah dengan mengembalikan batas modal kepemilikan asing ke 80 % atau dibawah 80 %.


Ke depan agar didorong kepemilikan  oleh perusahaan asuransi lokal, dengan begitu modal local bisa meningkat sehingga modal milik asing bisa turun. Dalam hal ini kepentingan Negara Indonesia dan rakyat Indonesia harus tetap terjaga,” harap Rudi.


Rapat dengar  pendapat Komisi XI DPRRI  dengan Menteri Keuangan RI juga dihadiri Dewan Komisaris LPS dan eksekutif LPS . (Yg/ril)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top