yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Iba, Walikota Bantu Pengobatan Bayi Hidrocypalus Ke Penang
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Elly mengendong cucunya.(mail) Binjai- News Metrolangkat.com Peringatan Hari Kartini ke 138 di Kota Binjai Tahun 2017, mengusung tem...
Elly mengendong cucunya.(mail)


Binjai- News Metrolangkat.com

Peringatan Hari Kartini ke 138 di Kota Binjai Tahun 2017, mengusung tema "Dengan semangat Kartini kita tingkatkan kualitas dan kreatifitas perempuan dalam mendukung Binjai Smart City, dilaksanakan di Pendopo Umar Baki, Jalan Veteran, Kecamatan Binjai Kota, Selasa (25/04).

Pada hari Kartni ini juga di adakan lomba pidato,lomba membuat makanan dan minumna dari bahan dasar bangkoang, dan lomba wanita cerdas kartini serta pemeriksaan dan pengobatan  inspeksi visual dengan asam asetat (IVA) secara Gratis.

Ketua panitia pelaksana Erny Mahfullah dalam laporanya menyampaikan bahwasannya  tujuan dari kegiatan hari Kartini yang ke 138 ini untuk mengenang jasa dan mengargai perjuangan perempuan.

Erny juga mengucapkan terimakasih kepda seluruh donatur yang telah membantu kegiatan peringatan hari kartini ini sehingga dapat terlaksana dengan lancar dan penuh hikmad.

Walikota Binjai H.M Idaham dalam sambutanya mengatakan perempuan merupakan tokoh sentral yang memiliki peran luar biasa dalam membentuk karakter bangsa. Perempuan harus mampu menjadi sosok pejuang, serta menempatkan diri sebagai pendamping suami dan contoh teladan bagi anak.

"Dengan demikian dapat mengantisipasi pengaruh negatif sehingga anak tumbuh dengan baik, serta akan lahir Kartini masa depan, agar Kota Binjai kedepan semakin berkualitas,"  ucap Ketua TP PKK Kota Binjai, Lisa Andriani M Idaham.
H.M Idaham

Lebih lanjut ia mengatakan, tema peringatan hari Kartini tahun ini dikaitkan dengan smart city guna mendukung program Pemerintah dalam menunjang pemberdayaan ekonomi. Wanita harus mampu menjadi motor penggerak dalam mengawal pembangunan.

"Kita semua berharap peringatan Kartini menjadi momentum kebangkitan wanita memberikan yang terbaik bagi kemajuan Binjai, khususnya ikut membantu program Pemko Binjai menjadikan Binjai Smart City. Semoga perjuangan Kartini dapat terus menjadi motivasi bagi kaum perempuan Kota Binjai," harap Lisa.

Walikota Binjai, HM Idaham, pada kesempatan itu juga  mengatakan, perjuangan Kartini dalam memperjuangkan emansipasi persamaan hak antara kaum pria dan wanita, kini telah nyata dapat dirasakan, terbukti saat ini di Pemko Binjai sebanyak 50 persen Kepala dinas dijabat oleh kaum wanita.

Berkat perjuangan Kartini kini perempuan Indonesia memiliki hak yang sama dengan pria, yang telah diatur dalam konstitusi negara Republik Indonesia, yang dituangkan dalam Undang-undang.

Perkembangan zaman tidak hanya sebatas hak antara wanita dan pria, namun lebih kepada perkembangan ilmu dan teknologi, persaingan global ekonomi, membuat kaum perempuan Indonesia harus cerdas.

"Namun hendaknya wanita tidak melupakan kodratnya sebagai seorang ibu, yang harus membimbing anaknya, sehingga melahirkan generasi muda berkualitas. Terlebih saat ini peredaran narkoba kian marak, peran ibu sangat dibutuhkan. Persamaan gender sudah selesai, sekarang kita harus bekerjasama, bahu-membahu memberantas peredaran narkoba," tegas Walikota.

Dikesempatan itu Walikota turut mengajak kepada para pemangku kepentingan, serta seluruh organisasi wanita untuk bersinergi dengan BNNK membuat satu metode, bagaimana cara menjaga keluarga agar terhindar dari narkoba.

Diakhir kegiatan peringatah hari Kartini ke 138 tiba-tiba seorang Ibu bernama Elly (44), datang menggendong seorang bayi yang berusia 11 bulan yang mengalami penyakit Hidrocephalus kehadapan Walikota Binjai.

Bayi tersebut bernama Gilang Aditya warga jalan Sawi, Lingkungan l Payaroba, Binjai Barat, Anak dari pasangan Boyak (24) dan Mulyani (22), berada di gendongan Neneknya, Elly (44), bayi tersebut terus menangis sehingga membuat sang Nenek serta Ibunya juga ikut meneteskan airmata.

Elly sang nenek dengan berlinang air mata sambil mengendong Gilang dihadapan Walikota meminta Walikota membantu biaya pengobatan Gilang, melihat hal itu para tamu undangan juga bersedih menetaskan air mata.

Elly sang Nenek menceritakan, Gilang sudah menderita Hidrocephalus sejak kecil. Bahkan, sudah dua kali dipasang selang. Meski sudah dilakukan upaya medis, Gilang pun tak kunjung sembuh.

 "Setiap malam tidak bisa diam, selalu menangis. Saya berharap, cucu saya ini sembuh. Seperti anak-anak normal lainnya," katanya.

Saya sangat berharap cucu saya sembuh, dan Alhamdulillah tadi setelah jumpa Bapak Walikota Binjai, beliau berjanji akan membantu mengobati cucu saya," harap Elly sambil terus menggendog cucunya

Elly juga mengatakan bahwa selama ini dirinya beserta anak dan menantunya terus berusaha mengobati cucunya agar bisa sembuh dari penyakit yang di deritanya.

"Kalau ke rumah sakit kami pernah membawa Gilang Aditya ke rumah Sakit Adam Malik dan Sari Mutiara. Dari semua Dokter yang memeriksanya, cucu saya positif di vonis Dokter menderita penyakit Hidrocephallus," ungkapnya

Mendengar apa yang diminta nenek Gilang, H M Idaham SH. MSi mengatakan akan membantu pengobatan gilang ke pineng Malaysia. " Doa kan ini semua karna Allah," ungkap Walikota Binjai. (Ism)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top