yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Eks TNI Aniaya Jukir Br Regar, Ditendang, Diludahi, Dimaki-Maki
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Beru Regar Jukir yang dianiaya Eks TNI Pangkalan Susu- News Metrolangkat.com Tindakan brutal dilakukan seorang pria yang dikenal sebag...
Beru Regar Jukir yang dianiaya Eks TNI


Pangkalan Susu- News Metrolangkat.com

Tindakan brutal dilakukan seorang pria yang dikenal sebagai mantan (Eks) TNI-AD terhadap seorang juru parkir (Jukir) dikawasan Pangkalan Susu. Sadisnya, juru parkir yang diperlakukan tak manusiawi tersebut adalah seorang perempuan.

Selain melakukan penganiayaan, oknum yang pernah mengabdikan dirinya dinegeri ini sebagai aparat penjaga kedaulatan NKRI,juga melakukan pemerasaan. Akibat penganiayaan yang diterimanya, korban harus menjalani perawatan medis. Setelah itu, korban lantas membuat laporan pengaduan ke Polsek Pangkalan Susu guna mendapatkan keadilan.  

Keterangan yang dikumpulkan Metro Langkat menyebutkan, peristiwa berawal dari kedatangan pelaku Minggu (16/4) lalu. Waktu itu, pelaku menemui ibu satu anak ini diareal parkir, tepatnya di Jl Sandang Pangan, samping Bank Sumut Pangkalan Susu.

Kehadiran pelaku untuk meminta uang sebesar Rp 50.000 kepada korban, namun permintaan pelaku tidak ditangapi oleh korban. Keesokan harinya, Senin (17/4) dengan mengendarai sepeda motor (sepmot) honda Vario 125 berwarna hitam, pelaku kembali mendatangi korban ke areal parkiran tersebut.


Setibanya di TKP, pelaku yang berdomisili di Pangkalan Susu tersebut, meminta uang sebesar Rp 200.000. Lagi-lagi  permintaan pelaku tidak dihiraukan oleh ibu rumah tangga (IRT) tersebut.

Karena keinginannya tak dituruti, pelaku langsung naik darah. Dengan penuh emosi pelaku mengancam mengambil ahli parkiran yang kini dijaga korban. "Pelaku memaksa korban agar memberikan uang sebesar Rp 200.000. Apabila tidak bersedia memberikan permintaannya, pelaku akan menghabisi nyawa korban.

“ Katanya kalau aku tidak mau memberikan dia uang sebesar dua ratus ribu, nyawaku terancam dibuatnya, ," ungkap korban. Ternyata ancaman pelaku tak main-main. Rabu (19/4) sekira pukul 11:10 Wib, pelaku kembali mendatangi‎ korban dilokasi areal parkir untuk meminta uang.

"Dengan lantang layaknya premanisme, tanpa basa-basi pelaku langsung meludahi wajah  korban hingga berulangkali. Tak sampai disitu, pelaku juga menganiaya korban dengan menendang pinggangnya.” Gitu dia datang, langsung maki-maki aku, wajahku diludahi, setelah itu pingangku ditendangnya, “ ujar korban mengaku masih merasakan sakit dibagian pingangnya.


Tak terima atas perlakuan yang dialami, korban langsung pergi mendatangi kantor Polisi setelah sebelumnya mendapatkan perobatan medis.  Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila, Kecamatan Pangkalan Susu, Syaiful Amri menyesalkan terjadinya kasus penganiayaan dan dugaan pemerasan dilakukan eks (mantan) TNI tersebut.


Perbuatan keji dilakukan oleh pelaku ID terhadap seorang ibu rumah tangga (IRT) ini, tak sepatutnya terjadi.  Pasalnya, korban merupakan seorang ibu rumah tangga yang mencari nafkah untuk menghidupi anaknya dari menjadi tukang parkir

"‎Kita prihatin atas insiden ini, dikarenakan korban seorang wanita yang bekerja sebagai juru parkir (jukir) di kota Pangkalan Susu, selain dianiaya juga korban hampir menjadi korban pemerasan pelaku," tegas Syaiful Amri yang akrab dipangil Wak Yong.


Wak Yong yang juga menjabat ketua Bidang Infokom Majelis Pimpinan Cabang (MPC), Pemuda Pancasila, Kabupaten Langkat,‎ meminta kepada kepolisian sektor Pangkalan Susu, agar menindaklanjuti pengaduan korban penganiayaan dan dugaan pemerasan dilakukan pelaku tersebut.


Terpisah Kapolsek Pangkalan Susu, AKP MI Saragih melalui Kanitres, Iptu Rinaldi Simamora SH, ketika ditemui diruang kerjanya, Rabu (19/4) membenarkan perihal seorang ibu rumah tangga (IRT) membuat pengaduan ke mapolsek Pangkalan Susu atas kasus penganiayaan.


Pengaduan korban atas perbuatan peng‎aniayaan dan dugaan pemerasan dilakukan oleh terlapor telah diterima di Sentra Pelayanan Kepolisian.  "Kini korban, Devi Reja Pahlevi Br Siregar telah diambil keterangannya, guna proses lebih ‎lanjut," kata Rinaldi Simamora, SH‎.


Lanjut ia, dari kejadian itu, hanya sebatas korban diambil keterangan dan saksi esok kita ambil keteranganya guna proses lebih lanjut. “ ketusnya. (jp)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top