Pria Bau Tanah Ini Rupanya BD Sabu,Tiap Hari 5 Gram SS Dijual

Saniman (kiri)pria bau tanah yang jadi BD Sabu2 bersama pasienya


Binjai Kota- News Metro Langkat.com

Pengedar narkoba di wilayah hukum polres Binjai, seolah-olah tidak ada matinya, selama bandarnya tidak diringkus polisi. Seperti di polsek Binjai, anggota Satreskrim Polsek Binjai menangkap Saniman (55), pengedar narkoba jenis sabu yang tinggal di Jalan Beringin, Kelurahan Jati Utomo, Binjai Utara, Selasa (14/3) sekitar pukul 22.00 wib.

Selain Saniman, polisi juga menangkap Yudi Arsoyo (38) dan Arno Vidia alias Pipit (35) warga Dusun 5, Desa Tandam Hulu 1, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang, yang juga kaki tangan Saniman.
Awalnya, polisi menangkap Yudi dan Pipit di Pasar 4 Tandam, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang, usai membeli narkoba dari Saniman.


Usai diringkus polisi dengan barang bukti sabu yang dibeli seharga Rp 200 ribu, keduanya mengaku membeli dari Saniman. "Kami beli dari pengedar sabu bernama Saniman," ujar Yudi kepada polisi.

Tidak mau target mereka 'lepas', polisi langsung menuju ke rumah Saniman. Hasilnya, dari tangan pria kurus itu, polisi mengamankan sabu sebanyak 4 paket dan 18 plastik klip kosong, untuk membagi sabu. "Aku sudah 3 bulan menjadi pengedar narkoba," kata Saniman.

Selama itu, dia mendapatkan barang haram itu dari Mohan alias Kebo yang tinggal di Jalan MT Sutoyo, Gang Bombai, Kelurahan Tanjung Jati, Binjai Barat. "Aku dapat narkoba ini dari si Kebo," ujar Saniman saat diperiksa penyidik.

Masih katanya, dia dan Kebo masih tergolong saudara, karena sepupu istrinya. "Aku saudara sama dia (Kebo), mertua si Kebo itu saudara sama mertua saya. Aku tahu dia juga bandar narkoba di Binjai," kata Saniman.

Sebelum diringkus polisi, setiap hari dia mengaku bisa menjual minimal 5 gram sabu. Setiap transaksi narkoba dengan Kebo, mereka bertemu di depan sebuah warnet yang tidak jauh dari rumah Kebo.
"Pertama kali aku edarkan sabu, aku jumpa sama Kebo. Selanjutnya, aku selalu bertemu dengan anggota Kebo, nggak tahu aku siapa namanya," jelas Saniman.

Kapolsek Binjai AKP Arnawati menyebutkan saat ini mereka masih memeriksa para pelaku. "Kita ingin ketahui darimana asal narkoba yang didapatkan pelaku. Kita sudah kantongi nama bandar narkoba tempat mereka beli," ujarnya didampingi kanit reskrim Iptu N Nasution. ( yoga)

Baca Juga