yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Kasus PPDB Binjai 2016 diduga Jadi ATM : Pakai Jalur Sopir Dewan, Bangku Sekolah Dibandrol Rp.3-5 Juta
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Binjai- News Metro Langkat.comi   Saidi anggota DPRD Binjai yang namanya terseret dugaan korupsi Dunia pendidikan kota Binjai  ...



Binjai- News Metro Langkat.comi
 
Saidi anggota DPRD Binjai yang namanya terseret dugaan korupsi
Dunia pendidikan kota Binjai  di ambang kehancuran, pasalnya pelajar - pelajar yang seharusnya mendapat pendidikan yang berkualitas dari pendidiknya  malah di suguhi pendidikan  moral yang beraroma tidak sedap .

Ironisnya aroma pendidkan tidak sedap itu datang dari segelintir oknum dewan Binjai yang nakal. Pelajar seharusnya di didik untuk menjadi murid yang bermoral malah di ajarkan cara berbuat curang suap menyuap pakai uang sehingga pelajar yang notabene tidak bisa duduk  dibangku sekolah favorit di Binjai jadi bisa duduk dibangku sekolah favorit yang ia inginkan.  Istilah lamanya, semua urusan memakai uang tunai ( sumut ).

Beberapa orang tua di Binjai  " bete abis ". Pasalnya, walau NEM anaknya tinggi tapi tidak bisa masuk sekolah favorit. Di sisi lain anak  lain yang NEM nya lebih rendah atau sama  bisa masuk sekolah favorit  berkat permainnan jaringan mafia PPDB Binjai .

Seperti yang di beberkan seorang murid inisial IN, warga Kebun Lada , Binjai Utara kepada Metro Binjai, Minggu,(12/3) siang. Dikatakannya, dengan NEM nya yang rendah ia bisa masuk ke SMAN 2 Binjai." Mamak ku ngasih Rp 3 juta kepada seorang pria yang dulunya bekerja sebagai sopir  pak Sa anggota komisi C DPRD Binjai dari Partai Gerindra ,"ujar IN.

Dikatakanya , meskipun telah menyetor sebesar Rp  3 juta, proses dirinya bisa masuk di bangku kelas SMAN 2 Binjai terlambat hampir satu bulan. Pelajar lain telah masuk belajar di SMAN 2 Binjai ,  aku walau telah pakai baju SMA  belum bisa masuk juga. Kasihan lihat aku , orang tuaku meloby petinggi Binjai sambil  terus mendesak mantan sopir Sa tersebut. Akhirnya aku di bolehkan masuk ke belajar di SMAN 2 Binjai ,"ujar IN.

Karena sebulan lebih tidak mengikuti pelajaran, aku pun tertiggal jauh dari kawan-kawanku di SMAN 2 Binjai, . Aku jadi malas masuk sekolah, aku jadi sering di marahi guru kala itu.  Ketahuan sering bolos , aku pun di pindahkan  sekolah  di luar kota . Diluar kota pun aku tidak betah dan aku kini sekolah di sekolah swasta Tunas Pelita  Binjai ,"jelas IN dengan polos.

Menurut IN, saat ia berada di SMAN 2 Binjai, dalam satu kelas ada 4 orang murid yang masuk dari jalur mafia PPDB Binjai dengan tarip yang tidak sama alias bervariasi. Mulai dari Rp 3 juta sampai tarif Rp 5 juta.

Hal tersebut di atas merupakan indikasi dan proses kehancuran dunia pendidikan Binjai. Murid , inisial IN yang seharusnya diajarikan cara belajar yang sungguh-sungguh, disiplin malah harus berpindah-pindah sekolah hanya dalam tempo  setahun. Ini semua jelas  gara-gara mafia pendidikan.

Dan parahnya lagi kita tidak tahu apa yang akan terjadi kelak pada IN kedepannya akibat sering pindah-pindah sekolah. Terlkait hal tersebut diatas elemen masyarakat Binjai mengharapkan pihak DIR RESKRIMSUS TIPIKOR POLDASU segera tuntaskan kasus PPDB Binjai 2016 yang diduga keras melibat oknum-oknum DPRD Binjai , antara lain Wakil Ketua DPRD Binjai Tono, anggota komisi C DPRD Binjai Mtsh, F/Nasdem dan Saidi F/Gerindra.

Ketiga anggota dewan terhormat ini diduga telah menjalani pemeriksaan di Subdid III/Tipikor Dir Reskrimsus Poldasu. Kasus PPDB Binjai tahun 2016, sudah bergulir sejak September 2016 lalu , pihak penyidik telah memeriksa banyak kepala- kepala  sekolah SMAN di Binjai , namun sampai saat ini belum ada satupun dari mereka yang di tetapkan jadi  tersangka begitu juga dengan anggota dewan Binjai.

Keseriusan pihak  penyidik Tipikor Poldasu untuk membawa kasus ini ke meja persidangan  tidak semudah membalikkkan telapak tangan. Pasalnya   penyidik Poldasu tak berani gegabah dengan saksi-saksi yang mereka periksa yang nota-benenya merupakan anggota dewan yang terhormat.

Diduga pihak  penyidik Dir Reskrimsus Tipikor Poldasu dalam proses kasus ini mendapat intervensi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Lambatnya kinerja Dir Reskrimsus Tipikor Poldasu ini rencananya akan di laporkan warga Binjai ke Kapolri dengan harapan penyidik Tipikor Poldasu bekerja secara profesional tanpa ada tekanan dari banyak pihak yang menginginkan kasus ini di tutup atau di jadikan ATM.

Terkait terancamnya murid - murid sisipan tidak bisa mengikuti ujian nasional (UN) pada April 2016 mendatang  , Kadis Pendidikan Kota Binjai yang baru dilantik  Janu kepada Harian Metro Langkat Binja , Kamis,(9/3) siang, di halaman parkir kantor Pemko Binjai, mengatakan bahwa, dinas pendidikan kota Binjai tidak inginkan murid - murid jadi korban dari oknum - oknum yang tak bertanggung jawab.  

"Dinas tidak mau mengorbankan murid ,  semua murid yang ada akan ikut UN. Saat ini dinas sedang lakukan persiapan UN 2017 , dan bahas persoalan di PABA Binjai ,"terang Janu. Keterangan orang nomor satu di dinas pendidikan Binjai ini membawa angin segar bagi orang tua murid murid  yang diduga  anaknya  masuk lewat jalur mafia yang banyak bertebaran  dibangku-bangku sekolah negeri di Binjai.

Elemen masyarakat Binjai yakin dengan kinerja kadis P dan P Binjai yang sekarang  " Kami yakin dunia pendidikan Binjai akan kembali terangkat pimpin pak Janu ,"ujar warga.(OP)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top