yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: H,T. Khaidir Abdurrahman : Tahun 2017 Di Aceh Banyak Orang gila
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
H.T Khaidir Abdurahman Kualasimpang - Metro Tamiang Tokoh Masyarakat Aceh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR - RI) ...
H.T Khaidir Abdurahman

Kualasimpang - Metro Tamiang

Tokoh Masyarakat Aceh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR - RI) dari Komisi IX, H.T. Khaidir Abdurrahman, S.IP bersama Balai Besar Pewangasan Obat dan Makanan (POM) Banda Aceh melaksanakan acara Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE),  Minggu (26/03/2017), di Tribun belakang Kantor Bupati Aceh Tamiang - Karang Baru.

Sesuai dengan yang disampaikan oleh Panitia pada saat pembukaan acara, sebanyak 500 (lima ratus) orang undangan hadir dari berbagai Desa dalam 12 (dua belas) Kecamatan se-Kabupaten Aceh Tamiang.

Acara tersebut juga dihadiri dari berbagai kalangan, seperti Anggota Dewan Perwakilan Rakyak Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang dari Partai Gerindra Sugiono, dari Partai Aceh (PA) Miswanto, Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan, Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian, Dinas Kesehatan, Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Tamiang, Datok Penghulu/Kepala Desa, Pegiat Kesehatan, Tokoh Masyarakat dan Mahasiswa.

Acara Komunikasi, Informasi dan Edukasi bersama tokoh masyarakat Aceh H.T. Khaidir Abdurrahman, S.IP Anggota DPRI-RI dari Komisi IX, juga di isi dengan Pembacaan Ayat Suci Alqur'an, Menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Lantunan Selawat Nabi, Doorprize dan penutup diakhiri dengan Do'a.

Setelah sambutan Kepala Dinas Kabupaten Aceh Tamiang dr. M. Nur Fajri, M.Kes, Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) Banda Aceh Dra. Hj. Sjamsuliani, APT.,MM mengatakan, "Kegiatan kami pada hari ini bersama Anggota DPR-RI dari Komisi IX Tokoh Masyarakat Aceh H.T. Kahaidir Abdurrahman, S.IP adalah yang ke tiga kalinya," terangnya.

"Kami merupakan Institusi Fertikal. Adapun Kegiatan Balai POM Banda Aceh, untuk Mengawal dan sebagai Pengawasan, Perlindungan dari Obat, Kosmetik, dan Pangan sejak di produksi hingga sampai ke masyarakat. Produk - produk itu harus ada kemanfaatan mutu dan keamanan," ucap Dra. Hj. Sjamsuliani, APT.,MM.

Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Banda Aceh Dra. Hj. Sjamsuliani, APT.,MM menuturkan, "di Kabupaten Aceh Tamiang kami banyak menemukan jenis Kosmetik yang mengandung Mercuri. Kosmetik Ponds Palsu juga ada kami temukan," imbuhnya.

Sedangkan anggota DPR-RI Komisi IX, H.T. Khaidir Abdurrahman, S.IP menjelaskan, "di tahun 2017 Provinsi Aceh merupakan paling banyak orang Gila. Hal tersebut penyebabnya karena terjadi Konflik, dan adanya Bencana Alam Gempa Bumi dan Gelombang Tsunami tahun 2004 yang lalu," terangnya.

Oleh sebab itu, tokoh masyarakat Aceh inipun meminta kepada masyarakat Aceh Tamiang  khususnya kepada Datok Penghulu/Kepala Desa, agar di rencanakan Pendidikan kepada masyarakat yang ingin berumah tangga.

Selain itu, H.T. Khaidir Abdurrahman mengatakan, pada tahun 2018 akan diupayakan Badan POM ada di Kabupaten Aceh Tamiang. H.T. Khaidir Abdurrahman juga menjelaskan bahwasanya Pemerintah Republik Indonesia setiap tahunnya Devisit anggaran sebanyak Rp. 6 Triliyun.

"Untuk menjamin Kesehatan Rakyat Aceh, Pemerintah, di Aceh setiap tahunnya mengeluarkan dana untuk kesehatan sebesar Rp. 580 Milyar," ucap Anggota DPR-RI dari Komisi IX ini.

H.T. Khaidir Abdurrahman juga menjelaskan mengenai BPJS dan orang yang sakit jiwa. Ia mengatakan, di BPJS  perobatan tidak ada pakai Paket. Pengobatan melalui BPJS sampai sehat. Uang masyarakat yang membeli obat di luar rumah sakit wajib di bayarkan kembali," jelasnya.

H.T. Khaidir Abdurrahaman berpesan, kalau ada masyarakat yang Sakit Jiwa atau yang di Pasung, harus dilaporkan ke Puskesmas atau ke Dinas Kesehatan setempat," tutupnya. (Rotuah)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top