yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Pajak Tavip Membara,13 Ruko Gosong Dilalap Api
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Pajak Tavip  - News Metro Langkat Si jago merah membuat aktivitas berjualan pagi hari...


Pajak Tavip  - News Metro Langkat


Si jago merah membuat aktivitas berjualan pagi hari di Pajak Tavip Kota Binjai, mendadak heboh.

Hal itu  diakibatkan kebakaran hebat yang kembali membakar 13 ruko, kios dan rumah permanen di komplek Pajak Tavip Jalan Kapten Mahmud Ismail, Binjai Kota, Jumat (10/2) sekitar pukul 10.00 wib.

Walau tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, para pemilik rumah, ruko dan kios merugi miliaran rupiah akibat amukan sijago merah tersebut.

Informasinya, api diketahui berasal dari sebuah rumah yang terletak di belakang warung bakso samping Rumah Makan Agam Jaya.

Dikarenakan jarak rumah yang terbakar dengan toko sangat dekat, ditambah angin kencang serta banyaknya bahan yang mudah terbakar, membuat api cepat merembet ke rumah, kios dan ruko di sekelilingnya.

Pedagang dan para pembeli 'heboh' usai melihat kepulan asap hitam yang membumbung tinggi di langit Pajak Tavip.

Mereka berteriak kebakaran, membuat pedagang lain di lokasi bergegas mengeluarkan barang dagangan mereka dan mengeluarkan harta benda berharga miliknya.

Sebagian orang berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Informasi kebakaran itu pun sampai ke anggota pemadam kebakaran dan Ikatan Pedagang Pasar Binjai ( IPPB )
Mereka langsung menerjunkan 8 mobil pemadam ke lokasi.

 "Tadi apinya dari belakang ruko ini. Tiba-tiba api sudah besar dan asap hitam tebal langsung banyak," ujar pedagang.
Hanya 2 jam saja, api sudah bisa dipadamkan. Sementara, pemilik ruko dan kios kembali menyelamatkan barang-barang mereka.

Kapolres Binjai AKBP Mohamad Redra Salipu SIK M Si tampak terlihat di lokasi kebakaran. Mantan Kaden Gegana Brimob Polda Gorontalo itu menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan atas penyebab kebakaran itu.

"Saat ini, kami masih mencari penyebab kebakaran di labfor Polda Sumut," kata Kapolres yang murah senyum itu didampingi Kasat Reskrim AKP Ismawansa dan Kasatresnarkoba AKP Bambang Herianto Tarigan SH.

Tidak lama kemudian, tampak juga Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), HT Erry Nuradi bersama Walikota HM Idaham SH M Si meninjau lokasi kebakaran Pasar Tavip.

Gubernur mengimbau agar korban kebakaran dan masyarakat yang bermukim di padat penduduk untuk berhati-hati terhadap benda yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

“Musibah ini sebagai pelajaran bagi kita, terlebih di Pasar Tavip sudah berulang kali terjadi kebakaran. Karena itu, saya harapkan agar masyarakat lebih memperhatikan benda yang dapat memicu kebakaran, seperti listrik, kompor gas, dan tidak membakar sampah di sembarang tempat,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan T Erry, untuk wilayah Pasar Tavip dan pemukiman padat penduduk harus memiliki racun api.

“Jadi kalau ada kebakaran bisa diantisipasi dengan racun api yang sudah disiapkan,” sarannya.

Untuk bantuan, kata Erry, Pemko Binjai akan membuat posko penampungan korban.
“Nanti bangunan yang terbakar ini akan direhab. Pemko Binjai juga akan menyalurkan bantuan sembako,” ujar T Erry.

Di lokasi yang sama, Walikota Binjai HM Idaham SH MSi, saat mendapangi Gubsu mengatakan kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai miliaran rupiah.

“Kerugian besar karena banyak barang dagangan warga yang terbakar,” pungkas Walikota.
Kepala Pelaksana BPBD Binjai Ahmad Yani menyebutkan 13 bangunan yang terbakar itu diketahui milik Edi Tanzil, Daulat Sitepu, Tjan Saw Yuk, Nelly, Apuk, Salim, Elfiana Sinaga, Alai, Jhon Merry Sembiring dan Alex.

Selain petugas BPBD, kata Ahmad Yani, anggota Ikatan Pedagang Pasar Binjai (IPPB) juga turut membantu untuk memadamkan api.

"Petugas pemadam juga dibantu anggota IPPB. Sehingga, kami sangat terbantu. Kini, petugas masih memadamkan sisa api puing kebakaran," kata Ahmad Yani. ( rki )

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top