yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: DLH :Pengelolaan Limbah Toko Roti Royan dan CFC Belum Memenuhi Standart
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
DLH Tinjau saluran dranaise Toko Royan dan CFC Binjai, METRO BINJAI Warga Jalan Tamtama, Lingkungan IV, Kelurahan Satria, Kecamatan Bi...
DLH Tinjau saluran dranaise Toko Royan dan CFC


Binjai, METRO BINJAI

Warga Jalan Tamtama, Lingkungan IV, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota, mengeluhkan keberadaan genangan air di sepanjang badan jalan. Air menggenang akibat konsentrasi luapan limbah dari saluran drainase.

Selain menyebabkan terganggunya aktifitas lalu lalang warga, genangan air juga menimbulkan bau tidak sedap dan mengakibatkan air sumur warga menjadi kotor.

H Sutrisno (60), warga setempat, mengatakan, keberadaan genangan air di tempat itu sudah berlangsung sejak lebih dari tiga bulan lalu.

Menurutnya, keberadaan genangan air diduga disebabkan pembuangan limbah dari restoran cepat saji CFC dan toko roti Royan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota.

"Jelas saja air parit luber ke jalan. Sebab kapasitas parit di sini itu kecil. Hanya cukup untuk menampung limbah rumahtangga. Anehnya, restoran dan toko roti, tetap membuang limbahnya ke sini," terang Sutrisno, Senin (20/02).

Namun katanya, hingga kini belum ada tindakan dari instansi pemerintah terkait, meskipun kondisi itu sudah beberapa kali dilaporkan kepada Kepala Lingkungan IV, dan Lurah Satria.
"Sudah beberapa kali kita sampaikan masalah ini kepada lurah. Tapi sampai sekarang belum ada tanggapan," katanya.

Keluhan serupa juga diungkapkan, dr Darma Malem (50). Katanya bau dan genangan air akan menimbulkan gangguan kesehatan, hingga memicu kemarahan warga setempat.

Sebagai solusi, Darma berharap Kepala Lingkungan IV dan Lurah Satria, agar memberi teguran pengusaha restoran maupun pemilik toko kue terkait, dan meminta mereka mengalihkan pembuangan limbah ke saluran drainase di Jalan Sultan Hasanuddin.

"Sudah seharusnya Lurah dan Kepling memberi teguran. Sebab jika masalah ini terus dibiarkan, dikhawatirkan justru warga yang akan bertindak sendiri," tukasnya.

Pengelola gedung restoran cepat saji dan toko roti, Zen mengakui bahwa air limbah dari toko roti dan restoran cepat saji meluber ke jalan "Memang air itu dari unit usaha tersebut," katanya.

Dia mengatakan melubernya air limbah akibat bocornya pipa pembuangan air dan Biasanya air tersebut tidak meluber. "Saya janji pekan ini, air tidak lagi meluber," katanya.

Mahruzar Kepala Bidang Pengendalaian Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup kota Binjai mengatakan Pengolahan limbah Toko Roti Royan dan CFC di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Satria, Kecamatan Binjai Kota, dinilai belum memenuhi standar

"Menurut saya, pengendalian limbahnya belum maksimal," kata Kepala Bidang Pengendalaian Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup kota Binjai, Mahruzar.

Mahruzar mengatakan pengolahan limbah yang baik terdiri dari tiga bak penampungan. Bak pertama dibuat tertutup, selanjutnya limbah dialirkan ke bak kedua dengan kondisi air yang lebih jernih Dari bak kedua dialirkan lagi ke bak ketiga yang sudah terbuka.

“Di bak ketiga ini limbahnya sudah steril. Karena ikan dan tanaman seperti kangkung sudah bisa hidup," katanya saat meninjau pengolahan limbah toko roti tersebut.

Untuk pengolahan limbah Toko Roti Royan ini masih kurang baik. Sebab, lemak pada limbah masih ada dan dialirkan ke parit Kondisi ini diperparah dengan keadaan parit yang ditutup dan tersumbat. Sehingga limbah yang masih berbau ini meluber ke jalan.

Sambung Mahruzar, untuk persoalan ini harus ada perbaikan pengolahan limbah dan parit.Kalau pengolahan limbah sudah baik, tentu tidak akan menganggu warga. Sehingga parit yang ditutup bisa dibuka kembali dan lumpur yang menyumbat bisa disemprot agar aliran parit bisa lancar.

Mahruzar, pihaknya akan mengundang pihak terkait untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. “Kita jadwalkan untuk memanggil pengusaha Toko Roti Royan dan CFC serta pihak terkait di jajaran Pemko Binjai,” sebut Mahruzar.

Karyawan toko, Raju, mengaku siap melakukan pembenahan terhadap pengolahan limbah. “Kalau kami siap bang. Yang penting paritnya diperbaiki juga,” kata pria yang mengurusi audit perusahaan ini.(Ism)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top