yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Dituding Penyebab Bentrok Dilahan Garapan : Ketua DPD IPK Binjai Samsul Tarigan Bantah Angotanya Terlibat
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Binjai - News Metro Binjai Ketua DPD IPK KOta Binjai Samsul Tarigan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kot...


Binjai - News Metro Binjai
Ketua DPD IPK KOta Binjai Samsul Tarigan

Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kota Binjai, membantah keterlibatan anggota IPK dalam ketegangan antara masyarakat yang terjadi di atas lahan eks HGU PTPN 2, Kebun Sei Semayang, Kelurahan Tunggurono, Binjai Timur, kemarin.

Adanya informasi, oknum yang mengatasnamakan suruhan Samsul Tarigan, dibantah langsung oleh Samsul, sebagai ketua DPD IPK Kota Binjai. 


Dia akan memanggil oknum yang 'menjual' namanya tersebut. "Saya tidak ada menyuruh orang itu untuk melakukan tindakan yang nyaris berujung bentrok. Saya akan panggil mereka," kata Samsul Tarigan, Selasa (7/2) sekitar pukul 14.30 wib.


Bahkan, dihadapan Kapolres Binjai AKBP Mohamad Rendra Salipu SIK M Si, Samsul menyatakan dirinya tidak ada niat sama sekali, untuk mengelola lahan garapan yang diusahai kelompok tani yang diketuai Sawiwik tersebut.

Samsul juga sangat menyesalkan ungkapan warga, yang menyebut dirinya menginstruksikan orang untuk mencari uang, untuk membiayai pelantikan dirinya sebagai ketua DPD IPK Kota Binjai.

"Persoalan lahan masyarakat penggarap tidak ada urusannya dengan saya. Apalagi persoalan ini dikaitkan dengan pelantikan saya sebagai Ketua DPD IPK Kota Binjai. Sama sekali tidak ada kaitannya," Ujar Samsul.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Binjai H.M Idaham meminta kepada kelompok masyarakat untuk menahan diri, sampai pemerintah memberi kepastian atas lahan tersebut.

"Marilah berbagi. Ngapain kita meributkannya. Kita harus sama-sama untuk maju dan berkarya walau status lahan itu masih belum jelas," kata Walikota.

Kapolres Binjai AKBP Mohamad Redra Salipu SIK M Si mengatakan, persoalan yang terjadi di tengah masyarakat saat itu, masih mereka selidiki. Kepolisian juga sudah mengumpulkan keterangan dari masyarakat atas insiden yang mengatasnamakan organisasi.

"Kepolisian masih melakukan penyelidikan. Akan tetapi, saya menghimbau, agar kelompok yang bertikai untuk sama-sama menahan diri dan menjaga kekondusifan di Binjai," Seru Kapolres.

Pasalnya, pada saat kericuhan terjadi, kata Kapolres, polisi juga turut mengamankan beberapa buah senjata tajam jenis parang, kelewang dan tombak. "Namun, polisi belum mengetahui siapa pemiliknya. Kita masih mencaritahu," ungkapnya. ( rki )

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top