yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Warga Langkat Resah, Gepeng Muncul Dimana- Mana
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Salah seorang Gepeng dijalan lintas Stabat. LANGKAT - News Metro Langkat Warga di Kabupaten Langkat resah dan sangat tergangg...

Salah seorang Gepeng dijalan lintas Stabat.


LANGKAT - News Metro Langkat

Warga di Kabupaten Langkat resah dan sangat terganggu dengan para gelandangan dan pengemis (Gepeng).


Pasalnya, kehadiran gepeng bak seperti jamur tumbuh dimusim penghujan ini, begitu marak ditemui di kota "Berseri" Kabupaten Langkat ini.


Mayoritas para gelandangan dan pengemis dari warga luar daerah terus meningkat berhijrah, di Kabupaten Langkat.


"Mereka sudah keenakan mengkais rejeki dengan mengharapkan belas kasihan ‎orang untuk melanjuti kehidupannya," kata Yan Syahrin SE kepada kru koran ini, Sabtu (28/1)‎ di Pangkalan Brandan.


Lanjut mantan anggota DPRD Langkat dan Sumut tersebut, seharusnya Kakan Sosial tanggap menyikapi dengan semaraknya gelandang dan pengemis yang telah memadati wilayah Telukaru dan ibukota Kabupaten Langkat ini.


Kita berharap kepada Kakan Sosial, Langkat, agar membersihkan penyakit masyarakat (Pekat‎) ini terkesan dibiarkan sehingga ‎mewabah ke penjuru Kabupaten Langkat.


Pasalnya, kehadiran mereka (Gepeng-red) telah meresahkan ‎sehingga mengganggu kenyamanan bagi kalangan masyarakat khususnya di Kabupaten Langkat.


"Kita minta dewan pimpinan rakyat daerah (DPRD) Langkat menyikapi permasalahan ini untuk membuat Perda yang melarang memberi uang kepada Gepeng," pinta Yan Syahrin.

Ditempat terpisah, Marlon Pardede, parahnya lagi, sebelumnya salah seorang gelandangan ‎(orang gila-red) berjenis kelamin prempuan terlihat tanpa sehelai benang menutupi badannya.

Lanjutnya, beruntung salah seorang kaum hawa merupakan pejabat di Pemkab Langkat, melihat kondisi orang gila tersebut tanpa sehelai benang menutupi tubuhnya.

Melihat pemandangan tidak sedap dipandang itu, pejabat tadipun bergegas membeli pakaian dan memberinya seraya memakaikan pakaian kebadannya.


Padahal, orang gila tersebut berada disekitaran Jalinsum T.Amir Hamzah, namun pihak terkait Kakan Sosial Langkat, terkesan tidak perduli dengan kondisi para gelandang dan pengemis tersebut.

"Seharusnya Kakan Sosial Langkat, Rina Wahyuni Marpaung S.STP.M.AP, karena ganda JOB, sehingga program untuk memberantas Gepeng tidak terlaksana sama sekali," ujarnya.


Kakan Sosial Langkat, Rina Wahyuni ‎Marpaung, S.STP. M.AP, belum bisa memberikan komentarnya.

"Inikan diluar jam kerja dan kebetulan lagi dilokasi pesta. Mohon maaf dulu ya," kata Rina seraya mematikan handpon selularnya. (jp)


Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top