yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Ratusan Hektar Tanaman Padi Warga Terendam Banjir
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Sekolah terendam banjir Gebang- News Metro Langkat Hujan deras yang turun pada Kamis (12/1)...
Sekolah terendam banjir



Gebang- News Metro Langkat

Hujan deras yang turun pada Kamis (12/1) malam,  membuat ratusan rumah yang berada di Desa Paluh Manis Kec Gebang, terendam banjir dengan kedalaman sekitar 40 cm, Jumat (13/1)


Kondisi terparah terdapat di Dusun VI dengan kedalaman mencapai sekitar 70 cm, dan banjir merendam empat (4) dusun yang ada di Desa Paluh Manis Kec Gebang, diantaranya Dusun VI, V, VII dan Dusun VII, dengan ketinggian berpariasi mencapi 70 cm


Menurut warga sekitar,  hujan lebat yang turun dari Kamis malam membuat air meluap dan parit yang ada tidak mampu menampung curah air,  dan Jumat (13/1) sekitar jam 03.30 WIB, air mulai menggenangi pemukiman warga
Warga terpuruk di genangan banjir


"Air mulai naik sekitar jam 03.30 WIB, tingginya curah hujan diperparah dengan keadaan parit yang kecil, dan air kiriman dari bukit Siwangi bercampur lumpur,  langsung naik perlahan dan menggenangi pemukiman warga", ucap Kekal Abadi Sembiring (61) warga setempat kepada Metro Langkat


Akibat banjir ini, dirinya menambahkan mengalami gagal panen, dimana tanaman cabe miliknya sebanyak 6 rante, dan kacang panjang  sebanyak 5 rante terendam banjir, dimana dirinya mengalami kerugian hingga Rp 7 juta


Kepala Desa Paluh Manis Sabaruddin saat ditemui Metro Langkat mengatakan, peristiwa banjir ini sudah di sampaikan ke Dinas Sosial Kab Langkat,  dan tadi pagi Camat Gebang beserta Muspika sudah meninjau lokasi yang terkena dampak banjir ini


Data yang dikumpul di kantor desa,  ada sekitar 300 an rumah warga yang terendam banjir di Dusun  VI, V, VII dan Dusun VII,  dengan ketinggian air mencapai 30 cm hingga 70 cm, ada sekitar 800 ha tanaman padi yang terkena dampak banjir,  dan ratusan hektare lainnya berupa perkebunan kelapa sawit dan tanaman palawija lainnya


Desa kita merupakan langganan banjir, duduga kurangnya saluran air (gorong-gorong) yang ada, sebagai salah satu penyebabnya, dan ini sudah sering kita ajukan dalam Musrenbang Kecamatan, untuk mengganti gorong-gorong dengan membuat jembatan, karena lokasinya ada di jalan Lintas Sumatera Medan Banda Aceh", ucap Sabaruddin


Akibat banjir ini, Sekolah SD N 053990 serta Madrasah Iptidaiyah Paluh Manis yang berada di Desa Paluh Manis Kec Gebang, terpaksa meliburkan anak muridnya,  karena air masuk kedalam ruang kelas (ruang belajar),  dengan ketinggian air mencapai sekitar 20 cm


"Akibat banjir ini,  untuk sementara sekolah kita liburkan, dan anak murid kita sebanyak 130 siswa untuk sementara belum bisa belajar, karena air memenuhi ruang kelas dengan ketinggian mencapai sekitar 20 cm", ucap Safaruddin S.Pd selaku Kepala Sekolah Madrasah Iptidaiyah Paluh Manis


"Kita berharap Pemerintah dapat membangun jembatan pengganti gorong-gorong yang ada, karena minimnya saluran pembuangan air,  menyebabkan Desa kita menjadi langganan banjir setiap tahunnya
Banjir akibat hujan deras


Gorong-gorong yang ada di Desa Paluh Manis Kec Gebang hanya terdapat di dua titik, dengan volume diameter yang tidak besar, lokasinya berada di bawah jalan Lintas Sumatera,  tepatnya berada di Dusun IV dan Dusun VI Desa Paluh Manis Kec Gebang, sudah puluhan tahun tidak pernah di bongkar dan dilakukan perbaikan, sehingga tidak mampu manampung curah hujan dan debit air yang melimpah, sehingga menyebabkan banjir setiap tahunnya", ucap warga kepada Metro Langkat  (Budi)


About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top