yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Niat Selamatkan Anjing Mertua,Anggota TNI Tewas Terjatuh dari Tebing
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Anggota TNI yang tewas terjatuh dari atas tebing.( rki) SEI BINGAI - Metro Binjai Seorang anggota TNI dilaporkan tewas, sete...
Anggota TNI yang tewas terjatuh dari atas tebing.( rki)


SEI BINGAI - Metro Binjai

Seorang anggota TNI dilaporkan tewas, setelah jatuh dari tebing, di tepi Sungai Bingai, Dusun Namo Ukur Pekan, Desa Namo Ukur Selatan, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Kamis (26/1).

Korban tidak lain, Serda Wanson Pangaribuan (49), warga Pasar V, Desa Kwala Mencirim, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat, yang bertugas di Koramil 05/Salapian, Kodim 0203/Langkat.

Pria tersebut tewas dengan luka parah di kepala dan rusuk kanannya, akibat jatuh dari tebing curam setinggi 30 meter dan membentur bebatuan sungai, sesaat setelah menyelamatkan seekor anjing.

Informasi dihimpun, Jumat (27/1), peristiwa naas dialami ayah tiga anak itu bermula saat dia diminta saat mertua untuk mengambilkan anjing peliharaan yang jatuh dan terjepit pada sela tebing di tepi Sungai Bingai.

Menyadari hal itu, korban bergegas menuju lokasi tersebut, sembari mengambil seutas tali timba karet sepanjang tiga meter. Lantas korban mengikatkan tali tersebut pada tubuhnya dan batang pohon di tepian tebing.

Naas bagi korban. Sesaat setelah berhasil meraih dan mengambil anjing peliharaan mertuanya dari sela bebatuan, tiba-tiba tali timba karet yang dia gunakan sebagai alat pengaman, terputus.

Seketika itu, korban jatuh dari tebing dan menghantam batu cadas besar di dalam sungai. Akibat kejadian itu, korban tewas di tempat, setelah mengalami benturan dan luka serius pada kepala dan rusuknya.

Oleh warga sekitar, kejadian itu pun mereka laporkan ke Koramil 03/Sei Bingai dan Polsek Sei Bingai. Dari situ, jenazah korban segera dievakuasi dari dalam sungai, lalu dibawa menuju Puskesmas Namu Ukur Selatan, untuk divisum.

Bersamaan dengan itu, polisi turut mengumpulkan keterangan dari para saksi mata di lokasi kejadian, serta mengamankan barang bukti seutas tali timba putus yang masih terikat pada jenazah korban.

"Kejadian ini murni karena kelalaian korban. Apalagi tali timba yang dia gunakan sebagai alat pengaman, diduga telah lapuk," kata Kapolres Binjai, AKBP Mohamad Rendra Salipu SIK M Si, melalui Kasubbag Humas, AKP Lengkap Tarigan, Jumat (28/1).

Saat ini pun, sambungnya. Jenazah korban sudah dibawa ke rumahnya, untuk disemayamkan. Sebab pihak keluarga sudah menyatakan, tidak bersedia kasus itu diteruskan, dan menerima sebab kematian korban karena kecelakaan. ( rki )

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top