yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Mantan Penjaga Puskesmas Stabat Gugup Ditangkap Nyabu
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
A,i Bedot mantan penjaga Puskemas yang Gugup ditangkap Nyabu. Stabat- News Metro Langkat Satu persatu bandar kecil dan pemakai Na...

A,i Bedot mantan penjaga Puskemas yang Gugup ditangkap Nyabu.

Stabat- News Metro Langkat
Satu persatu bandar kecil dan pemakai Narkoba berhasil diringkus dan dikerangkeng di sel tahanan kepolisian.  Kamis (19/1/2017) dinihari Polisi berhasil menangkap dua pemakai paket hemat (Pahe) Sabu di Dusun I Desa pantai Gemi Stabat. Mereka adalah Amran alias A’am (37) warga setempat dan Mhd Hari alias A’i Bendot (29) warga Jalan Jendral A.Yani kampung Kruni.
Informasi dirangkum  dari Polsek Stabat menyebutkan, penangkapan kedua TSK atas laporan masyarakat yang ditembuskan intelijen kepada Katim Satreskrim polsek stabat Aiptu Herlink Sinaga. 
Bersama 4 anggotanya yakni Aiptu TR Pasaribu, Bripka Herdianto, Bripka Dodi F dan Bripka Jaka S, kelimanya bergerak menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dusun Famili.
Sesampai di TKP, kelima personil Satreskrim polsek stabat ini melakukan pengintaian. Alhasil 20 menit kemudian kedua TSK berhasil dijinakkan petugas, sedangkan rekan-rekan TSK yang sedang asyik bermain judi berhamburan menyelamatkan diri dengan terjun ke sungai pantai gemi.
Kapolsek Stabat AKP  Binsar Naibaho dikonfirmasi wartawan membenarkan perihal penangkapan terhadap 2 orang pelaku yang diduga sebagai penyalahgunaan Narkoba jenis Sabu.
 “Iya benar, anggota menangkap keduanya saat mengonsumsi Sabu, sekarang telah kita tahan untuk penyelidikan, penyidikan dan pengembangan lebih lanjut” Sebutnya.
Dari hasil penangkapan tersebut, diamankan barang bukti antara lain 1 bungkus rokok roko berisikan 9 paket hemat Sabu,  1 Unit Honda Suzuki Satria – F tanpa plat, 3 buah mancis, 1 buah Bong, Uang Rp 50,000, 1 buah Pipet, 2 buah kaca pirek.
Kabar diterima News Metro Langkat tersangka  A’i Bendot adalah mantan penjaga puskesmas Stabat, namun TSK dipecat oleh kepala puskesmas karena diduga terlibat berbagi kasus kehilangan di pusat kesehatan masyarakat 24 jam tersebut. (mopi)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top