yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Terkait 18 Personil BPBD Terlibat Narkoba : Ketua Komisi B DPRD Binjai Jonita A Bangun, : Jangan Ada Tebang Pilih Pemecatan
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Jonita Agina Bangun Binjai- News Metro Langkat          Ketua Komisi B DPRD Binjai Jonita Ag...
Jonita Agina Bangun


Binjai- News Metro Langkat
        
Ketua Komisi B DPRD Binjai Jonita Agina Bangun mengingatkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai untuk tidak “tebang pilih” dalam mengambil keputusan pemecatan, pasca hasil tes urine yang dilakukan Badan Nasional Narkotika (BNN) Kota Binjai terhadap 18 tenaga honorer  BPBD) Binjai pada 23 November 2016  lalu.

“BPBD Binjai jangan terlalu memaksakan kehendaknya melakukan eksekusi pemecatan sebelum adanya peringatan dan pembinaan terlebih dahulu, karena tindakan pemecatan itu, akan berdampak tidak baik terhadap kelangsungan hidup tenaga honorer tersebut, “ ujarnya via telepon dari Bangka Belitung Barat, Senin (5/12), menyikapi santernya indikasi pemecatan di kalangan tenaga honorer BPBD Binjai.

       
Berdasarkan info yang beredar, kata Jonita, BPBD Binjai akan memberhentikan (Pecat-red) 5 orang tenaga honorer  dari 18 orang yang dinyatakan positif pengguna narkoba. “Kalau mau melakukan pemecatan, harus dilaksanakan sesuai aturan, jangan hanya terhadap 5 orang saja,sedangkan 13 tenaga honor lainnya tidak. Ada apa dibalik ini. Kebijakan seperti  ini yang tidak kita terima,” tegasnya.
      
Komisi B DPRD Binjai inipun  mengingatkan, jika terjadi pemecatan terhadap 5 tenaga honorer BPBD, jangan diganti dengan yang lain, karena akan menyebabkan terjadinya masalah pidana nantinya. Bahkan penambahan tenaga honorer tersebut dinilai sudah over kapasitas, karena Kota Binjai hanya memeliki 5 kecamatan yang akhirnya akan menganggu APBD Kota Binjai, terang Jonita.
      
Terkait permasalahan ini, tambah Jonita, DPRD Binjai dalam waktu dekat akan memanggil kepala BPBD Binjai  Ahmad Yani untuk mempertanyakan sikap BPBD Binjai yang akan melakukan pemecatan terhadap 5 orang tenaga honorernya.

Sementara itu, Juli, salah satu keluarga tenaga honorer yang terancam dipecat mengaku terkejut mendengar kemanakannya akan diberhentikan. Kecurigaannya muncul ketika mendengar,”mengapa hanya 5 orang saja yang akan diberhentikan, sementara yang lainnya sama-sama terbukti pemakai narkoba tidak diberhentikan.

Bahkan kemanakannya bersama 2 orang rekannya setelah dites urine oleh BNN Kota Binjai langsung dikirim ke Polsek Binjai Barat selama satu malam. Keesokan harinya langsung dibawa ke tempat rehabilitasi Medan Plus di Stabat, padahal belum mendapat persetujuan dari keluarga.

Kasi Rehab BNN Kota Binjai Irvan ketika Dikonfirmasi , Senin kemarin  terkait hasil tes urine yang dilakukan terhadap personil BPBD Binjai mengaku semua hasilnya sudah diserhkan ke BPBD Binjai. Ada 20 tenaga honorer BPBD yang terbukti positif penguna narkoba. Hasil itu setelah pihaknya melakukan asesment, terang Irvan. (yg)

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top