yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Desa Namo Sialang Batang Serangan Catat Sejarah, Jadi Desa Pertama Anti Narkoba di Langkat
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Rasliadi Kades Namo Sialang, Ketua Umum Relawan Anrti Narkoba Salam komando dengan Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH Langkat- News ...
Rasliadi Kades Namo Sialang, Ketua Umum Relawan Anrti Narkoba
Salam komando dengan Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH

Langkat- News Metro Langkat

Desa Namo Sialang Kecamatan Batang Serangan Kabupaten Langkat telah mencacat sejarah. Untuk pertama kalinyadesa tersebut dinyatakan oleh Badan Nasional Narkotika (BNN) Kabupaten Langkat sebagai desa anti narkoba di Kabupaten Langkat. Gelar itu secara resmi dicanangkan oleh Kepala BNNK Langkat, AKBP H Ahmad Zaini, bersamaan dengan acara pelantikan pengurus Relawan Anti Narkoba Desa Namo Sialang, Kamis (01/12), di desa tersebut. 

Acara yang dihadiri oleh Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH, Ketua DPRD Langkat Terbit Rencana PA,SE, Kepala BNNK Langkat, H Ahmad Zaini, dan sejumlah pejabat lainnya berlangsung meriah. Tampak ratusan peserta  acara tidak kehilangan semangat meski sebelumnya telah turun hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Batang Serangan, khususnya di lokasi acara.

Suasana yang semarakinilah kemudian Bupati Ngogesa Sitepu dan Ketua DPRD Terbit Rencana ikut lebih bersemangat. Gelagat ini terlihat saat Bupati memberikan sambutannya berkali-kali memuji kehebatan desa tersebutyang telah mengalahkan ratusan desa lainnya di Langkat untuk pertama kalinya menjadi desa anti narkoba. “Saya acungkan duajempol,” katanya memuji.

Sebab bagi Ngogesa, barang narkotika sungguh berbahaya bagi siapapun yang menggunakannya. “ Narkoba ini bisa merusak kesehatan, keuangan, rumah tangga, bahkan keturunan dari sipengguna. “Hebat kalian telah menjadi relawan anti narkoba,” kata Ngogesa lagi.

Rasa bangga dan pujian juga disampaikan oleh Ketua DPRD Langkat, Terbit Rencana PA,SE. “Saya syor kali melihat acara ini. Memberantas narkoba bukan masalah gampang, tapi warga desa Namo Sialang berani tampil untuk melawan peradaran narkoba melalui gerakan Relawan Anti Narkoba,” tambah Terbit Rencana PA,SE yang juga dikenal dengan Ketua Cana.

Karena membasmi narkoba itu sulit, maka Ketua Cana menghimbau kepada seluruh hadirin agar menyikapi pemberantasan narkoba dengan serius.  “Saya lihat tadi 230 relawan yang baru dilantik, jangan hanya sekedar untuk membuat suatu nama, tapi dengan terbentuknya relawan anti narkoba di desa Namu Sialang ini membuktikan bahwa kita tidak menginginkan hal itu saja tapi bukti nyata yang saudara buat pada hari ini”, ujarnya.

Saya telah membuktikan selama delapan tahun berurusan dan menentang apa itu yang namanya narkoba, jelasnya. Makanya Ketua Cana mengharapkan kepada seluruh kepala desa, khususnya yang hadir pada hari ini, terutama lagi kepala desa  yang telah menyatakan berani membentuk dan mengukuhkan relawan anti narkoba, jangan sampai masyarakatnya menderita akibat mengkonsumsi narkoba.

Ketua MPC Pemuda Pancasila Langkat ini juga mengingatkan seluruh relawan yang baru dilantik untuk membantu pemberantasan narkoba ditempatnya, Berani gak?, ujar Ketua Cana kepada seluruh hadirin, sontak seluruh para hadirin menjawab “berani” dengan mantap dan penuh semangat. 

Bahwa saudara tau bahwa peredaran narkoba, jangankan ditingkat nasional khususnya ditingkat desa, pasti saudara tau siapa bandar-bandar narkoba itu, mari berantas narkoba, tapi ingat beri laporan kepada pihak yang berwajib, panggil pihak berwajib, datangi tempati peredaran narkoba itu, berikan arahan. “Kalau gak mau dia dan keberatan untuk apa gara-gara satu orang tadi hancur seluruh desa,” himbau cana dengan lantang dan diikuti tepuk tangan para hadirin.

Saya tunggu jawaban saudara-saudara tadi, dengan saya tantang berani tadi, mudah-mudahan peredaran narkoba dapat diberantas, panggil datangi, kalau gak putus dia dikampung ini, imbuhnya

Ketua Cana menambahkan, dia  telah delapan tahun pak Bupati menyediakan tempat bagi orang-orang yang terkena narkoba, sebenarnya bukan rehab, itu tempat pembinaan karena kalau rehab itu ibaratnya bengkel ini tapi kita merehab manusia bukan barang mati. Karena yang dibina itu barang hidup, manusia yang telah jalan akibat pergaulannya selama ini, mudah-mudahan, alhamdulillah, apa yang kita perbuat dalam beberapa tahun ini orang-orang yang telah terkena narkoba telah kita kembalikan menjadi manusia kembali, jelasnya.

Mana tau, ada satu atau dua orang lagi yang perlu di bina, berikan kepada saya, biar saya yang membina. “Mudah-mudahan,  pasti saya akan mengembalikannya menjadi manusia kembali,” ujar Cana dengan tepuk tangan yang meriah hadirin.

Kita tidak pungut bayaran, kalau ditempat saya itu, apa yang saya makan, itulah yang saya berikan kepada orang-orang yang saya bina terhadap narkoba, gak usah malu kepada bapak-ibu sekalian, sebelum hancur-hancuran lebih baik terang-terangan kita hari ini, jangan merasa malu, itu penyelamat bagi kelurga akibat narkoba, ujarnya.

Saya mengucapkan terima kasih karena berkat dukungan kepada bapak Bupati dan bapak-ibu sekalian khususnya dalam rangka mewujudkan masyarakat yang bebas narkoba, ujarnya.

Bupati Langkat, H.Ngogesa Sitepu, SH pun mengucapkan terima kasih kepada ketua DPRD Langkat, Terbit Rencana PA yang sudah delapan tahun, saya katakan bukan merehab tapi mengubah karakter yang tidak dikenakan biaya apapun, ujarnya.

 Kepala BNN Langkat H. Ahmad Zaini menjelaskan, pencanangan Desa Namo Sialang sebagai Desa Anti Narkoba adalah simbol desa-desa di Langkat dalam memerangi penyalahgunaan peredaran Narkoba.

“Namo Sialang akan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Langka tterkait menghapuskan penyalahgunaan Narkoba di Langkat” ujarnya.

Zaini berharap, kedepannya, desa-desa di Langkat  akan melakukan hal yang sama seperti apa yang dilakukan DesaNamo Sialang, “Dengan semangat bersama, pasti, penyalahgunaan peredaran Narkoba di Langkat tidak akan terjadi lagi” ajaknya kepada seluruh masyarakat Langkat.

“Sudah ada tiga desa di Langkat yang cukup membanggakan, yakni   Raja Tengah, DesaWaliekasih Kecamatan Kuala,dan Desa sSipang SimpagTiga yang sudah bebas narkoba.  Untuk itu, seluruh relawan anti narkoba di DesaNamo akan dibimbing oleh BNN Langkat bekerjasama dengan Unsur Kepolisian guna mengoptimalkan pemberantasanPenyalahgunaan Narkoba di Langkat” sebutZaini.

Kepala BNN Langkat H. Ahmad Zaini menjelaskan, pencanangan Desa Namosialang sebagai Desa Anti Narkoba adalah simbol desa-desa di Langkat dalam memerangi penyalahgunaan peredaran Narkoba.

“Namo Sialang akan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Langka tterkait menghapuskan penyalahgunaan Narkoba di Langkat” ujarnya.

Zaini berharap, kedepannya, desa-desa di Langkat  akan melakukan hal yang sama seperti apa yang dilakukan DesaNamo Sialang, “Dengan semangat bersama, pasti, penyalahgunaan peredaran Narkoba di Langkat tidak akan terjadi lagi” ajaknya kepada seluruh masyarakat Langkat.

“Sudah ada tiga desa di Langkat yang cukup membanggakan, yakni   Raja Tengah, DesaWaliekasih Kecamatan Kuala,dan Desa sSipang SimpagTiga yang sudah bebas narkoba.  Untuk itu, seluruh relawan anti narkoba di DesaNamo akan dibimbing oleh BNN Langkat bekerjasama dengan Unsur Kepolisian guna mengoptimalkan pemberantasanPenyalahgunaan Narkoba di Langkat” sebutZaini.(Gus)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top