yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Algojo Selalu Aniaya Pasien Rehabilita :
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Tiga Algojo yang sering aniaya pasien di Yayasan Binjai- News Metro Langkat Tempat yang tertutu...
Tiga Algojo yang sering aniaya pasien di Yayasan


Binjai- News Metro Langkat

Tempat yang tertutup dan di jaga oleh para pengawas yang di jadikan Algojo untuk menjaga para pasien yang di kurung dalam sel yang melakukan Rehabilitasi Narkoba dan depresi, itulah situasi yang ada di Yayasan Kasih Anugerah Bangsa.

Yayasan yang beralamat di jalan Letjend Jamin Ginting, Binjai Selatan, yang di gerebek, juga terkesan tidak memanusiakan manusia. Para Pasien malah di paksa untuk di jadikan pekerja paksa.

Pantauan Metro Binjai yang mengikuti penggerebekan mulai awal hingga akhir, juga melihat kejanggalan yang sangat menyiksa para pasien. Malah tidak satupun pasien yang  merasa senang tinggal di tempat tersebut. Mereka mengaku tersiksa dan di terus di siksa oleh para pengawas Yayasan.

Seperti yang di ungkapkan oleh Pasien yang bernama Joshua Bangun (43), warga jalan Letjend Jamin Ginting Binjai, yang terus memohon kepada para petugas yang hadir agar dirinya bisa di keluarkan dari penjara yang ada di yayasan tersebut.

"Saya sudah enam bulan di tempat ini karena di kirim keluarga saya. Selama enam bulan itu juga kaki saya di rantai. Alasan mereka takut kabur makanya dirantai. Semua pasien baru wajib di rantai," ucapnya.

Hal yang sama juga di ucapkan oleh Okky Ramadhani Ginting (29) warga Desa Namutrasi, pasar 4 Sei Bingai, Kabupaten Langkat. Selama dirinya berada yayasan tersebut, belum pernah sekalipun bertemu langsung dengan keluarganya.

"Saya tidak di ijinkan oleh pengawas untuk jumpa dengan keluarga, makanya keluarga kami tidak tau penyiksaan ini. Keluarga kami hanya boleh bertamu sampai di depan saja, menangis kami bang, kejam kali pihak yayasan. Mereka memang tidak punya hati nurani," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Lingkungan Setempat yang bernama M Nasir Sembiring, sangat menyesalkan penyiksaan itu terjadi.

"Mereka agak tertutup, apa lagi tempat ini paling ujung, kalau pasien datang tidak pernah melapor, tapi kalau adanya yayasan di tempat ini, mereka memang melapor," tegasnya.

Hal yang serupa yang dialami Edy Syahputra Perangi angin ( 19) pasien  warga Jalan Raya Kelurahan Berengam, Kecamatan Binjai Kota itu mengakui penyiksaan yang di alamainya di panti rehabilitasi.

" Di bagian perutku pernah di letak air panas mendidih yang diisi dalam botol oleh algojo, sampai saat ini perutku mengalami luka yang membekas dan rasanya sangat sakit ," Ujar Edy.

Masi kata Edy Syahputra pasien rehabilitasi, bukan itu saja . Aku pernah disiksa tanganku diikat ke atas dan dipukuli sampai babak belur," Ucap Edy syahputra dengan wajah pucat.

Pantauan wartawan para pasien banyak yang mengalami sakit, bahkan terlihat lumpuh. Menurut pengakuan mereka, keadaan seperti itu karena dirinya di siksa dan terus di paksa untuk bekerja.Saat ini pasien dan algojo panti rehabilitasi di bawa ke mako polres Binjai guna untuk penyelidikan.(rki)

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top