yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Tiga Orang Pahlawan Protein Ditangkap, Ratusan Nelayan Serbu Pos Satpol Air
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Warga Pos Satpol Air di Brandan  P BRANDAN-News Metro Langkat Tiga orang nelayan Pukat tarik/layang, Kamis (24/11) pagi sekitar jam 10...
Warga Pos Satpol Air di Brandan


 P BRANDAN-News Metro Langkat

Tiga orang nelayan Pukat tarik/layang, Kamis (24/11) pagi sekitar jam 10.00 WIB, ditangkap petugas PolAir Polres Langkat, pada saat sedang melaut menggunakan alat tangkap berupa pukat tarik (Pukat layang).

Penangkapan ini berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Nomor 2/Permen-KP/2015 tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela (trawls),dan Pukat tarik  (Seine Nets) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia.


Kasat Pol Air Polres Langkat AKP Maladhirman saat dikonfirmasi mengatakan, mereka sudah sering dihimbau tentang pelarangan penggunaan alat tangkap berupa pukat tarik yang telah dilarang oleh pemerintah, namun tetap saja imbauan ini tidak digubris" ucak AKP Maladhirman.

Adapun ketiga nelayan yang ditangkap, diantaranya M Yusuf (28) warga Jalan Pasar Pipa Kel Sei Bilah Barat Kec Sei Lepan, dan dua orang nelayan lainnya Salamuddin (25) dan Isa Mauliddin (30) keduanya warga Dusun VII Desa Teluk Meku Kec Babalan Kab Langkat.

Ketiganya di tangkap dilaut kuala Brandan saat sedang melaut menggunakan alat tangkap berupa  Pukat tarik (Pukat layang), dari penangkapan ini ketiga nelayan langsung di bawa ke Mapolres Langkat sementara alat tangkap berupa pukat dan sampan masih diamankan di Pos Pol Air Polres Langkat di Pajak Ikan Lama Jalan Babalan Kec Babalan.

Sementara itu puluhan nelayan Pukat tarik/layang, yang mendengar ada nelayan Pukat layang ditangkap PolAir, secara beramai-ramai mendatangi Pos PolAir dengan menggunakan perahu sampan, sehingga memadati areal Pajak Ikan Lama.

Kedatangan nelayan ini meminta kejelasan kenapa kawan mereka ditangkap saat sedang melaut, buntutnya para nelayan meminta ketiga rekan mereka untuk dibebaskan.

Baharuddin (43) salah seorang tokoh masyarakat Teluk Meku mengatakan " mereka bukan pelaku tindak kejahatan, kenapa langsung ditangkap dan di bawa ke Polres, mereka bekerja untuk mencari nafkah bagi anak istri, seharusnya pemerintah lebih jeli menyikapi hal ini.

"Kenapa mereka saja yang ditangkap, sementara yang lain tidak, jika salah kan bisa dibilang kenapa mesti main tangkap, mereka bukan binatang mereka juga manusia dan punya hak," ucap Baharuddin diamani dengan teriakan nelayan lainnya meminta rekan mereka dilepas.

Kedatangan nelayan ini diikuti oleh rombongan ibu-ibu istri nelayan, dimana suasana menjadi semakin memanas dengan teriakan dan makian, mengungkapkan rasa kesal dan kecewa.

Yunidar (64) ibu dari Isa Mauliddin salah seorang yang ditangkap, dengan terhoyong-hoyong sambil meneteskan air mata, mendatangi Kasat Pol Air AKP Maladhirman di Pos PolAir memohon agar putranya segera dibebaskan.

"Selama ini ia Isa yang menafkahi keluarga kami, semenjak suami saya meninggal dialah yang menjadi tulang punggung keluarga, jika dia ditangkap siapa lagi yang bekerja menafkahi keluarga ini," ucapnya dengan nada terbata-bata sambil mengusap pipinya dipenuhi tetesan air mata

Massa nelayan berjanji jika ketiga rekan mereka tidak dilepas, masyarakat nelayan Pukat tarik akan kembali dengan massa yang lebih banyak lagi.

"Kita kecewa dengan sikap main tangkap, jika ketiga rekan kita tidak di lepas, kita akan datang dengan massa yang lebih banyak lagi," teriak nelayan sambil berangsur-angsur meninggalkan pos PolAir

Diketahui sebelumnya, pagi sekitar jam 09.00 WIB di tengah laut Kuala Tapak Kuda, terjadi pembakaran dua sampan Pukat layang asal Tapak Kuda, yang dilakukan oleh nelayan jaring udang tanduk asal Pangkalan Biduk, dan kasusnya masih dalam pemeriksaan pihak Pol Air Polres Langkat.

Imbas dari penggunaan alat tangkap Pukat tarik, sehingga terjadi keributan di tengah laut, guna mengantisipasi kejadian yang tidak di inginkan, dan peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Nomor 2/Permen-KP/2015, akan kita tetapkan

Sedangkan kasus penangkapan ketiga nelayan Pukat layang ini, sepenuhnya sudah kita serahkan ke Mapolres Langkat," ucap Kasat Pol Air Polres Langkat AKP Maladhirman. (Budi)

Keterangan Gambar : Nelayan mendatangi Pos PolAir Polres Langkat di Pajak Ikan Lama Jalan Babalan Pangkalan Brandan. (Budisyah)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top