yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: TAK BISA DILARANG,AKHIRNYA DUA BOT TARIK DI BAKAR NELAYAN
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Boat yang dibakar nelayan Langkat-News Metro Langkat Dua Bot di bakar Masa Milik Hamzah (40)Warga tapak kuda Dusun Dua Milik Ruslan (47)...
Boat yang dibakar nelayan

Langkat-News Metro Langkat

Dua Bot di bakar Masa Milik Hamzah (40)Warga tapak kuda Dusun Dua Milik Ruslan (47), Pekerja Sopian(33) Udin (18) Warga Desa tapak kuda, Arul (27)Desa Bubun Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat, di tangkap warga di perairan Kwala Langkat, 

Kamis (24), Informasi yang dihimpun wartawan Metro Langkat, kejadian tersebut diakibatkan adanya larangan permerintah tentang alat tangkap ikan yang tak ramah lingkungan seperti penggunaan pukat layang, pukat langgai dan katrol (trawl).

Selain itu juga, nelayan pukat layang tersebut juga melakukan penangkapan di kawasan nelayan penjaring, sehingga puluhan boat nelayan penjaring, merazia dan menangkap boat pukat layang pada pukul 2 dini hari  kemudian membakar 2 boat itu di Desa Bubun Kecamatan Tanjangpura

"Ada dua boad nelayan pukat layang berukuran ,20 kaki bermesin dompeng 23 dibakar masa nelayan penjaring ikan yang berasal dari bebera desa, termasuk dari Desa Bubun,Desa Pematang Cengal Desa pantai cermin desa Kuala Langkat Kecamatan Tanjung Pura," sebut yakub.

Menurut yakub, pukat layang, langgai dan katrol atau trawl dilarang untuk beroperasi lagi, dan itu sesuai peraturan.

Tampak juga anggota kepolisian dan koramil kecamatan tanjung pura yang sedang mengamati boat yang sedang terbakar karna masa yang  merasa kesal oleh tingkah laku nelayan yang memakai alat tangkap pukat Layang tersebut, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa akibat  peristiwa pembakaran boat pukat layang di desa Bubun.

Dan akhirnya FAISAL selaku kepala desa Bubun kecamatan tanjung pura  memanggil pemilik boat untuk datang ke kantor desa Mencari  jalan kesepakattan antara pemilik boat dengan masa yang membakar Pukat layang di desa bubun tersebut,

Hasil musyawarah antara kedua belah pihak, akhirnya menemukan jalan berdamai pemilik boat tidak akan mengulangi pencarian ikan memakai alat tangkap pukat Layang dan apabila kejadian serupa di lakukan pemilik boat akan bersedia di tuntut sesuai dengan hukum yang berlaku di negara kesatuan indonesia (NKRI).

Pukat Langgai (Pukat Dorong), Pukat Layang dan Pukat yang ditarik dengan 2 kapal berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Nomor.02 Tahun 2011 tentang Jalur Penangkapan Ikan dan Penempatan Alat Penangkapan Ikan dan Alat Bantu Penangkapan Ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) termasuk Pair trawls dilarang untuk dioperasikan di seluruh wilayah WPPNRI.

Alat penangkapan Ikan Trawl, Pukat Langgai (Pukat Dorong), Pukat Layang dan Pukat yang ditarik dengan 2 kapal berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan RI Nomor. 06 Tahun 2010 tentang Alat Penangkapan Ikan di WPPNRI merupakan Alat Penangkapan Ikan dan Alat Bantu Penangkapan Ikan yang tidak selektif serta beroperasi di Jalur Penangkapan I (0-4 Mil) sehingga menimbulkan konflik dengan nelayan kecil. (put)



Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top