yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Sekapur Sirih 2 Tahun Metro Langkat-Binjai :" Doa & Harapan Di Negeri Tuan"
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Doa Kami Di Negeri Bertuah Kemarin Kamis 03 November 2016, Harian Metro Langkat, genap berusia...

Doa Kami Di Negeri Bertuah

Kemarin Kamis 03 November 2016, Harian Metro Langkat, genap berusia 2 tahun. Ya.! Pada 03 Nopember 2015 lalu koran ini dilahirkan.  Usia ini memang masih dini. Tapi usia yang singkat tidak selalu membuat orang terperangkap dalam kegamangan.

Bagi Kami, para pengasuh surat kabar ini, perjalanan waktu yang masih belia ini justru banyak meraih pelajaran berharga. Kata orang bijak, jangan sia-siakan setiap jejak langkah yang ditempuh.

Karena jejak selalu meninggalkan bekas yang baik atau pun yang buruk. Dari petuah inilah kemudian, Kami tahu Apakah jalan yang ditempuh selama dua tahun ini sudah pas atau masih bengkok.

Ketika terbersit cita-cita untuk menerbitkan surat kabar harian di bumi Langkat ini,  keinginan  cuma satu. Yakni menjadi jembatan penghubung antara Pemerintah Kabupaten Langkat yang telah bertungkus lumus mencari duit untuk anggaran pembangunan dan mencari pola yang tepat agar sasaran pembangunan sesuai dengan keinginan khalayak ramai.

Itulah keinginan Kami dari lubuk hati yang paling dalam. Sering terjadi perbedaan pendapat antara khalayak ramai yng membutuhkan pembangunan dan Pemerintah Kabupaten yang merancang apa saja kebutuhan yang paling mendesak dalam periode tertentu.
Harian Metro Langkat-Binjai

Faktor penyebab, bukan karena masyarakat yang keras kepala menolak program pemerintah. Atau Pak Bupati dan jajarannya yang sok kuasa. Biasanya kerap terjadi karena kurangnya sosialisasi  dari kedua belah pihak apa sesungguhnya maksud yang dikandung bagi kepentingan masing-masing.

Makanya, surat kabar ini tampil memposisikan diri untuk menjadi jembatan agar keinginan dan kepentingan kedua belah pihak bisa tercapai tanpa harus terjadinya beragam kendala.

Namun seiring dalam perjalanan waktu, tidak selalu cita-cita tersebut berjalan dengan sempurna. Kami sadar itu. Ada saja masalah yang tidak memuaskan para pembaca. Misalnya, isi berita tidak akurat, salah penulisan nama, salah ketik gelar, bahkan Adanya pemuatan berita yang sudah terlambat dibanding dengan media lainnya.

Namun kesalahan ini Kami lakukan bukanlah karena kesengajaan. Karena itu dengan kerendahan hati dan tulus Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat luas, instansi pemerintah, swasta, atau pihak manapun yang tidak bisa disebutkan satu persatu.

Doakan Kami agar dalam perjalanan waktu berikutnya senantiasa mendapatkan kesehatan, lebih arif dan dewasa, serta rezeki iklan agar surat kabar ini bisa terbit lebih baik dari tahun sebelumnya. Amin..(Red)

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top