yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Rendro Maestio Cs “ Lumat” Bukit Asam : BiLang-Modifix Xtrim Silaturahmi & Jajal Jalur Tanjungputri
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Rider BMX Photo bersama usai menyelesaikan Jalur Tanjungputri-Stungkit-Paya Tusam.(yoga) Wampu-News Metro Langkat Setelah disibukkan b...
Rider BMX Photo bersama usai menyelesaikan Jalur Tanjungputri-Stungkit-Paya Tusam.(yoga)

Wampu-News Metro Langkat

Setelah disibukkan berbagai event bergengsi belum lama ini, seperti mengikuti Xtrim Tanah Karo (X-Taxa) yang menyusuri hutan Tanah karo mulai Tahura hingga finis dipuncak 2000 Siosar. Event Arhanudse sempena memperingati ulang tahun TNI, Event Marinir dan Xtrim Ke-6, kini anak-anak Binjai Langkat Modifix Xtrim ( BMX)  kembali melakukan aktifitas bersama.

Kegiatan yang dilakukan yakni Trabas bersama dengan menghadapi berbagai rintangan dialam bebas. Seperti Minggu (27/11) puluhan pecinta sepeda motor trail inipun menyatukan diri untuk lakukan trabas bersama. Kali ini jalur yang akan dijajal oleh Yoga dkk ini, Stungkit- Paya Tusam dan finis di Tanjungputri.

“Sudah lama kita tak main bersama seperti ini. Memang kita selalu bermain bersama, tapi itu diacara event bukan acara kita seperti ini.” Ujar Yoga diamini Budi Gondrong. “ Ya,.kita rindu memang kegiatan bersama seperti ini, karena dengan begini tali silaturahmi kita bisa semakin dekat, “ timpal Gondes.

Belakangan ini kita semua gila ikut event,  sampai-sampai ngak ada lagi waktu kita bersama, padahal jalur kita ini jauh lebih baik dari event-event itu, makanya dengan berkumpulnya kita seperti sekarang, jujur membuat saya terharu,” Ketus Maju PA yang akrab disebut ketua Tim Jalur ini.

“ Kalau begitu mari kita lumat jalur Perhiasan- Tanjungputri ini, sudah rindu saya mandi lumpur disini, “ sambar Rendro yang datang bersama sohib kentalnya Hendrik Badunk. Sebelum mengeber trail masing-masing, para rider inipun disuguhi air kelapa muda olahan Mico Riky.

“ Kita rehat sebentar disini sebelum kita masuk jalur, mari kawan-kawan kita nikmati air degan (kelapa muda-red) ini, untuk menambah tenaga sebelum Gass Pool,” senda Mico. Setelah menikmati air kelapa muda buatan Mico, pandawa-pandawa BMX inipun langsung bersiap-siap untuk menjajal jalur Tanjungputri.

Menyusuri perkebunan kelapa sawit, yang berlumpur dan digenangi air, Mico yang menjadi kapten jalur terus mengajak Rider BMX mengikutinya. Satu tanjakan tajam telah tersuguh dihadapan mata. Satu persatu anak-anak BMX memanjat bukit yang bertebing terjal tersebut dengan Trail masing-masing.

Mimin S yang dikenal bersemangat tinggi langsung memecut sepeda motornya bernomor pungung 082. Meski terseok mendaki bukit yang terjal tersebut, tapi Mimin berhasil memarkirkan sepeda motor trailnya dipuncak. Sementara Try Darma Yoga Hsb yang mengejar Mimin harus terjerembam karena hilang kendali saat sepeda motornya standing mendekati puncak.

Walaupun berkali-kali terperosok, tapi Yoga yang sering disebut sebagai “Pria penasaran” inipun kembali mencari jalurnya sendiri. Dibelakang Yoga, Ponda Gondol, Adi Gombloh, Otong Racing, Diky, Maulana, Aslan, dan Yong Ganas, dengan mudah menaklukkan bukit yang satu ini.

Setelah semuanya sampai kepuncak, Trabas membelah semak belukar dipuncak bukit mencari jalan keluar sesuatu yang mendebarkan. Sebab, bila salah jalan, sepeda motor dan pengendaranya dapat terjatuh dari atas bukit yang curam. Mico Riky yang menjadi Kapten jalur, harus bersusah payah membelah belukar yang begitu semaknya dengan sepeda motornya diikuti Bayu Gondes.

Dengan bercucuran keringat, Rider BMX inipun berhasil membelah belukar dipuncak bukit yang satu ini. Selanjutnya, sepeda motor Trail para rider mengarah kelembah yang berlumpur karena dialiri anak-anak parit. Tak ayal,roda sepeda motor langsung terjebak dilumpur yang dalam. Salingg bantu satu sama lain adalah ciri khas di BMX.

Sebelum semuanya selamat melintasi jalur seperti ini, maka tak seorangpun boleh pergi. Bebas dari lumpur yang disebut warga sekitar sebagai “ rawa Ngesot” tersebut, Rider kini dihadapkan lagi dengan bukit terjal yang diberinama Bukit Asam. Tepat dipuncak bukit tumbuh dua pohon asam gelugur. Mungkin karena itulah bukit mematikan ini dinamakan bukit asam.

Hanya beberapa rider yang mulus sampai kepuncak. Sementara yang lainya harus mengakui tingkat kesulitan jalur ini. Namun, berkat kerjasama tim yang baik, semua rintangan dijalur ini habis disapu. Ahirnya, tim BMX sampailah dipantai yang suasanya begitu menyejukkan hati.

Setelah membersihkan diri ditempat ini, Yong Ganas dkk beristirahat sambil menikmati suguhan ayam pangang olahan Budi Gondrong dan SOS. Tawa dan canda terdengar meriah disela-sela menyantap ayam bakar sumbangan Mico Riky tadi. “ lain kali kita buat kambing guling kata Otong Racing dengan logat khas jawanya.(Yg)  

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top