yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Masya Allah...!! Bendahara SMPN 8 Ngaku 6 Tahun Pakai Narkoba
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Taufik Nst guru yang positif gunakan sabu-sabu saat digiring petugas BNNK BINJAI-News Metrolangkat.com Seorang pahlawan tanpa tanda ja...
Taufik Nst guru yang positif gunakan sabu-sabu saat digiring petugas BNNK


BINJAI-News Metrolangkat.com

Seorang pahlawan tanpa tanda jasa di SMP Negeri 8 Kota Binjai Taufik Nasution (56) mampu menggegerkan pendidikan hanya dalam sekejab.

Guru PPKN yang tinggal di Jalan Samanhudi Gang fajar, Kelurahan Bhakti Karya, Binjai Selatan itu juga membuat dunia pendidikan di kota Rambutan itu menjadi tercoreng.

Pasalnya, tenaga pendidik yang juga bendahara SMP Negeri 8 Binjai itu dinyatakan positif pakai narkoba jenis sabu. Terkahir kali Taufik pakai sabu, yaitu pada hari Sabtu (29/10) kemarin.

Terungkapnya bobrok Kepala Tata  Usaha SMP 8 itu, berawal saat Badan Narkotika Nasional (BNN) Binjai melakukan test urine di sekolah yang terletak di Jalan Gunung Karang, Kelurahan Binjai Estate, Binjai Selatan itu, Senin (31/10) sekitar pukul 10.00 wib.

Hasilnya sangat mengejutkan semua pihak. Dia positif menggunakan sabu. Mendapatkan itu, Taufik langsung diboyong ke kantor BNN Binjai. Bahkan Walikota Binjai HM Idaham yang tahu kejadian itu langsung mendatangi kantor BNN Binjai.

Mengetahui seorang guru positif narkoba, membuat BNN kembali mengelar test urine. Hasilnya, mereka menjaring penjaga sekolah SMP Negeri 3 Binjai, Firman (36) warga Binjai Utara.
Menurut Taufik, dia menggunakan sabu karena ada masalah keluarga. "Terakhir aku pakai hari sabtu itu," katanya.
Pelajar SMP yang kecanduan Lem

Dia terjerumus ke narkoba, setelah diajak temannya. "Pada saat ada masalahku, kawan ku ngajak pakai sabu. Darisitu awalnya aku mulai pakai sabu," kata Taufik menyebutkan tepatnya pada tahun 2010 lalu lah dia mulai mengkonsumsi sabu.

Selama 6 tahun menjadi 'budak' narkoba semakin membuat keluarga Taufik semakin berantakan, apalagi setelah istrinya tahu dia pakai narkoba. "Setiap hari pasti berkelahi dengan istriku," ungkapnya.
Bahkan, Taufik pakai sabu 2 kali dalam 1 minggu. "Seminggu, aku wajib pakai sabu, minimal 2 kali," ujar Taufik.

Selain Taufik, belasan pelajar SMP yang dilakukan test urine juga memberi kejutan. Mereka positif 'ngelem'. Hal itu membuat citra Kota Binjai yang Idaman, pupus setelah generasi pencetak dan generasi penerusnya, sudah mengkonsumsi narkoba.

Lebih anehnya lagi, para murid yang murni ngelem itu selalu patungan Rp 2 ribu setiap mau beli lem, bahkan setiap hari para murid itu 4 kali ngelemnya. "Kita sangat prihatin dengan kejadian ini. Seorang guru, penjaga sekolah positif pakai sabu. Belasan murid ngelem. Ini sudah sangat diluar batas," kata kepala BNN Binjai AKBP Safwan Khayat.

Dari hasil pemeriksaan kepada Taufik, diketahui Taufik mengkonsumsi sabu minimal 1/4 gram setiap pakai. "Kami masih periksa Taufik untuk mengetahui sejauh mana ketergantungan dan darimana dia dapat sabu," kata Safwan.

Temuan itu, kata Safwan akan membuat BNN untuk melakukan test urine kepada semua guru di Binjai. "Kami mau tahu seberapa banyak guru yang menggunakan narkoba," kata dia. ( rki)

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top