yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: KETUA ASPEKINDO PROTES TENDER DINAS PU LANGKAT
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Ketua ASPEKINDO Langkat Stabat –News Metrolangkat.com Beberapa rekanan yang tergabun...

Ketua ASPEKINDO Langkat



Stabat –News Metrolangkat.com

Beberapa rekanan yang tergabung di ASPEKINDO mendatangi kantor dinas Pekerjaan Umum (PU) daerah Kabupaten Langkat, Senin (31/10) pagi. Kedatangan para rekanan tadi untuk melihat atau menyaksikan pembuktian kualifikasi  pekerjaan yang ditenderkan dinas tersebut.

Saat pembuktian tadi, rekanan menduga ada kecurangan yang dilakukan oleh Pokja UIP. Kecurangan tersebut seperti telah dikondisikanya rekanan yang memenangkan paket pekerjaan yang ditenderkan

Mengenai dugaan terjadi persekongkolan Pokja UIP kabupaten Langkat dengan rekanan terpilih bahwa tidak ada pembuktian kualifikasi sebelum harga koreksi dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang dibuat panitia.

Dugaan persekongkolan tersebut diduga bahwa rekanan terpilih mengantarkan flashdisc yang berisi penawaran yang dibuat panitia. Selain itu, adanya tempat pembuktian yang disembunyikan oleh Barryl selaku ketua Pokja IX dan pembuktian kualifikasi tidak dilaksanakan di R tahap II, namun lelang tetap berlangsung.

Menurut ketua ASPEKINDO Langkat, H. M. Thamrin Hasibuan, MBA bahwa tawaran itu dibikin sendiri, mau menang, menanglah, mau kalah kalahlah. Saya mana undangannya, mana pembuktian sekarang. “ katanya penuh emosi. Ini mau kita hajar panitiannya, kita tidak perduli. Kalau bisa penjarakan saja langsung. Supaya tau panitia ini bahwa kita tidak main-main. Ditanya “ ujarnya geram.

Kita akan melaporkan temuan ini ke Tipikor, Polres Langkat, Inspektorat, Kejaksaan Negeri Stabat dan BPKP Sumatera Utara, imbuhnya.  Ketika ditegur oleh ketua Asosiasi, tidak menjawab apa-apa atau “no komen” katanya. Apakah sudah dibayar, kalau itu kita belum tau, ujarnya.

Hal tersebut telah melanggar Perpres no. 54/2010 tentang barang/jasa pemerintah mengenai tata nilai pengadaan dan prinsip-prinsip pengadaan butir pasal 5 dan pasal 6 tentang etika pengadaan.

Kemudian melanggar Perpres no. 54/2010 tentang pengadaan barang/jasa mengenai penyusunan jadwal pemilihan penyedia barang/jasa paragraph pertama, tahapan pemilihan penyedia barang/pekerjaan kontruksi/jasa lainnya. Pasal 57 Dan paragraf 9 pemilihan gagal dan pasal 83 ayat (3) PA/KPA menyatakan pelelangan/ seleksi/ pemilihan langsung gagal.

Pokja juga sudah melanggar UU no. 14/2008 tentang keterbukaan informasi public pasal 55 dan UU no. 5/1999 tentang larangan praktek monopoli dan persaingan usaha tidak sehat pasal 22 mengenai persekongkolan dan pasal 48 mengenai pidana pokok.

Dalam dokumen pengadaan dinyatakan bahwa adanya larangan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta penipuan yang menyebutkan bahwa peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan yang berusaha mempengaruhi anggota Pokja ULP/ pihak lain yang berwenang dalam bentuk dan cara apapun, untuk mempengaruhi keinginan peserta yang bertentangan dengan dokumen pengadaan/kontrak dan/atau peraturan perundang-undangan

Terpisah Barryl salah seorang panitia saat dikonfirmasi perihal tudingan rekanan tadi engan memberikan penjelasan. Dengan wajah terlihat gugup wanita ini mengatakan sedang bekerja. “ Maaf saya lagi kerja, katanya datar. Namun, selang beberapa saat kemudian, iapun bergegas pergi menaiki mobil.(gus)

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top