yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Boat Angkut 93 TKI Ilegal Tenggelam Di Nongsa Batam 15 Ditemukan Jadi Mayat, Puluhan Lagi Masih Raib
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
BATAM –News Metrolangkat.con Sebuah speed boat yang mengangkut 93 tenaga kerja Indonesia (TKI) il...

BATAM –News Metrolangkat.con

Sebuah speed boat yang mengangkut 93 tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal dari Malaysia tenggelam di perairan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, Rabu subuh (2/11) tadi.

Seperti diberitakan batampos (Jawa Pos Group) hari ini menyebutkan, Speed Boat tanpa nama itu berangkat dari Malaysia, Rabu (2/11) sekitar pukul 05.00 WIB.

Namun nahas, hujan dan angin kencang memicu ombak besar menghantam speed boat bermesin empat tersebut yang berkekuatan 200 PK. Sampai berita ini diturunkan korban selamat yang berhasil dievakuasi baru 32 orang (2 perempuan dan 30 laki-laki).

Korban tewas sudah 3 orang yang ditemukan di teluk mata ikan. Sisanya masih dinyatakan hilang dan hingga saat ini masih dalam proses pencarian Tim SAR dibantu TNI AL, Polair, dan masyarakat. Korban selamat kini ditampung di posko sementara rumah tokoh masyarakat Raja Ahmad.

Sementara korban tewas telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepri. Korban selamat speed boat yang tenggelam di perairan Nongsa, Batam, ternyata mayoritas dari Indonesia Timur. Hal ini bisa dilihat dari data 32 korban selamat yang diperoleh batampos (Jawa Pos Group) di lapangan.

Mereka umumnya berasal dari Lombok. Namun ada juga yang berasal dari Jawa timur, Aceh, Padang, Palembang, Medan, dan Surabaya. Hanya saja jumlah kecil.

Saat speed boat nahas itu tenggelam akibat dihantam ombak ditekongi tiga orang.
Pencarian korban saat ini dipusatkan di perairan Nongsa hingga ke OPL (Out Port Limited) atau perairan lepas yang berbatasan dengan Singapura dan Malaysia.

Sejauh ini, masih ada puluhan yang belum ditemukan. Namun diperkirakan sudah tewas mengingat kejadian sudah sejak pukul 05.00 WIB subuh tadi. Polda Kepri juga mengerahkan helikopter untuk memudahkan pencarian. Sebab, korban tenggelam dan tewas akan lebih mudah terpantau dari udara jika ada yang mengapung.

Dua rumah sakit pemerintah dipersiapkan untuk menampung jenazah para korban speed boat tenggelam di perairan Nongsa, Batam, Kepri, Rabu (2/11) subuh tadi. Banyaknya korban tewas yang diperkirakan di atas 50 orang dipastikan tidak akan bisa tertampung semua di RS Bhayangkara Polda Kepri.

Untuk itu, korban tewas yang ditemukan selanjutnya akan divakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah dan Rumah Sakit Otorita Batam (RSOB) BP Batam.

Sejauh ini sudah ada 15 orang korban tewas yang dievakuasi ke RS Bhyangkara. Lima dievakuasi dari Teluk Mata Ikan, 10 mayat dari Nongsa Point Marina yang untuk sementara tim evakuasi yang terdiri dari Polda Kepri, Basarnas, TNI AL, dan lainnya di Teluk Mata Ikan dan Nongsa Point.

Pantauan batampos.co.id (Jawa Pos Group) di lapangan, banyaknya korban tewas membuat petugas kewalahan karena kantung mayat terbatas. Puluhan mayat itu dikumpulkan di pantai sebelum dievakuasi ke RS.

Saat evakuasi, satu ambulans membawa lebih dari satu mayat. Hal ini dilakukan karena jumlah armada ambulans yang juga terbatas.

Kasat Brimob Polda Kepri Kombes Tori Kristianto mengatakan, proses pencarian korban hilang dalam insiden itu masih terus dilakukan tim yang terdiri dari Polda Kepri, SAR, TNI AL, dan masyarakat.

Sejauh ini baru 32 orang korban selamat ditemukan. Sementara korban tewas baru 15 orang yang berhasil dievakuasi. Sisanya 46 orang masih dalam pencarian.( /jpnn)

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top