yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Berhenti Dari Anggota PM, Idris Milih Bisnis Sabu-Sabu
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
MEDAN-News Metrolangkat.com Idris Laut (tenggah) diapit dua petugas Kompol Boy J Situmorang, K...


MEDAN-News Metrolangkat.com
Idris Laut (tenggah) diapit dua petugas

Kompol Boy J Situmorang, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan,  mengaku sudah lama mengincar Idris Laut, mantan Polisi Militer TNI Angkatan Darat (AD) yang selama ini bekerja sebagai pengedar sabu dan akhirnya ditangkap, Selasa (15/11/2016) sore.

Menurut Boy, baru kali ini pihaknya menemukan bukti sabu di rumah Idris.


"Yang bersangkutan sudah lama menjadi target operasi kami. Setelah kami gerebek tadi, kami temukan sepuluh paket sabu dan timbangan elektrik," ungkap Boy di depan kediaman Idris, Jalan Benteng Hulu, Gang Haji Daud, Lingkungan I, Kelurahan Tembung, Kecamatan Medan Tembung.


Selain menemukan timbangan, polisi turut menyita recorder CCTV di rumah Idris. Polisi ingin mengetahui siapa saja orang yang sering bertandang ke rumah tersangka.
Amunisi aktif dan uang Rp.150 juta yang ditemukan dari kediaman Idris

"Ada tiga rumah yang kami geledah hari ini. Rumah tersebut milik yang bersangkutan," ungkap mantan Kapolsekta Medan Labuhan ini. Ratusan warga tampak berkumpul di lokasi penggerebekan. Tak satupun dari warga yang mau memberikan keterangan.

Idris dan kedua adik kandungnya Didit dan Fi'i turut dibawa ke Polrestabes Medan. Polisi juga membawa mobil Honda Hylux BK 8814 UT milik tersangka.

Setahun Berhenti Dari TNI

Idris Laut, warga Jalan Benteng Hulu, Gang Haji Daud, Lingkungan I, Kelurahan Tembung, Kecamatan Medan Tembung yang ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan ternyata sudah setahun berhenti sebagai anggota Polisi Militer (PM) TNI Angkatan Darat (AD).

Sejak berhenti menjadi anggota, Idris pun dituding melakoni bisnis peredaran sabu di Tembung. "Dari informasi yang kami peroleh, yang bersangkutan ini sudah setahun berhenti (menjadi TNI). Ia mengundurkan diri dengan pangkat terakhir Pelda (Pembantu Letnan Dua)," ungkap Boy.

Selain menemukan timbangan elektrik dan ratusan amunisi aktif, polisi turut mengamankan uang tunai Rp150 juta. Diduga, uang ini hasil penjualan sabusabu. "Ada kami temukan plastik transparan sisa pembungkus sabu yang berkuran 1 ons.

Untuk uang yang kami temukan, akan kami dalami lebih lanjut apakah uang ini hasil penjualan narkoba atau bukan," ungkap Boy. Selain diduga menjual sabu, Idris punya usaha lain. Ia membuka usaha jual beli gas di rumahnya.

"Bisa saja uang ini dari hasil usahanya yang lain. Begitupun, nanti akan kami periksa dan akan kami dalami kebenarannya," ungkap mantan Kapolsekta Belawan ini.

Hingga penggerebekan usai, ratusan warga masih saja berkumpul di depan rumah Idris. Mereka ingin melihat langsung barang bukti apa saja yang ditemukan di rumah mantan anggota TNI tersebut.(int)

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top