yongganas ganas yongganas ganas Author
Title: Baru Kenalan Lewat Facebook, Langsung Mau Diajak Raun-raun Diancam Pisau, Diperkosa di Kebun Sawit
Author: yongganas ganas
Rating 5 of 5 Des:
Ditempat ini AF diperkosa Pangkalan Susu-News Metro Langkat Begini ini akibatnya kalau cewek gampang terbuai. Masak baru sepekan kenalan...
Ditempat ini AF diperkosa

Pangkalan Susu-News Metro Langkat

Begini ini akibatnya kalau cewek gampang terbuai. Masak baru sepekan kenalan dengan seorang pemuda lewat Facebook, sudah langsung mau diajak raun-raun. Buntutnya AF, 16 tahun, yang masih duduk dibangku SMK di Desa Beras Basah Kecamatan Pangkalan Susu ini seolah ‘tepeluk pohon salak berduri’. Dia diperkosa lelaki yang sempat didam-idamkannya di tengah kebun sawit, Rabu (23/11) lalu.

Di usia AF cewek yang beranjak remaja biasanya memang tengah berat-beratnya di buai nikmatnya belaian cinta. Makanya, remaja sekarang, seperti halnya AF, kerap memanfaatkan media sosial facebook untuk menjaring calon yang oke dalam segala hal. Sayangnya  entah karena impian sudah terlalu jauh melayang, AF tak mau belajar dari cewek yag sudah lebih dulu jadi korban perkosaan akibat gegabah langsug main embat keluyuran dengan lelaki yang aru dikenal lewat medsos tersebut.

Akibat kecerobohan inilah kemudian yang membuat AF mudah terbujuk rayu ajakan lelaki berbau maksiat ini.  Setelah sepekan berkenalan, hubungan asmara yang tadinya cuma saling balas lmelalui tulisan di medsos, seraya cekikikan, kemudian direncanakan berlanjut di Simpang Lorong Cempaka Kampung Dalam Pangkalan Susu Rabu malam pukul 20.00 WIB. 

Setelah bertemu, lelaki yang namanya belim diketahui oleh AF, (maklumbaru sekali berjumpa), tersangka lalu mengaqjak AF raun-raun disekitar kota. Tanpa banyak cincong, AF langsug menaiki menaiki sepeda motor Vega ZR warna merah, nomo plat belum diketahui.

Rupanya sedang asyik-asyiknya berkeliling dengan si doi, ada teman trsangka yang membuntuti dari belakang. Korban sendiri baru sadar akan dimangsa setelah perjalanan sepeda motor malah memasuki jalanan yang sepi dan gelap.

Benar saja, disuatu tepat ditengah kebun sawit, toba-tiba sepeda motor dihentikan dan sebilah pisau langsung ditempel di leher korban. Tersangka mengancam kalau bettriak akan dibunnh. Karena ketakutan, akhirnya, korban tak berkutik digiliri dua bajingan kampung ini. Klejadian berlangsung sekitar setengah jam.

Setelahitu, korban dipukuli sampai benyok  dan dipaksa mengkonsumsi narkoba, diduga jenis sabudan ganja. Meski terus dihajar, korban tidak mau. Kedua tersangka akhirnya eninggalkan korban terkepar di pertengahan kebun sawit itu sekira pukul 21.30 WIB. Setelah tersangka menghilang dikegelapan malam, korban akhirnya tertati-tatih berjalanmencari pertolongan.

Mendekati pemukiman penduduk di Desa Sei Meran Air Bening, korban melihat adari kejauhan ada cahaya lampu yang redup. Dia berusaha sekuat tenaga menyongsong desa itu dan kebetulan saat ada beberapa warga yang sedang duduk di depan rumah.


Warga langsung iba melihat kondisi korban yang sudah babak belur dengan suara yang lirih minta tolong diantarkan ke rumah orang tuanya di Pangkalan Susu. Awalnya korban mengaku dibegal penyamun. Namu setelah diantar warga dan betemua ayahnya barulah korban menceritakan duduk cerita yang sebenarnya.

Sementara itu Kepala Desa Sei Meran, Jailani,  sudah lebih dulu melaporkan kejadian itu kepada polisi setempat.

Orang tua korban dan keluarga lainnya marahnya bukan kepalang mlihat nasib korban. Sekemalinya dari Polres Langkat untuk melaporkankejadian itu, Kamis (24/11), dia berharap sangat agar kedua tersangka scepatnya ditangkap. Supaya bisa masuk penjara dengan hukuman berat. .(Surya)
Reaksi:

About Author

Advertisement

Post a Comment

 
Top